Tag: masakan Jepang

Mizu yōkan - En-tete

Mizu yōkan – jeli kacang merah khas Jepang

Yōkan ringan berbahan agar-agar dan pasta kacang merah, manisnya lembut, dan paling nikmat disajikan dingin setelah mengeras sempurna di lemari es. Saat udara terasa gerah dan selera makan menurun, sepotong mizu yōkan yang baru keluar dari lemari es bisa habis dalam tiga suapan. Bloknya bergetar di atas sendok, patah tegas, […]

Yukke don - En-tete

Yukke Don Autentik

Semangkuk nasi Jepang hangat yang menggugah selera, diberi topping daging sapi mentah berbumbu ala yukke, pir nashi renyah, dan kuning telur lumer. Nasinya masih mengepul saat irisan daging sapi ditata di atasnya, berkilau oleh minyak wijen dan bawang putih. Kuning telurnya dipecahkan, semuanya diaduk, lalu menyatu hanya dalam beberapa gerakan […]

Rei ochazuke - En-tete

Rei ochazuke yang autentik

Ochazuke dingin yang sangat menyegarkan: nasi yang dibilas, salmon suwir, herba aromatik, dan dashi genmaicha dingin es yang dituangkan sesaat sebelum disantap. Udara terasa gerah, tak ada yang benar-benar berselera makan, tetapi semangkuk nasi yang disiram dashi dingin bisa habis dalam hitungan menit. Rei ochazuke bertumpu pada kontras suhu: bulir […]

Zangi - En-tete

Zangi Autentik – Ayam Goreng Khas Hokkaidō

Ayam goreng Hokkaidō : paha atas ayam yang dimarinasi dengan kecap asin, jahe, dan bawang putih, dilapisi telur, tepung, dan pati kentang, lalu digoreng dua kali. Kita keluar dari sebuah izakaya dengan aroma jahe goreng yang masih melekat di jari, lalu rasanya ingin kembali lagi keesokan harinya. Zangi merangkum momen itu: […]

Hiyajiru - En-tete

Hiyajiru Autentik – Sup Dingin Khas Miyazaki

Mangkuk sejuk khas Miyazaki : kaldu miso panggang dan wijen tumbuk, disiram dingin di atas nasi jelai yang masih hangat. Hari terasa gerah, selera makan sudah hilang sejak siang, tetapi mangkuk ini habis dalam beberapa menit. Kaldunya keluar dari lemari es, kaya rasa miso panggang dan wijen tumbuk, lalu disiramkan ke […]

Zenzai - En-tete

Zenzai Jepang Otentik

Zenzai Jepang yang menghangatkan, dengan kacang azuki yang dimasak perlahan dan diberi gula, disajikan bersama bola-bola shiratama yang lembut. Udara dingin, tangan membeku, lalu semangkuk zenzai datang mengepul, merah gelap, dengan sepotong mochi yang masih mengembang di permukaannya. Sesendok pertama terasa manis tanpa bikin enek, karena sejumput garam menonjolkan rasa […]

Oroshi soba - En-tete

Oroshi Soba Autentik

Mi soba dingin khas Fukui, ditimpa gundukan daikon parut yang pedas menyengat dan disiram tsuyu berbahan dashi kombu dan bonito. Udara terasa gerah, makan harus serba cepat, dan semangkuk mi dingin menyelesaikan semuanya dalam hitungan menit. Oroshi soba langsung pada intinya: soba yang kenyal, limpahan daikon parut, dan tsuyu dingin […]

Okra no Ohitashi - En-tete

Okra no Ohitashi – Okra ala Jepang

Okra yang diblansir lalu direndam dingin dalam dashi bening, disajikan dengan sedikit kaldu dan serutan bonito. Panas musim panas terasa menempel di kulit, selera makan pun ikut surut, tetapi semangkuk kecil okra dingin ini bisa habis dalam tiga suapan. Dashi dingin terasa lebih dulu, asin secukupnya, lalu polong okra pecah […]

Maguro Zuke Don - En-tete

Maguro Zuke Don – Donburi Tuna Marinasi

Semangkuk nasi dengan tuna yang dimarinasi dalam kecap asin, mirin, dan sake, diberi sentuhan jahe lalu disempurnakan dengan shiso, nori, kuning telur, dan wijen. Tuna yang baru diangkat dari marinasi tampak nyaris berlapis glasir, merah tua dan berkilau. Tinggal susun di atas nasi yang masih hangat, tambahkan sejumput nori dan […]

Matsutake Suimono - En-tete

Matsutake Suimono – Sup Jepang dengan Jamur Matsutake

Sup bening Jepang untuk musim gugur, dashi jernih beraroma matsutake. Uap mengepul dari mangkuk lak bertutup dan membawa seluruh nuansa musim gugur: jarum pinus, rempah hangat, dan tanah yang lembap. Di balik tutupnya, kaldunya tetap bening, hanya semburat keemasan. Satu jamur saja sudah cukup untuk mengharumkan seluruh sup. Begitu tutup […]