Mazesoba sur fond de bois

Taiwan Mazesoba Autentik – Ramen Tanpa Kuah

Resep Taiwan mazesoba yang lezat, sejenis ramen tanpa kuah yang benar-benar sulit ditolak

Langsung ke Resep
5/5 (22)

Apa itu Taiwan Mazesoba?

Mendefinisikan sebuah hidangan dengan tepat memang tidak selalu mudah. Dalam kasus ini, cara terbaik menurut saya adalah lewat perbandingan, yaitu dengan abura soba. Perbedaan antara abura soba dan Taiwan Mazesoba (yang juga dikenal sebagai Mazemen) akan saya bahas lebih lanjut dalam artikel ini.

Meski begitu, inti hidangan ini sebenarnya sudah tergambar dari namanya: ramen kering. Artinya, ini adalah ramen tanpa bagian yang paling memakan waktu, yaitu pembuatan kuah.

Namun, meskipun elemen paling khas dari ramen dihilangkan, sebagai gantinya ada saus mazesoba yang kaya rasa dengan topping yang terbilang cukup tidak biasa untuk semangkuk ramen. Seiring waktu, hidangan ini berkembang hingga menjadi salah satu pilar dalam masakan Jepang, bukan sekadar versi praktis ramen yang dibuat lebih sederhana.

Hiyashi shuka di atas latar kayu
Ramen dingin adalah contoh lezat lainnya dari ramen yang disebut “kering”

Istilah “Maze” berasal dari kata kerja bahasa Jepang “mazeru” (混ぜる), yang berarti mencampur, sementara “soba” dalam konteks ini merujuk pada mi Tiongkok. Meski “soba” sering dikaitkan dengan mi buckwheat, kata ini ternyata juga bisa merujuk pada mi berbahan gandum, seperti yang digunakan dalam yakisoba (mi tumis) dan mazesoba.

Jadi, meskipun namanya demikian, baik yakisoba maupun mazesoba sebenarnya tidak mengandung soba, berbeda dengan zaru soba.

Mi yakisoba di atas latar kayu
Mi yakisoba dalam segala kelezatannya

Asal-usul Taiwan Mazesoba

Meskipun dikenal dengan nama “Taiwan Mazesoba”, hidangan ini sebenarnya lahir di Jepang. Hidangan ini diciptakan di kota Nagoya, Prefektur Aichi, dan bahkan dianggap sebagai salah satu spesialisasi lokal. Pada tahun 2008, restoran mi Menya Hanabi menciptakan mazesoba. Sang pemilik ingin membuat ramen Taiwan, salah satu hidangan khas Nagoya, tetapi tidak berhasil mendapatkan kuah yang memuaskan.

Saat ia hendak membuang percobaan tersebut, salah satu pegawainya menyarankan untuk menyajikan daging cincang itu bersama mi rebus. Sang koki pun mencobanya, lalu terus menyempurnakan hidangan ini, hingga lahirlah “Taiwan Mazesoba” seperti yang kita kenal sekarang.

Karena pemilik restoran tersebut berasal dari Taiwan, ia pun ingin memasukkan kata “Taiwan” ke dalam nama hidangan ini.

Perbedaan antara Mazesoba dan Abura Soba

Dalam hidangan yang disebut “abura soba”, yang secara harfiah berarti “mi minyak”, mi rebus dan aneka topping diletakkan di atas tare berbahan dasar kecap asin yang telah dituangkan ke dasar mangkuk. Agar bumbunya tercampur rata, mi dan tare harus diaduk dengan baik sebelum disantap.

Saus rayu di atas latar kayu
Minyak cabai Jepang rayu

Anda bisa mengaduk mi sambil menyantapnya, lalu menambahkan minyak cabai rayu dan cuka yang disajikan terpisah sesuai selera. Dibandingkan dengan abura soba, mazesoba memiliki rasa yang lebih berani, dengan daging cincang bercita rasa kecap yang pedas, cabai, kucai, daun bawang, dan kuning telur.

Walaupun abura soba dan mazesoba pada dasarnya sangat mirip, mazesoba umumnya disajikan dengan topping yang lebih beragam.

Bahan-bahan utama Taiwan Mazesoba

Bahan-bahan untuk mazesoba yang ditata di atas meja kayu

Kecap asin light dan dark : memberikan kedalaman rasa dan kekayaan umami, sekaligus menghadirkan sentuhan asin yang seimbang.

Mirin : melembutkan rasa sekaligus memberi sentuhan manis ringan yang menyeimbangkan cita rasa asin.

Dashi bubuk : memperkuat umami pada saus, sehingga rasa hidangan menjadi lebih gurih dan bulat.

Sake : menambahkan sedikit keasaman dan aroma halus yang mengangkat rasa bahan-bahan lainnya.

Minyak wijen : memberikan aroma kacang yang khas dan kedalaman rasa.

Nori : menambahkan sentuhan gurih laut yang khas, sekaligus memberi sedikit tekstur renyah saat ditaburkan di atas hidangan.

Tenkasu : menambahkan kerenyahan dan tekstur pada hidangan, serta menyeimbangkan elemen lain dengan sentuhan gurih yang ringan.

Mazesoba sur fond de bois

Taiwan Mazesoba Autentik – Ramen Kering

Cetak Resep Pinner la recette Ajouter à ma liste
5/5 (22)
Waktu Persiapan: 10 menit
Waktu Memasak: 15 menit
Waktu Total: 25 menit
Hidangan: Hidangan utama
Masakan: Jepang
Porsi: 2 porsi
Kalori: 527kcal
Penulis: Marc Winer

Peralatan

Bahan-bahan

  • 300 g daging babi cincang, dengan 30% lemak; sebaiknya dari perut babi

Marinasi daging babi

Saus mazesoba

  • 4 sendok makan kecap asin light
  • 4 sendok makan mirin
  • 4 sendok makan air
  • 2 sendok teh gula
  • 4 sendok teh kaldu ayam bubuk
  • 4 sendok teh dashi bubuk
  • 2 sendok teh pasta bawang putih

Bumbu

  • 4 sendok makan saus mazesoba
  • 2 sendok teh pasta bawang putih
  • 2 sendok makan air panas
  • 4 sendok makan minyak netral
  • 2 sendok makan biji wijen giling halus
  • 1 sendok teh lada putih

Pelengkap

  • 4 daun bawang cincang
  • 2 lembar nori potong kecil-kecil
  • 2 kuning telur
  • 2 sendok makan tenkasu remah tempura kecil yang dijual dalam kemasan
  • 1 ruas jahe iris tipis, sekitar 3 cm per ruas
  • 2 porsi mi ramen

Petunjuk

  • Campurkan semua bahan saus mazesoba dalam panci kecil.
    4 sendok makan kecap asin light, 4 sendok makan mirin, 4 sendok makan air, 2 sendok teh gula, 4 sendok teh kaldu ayam bubuk, 4 sendok teh dashi bubuk, 2 sendok teh pasta bawang putih
    ingrédients mélangés dans une casserole
  • Panaskan di atas api sedang hingga mendidih perlahan, lalu sisihkan.
    sauce qui frémit
  • Campurkan semua bahan bumbu dalam sebuah mangkuk.
    4 sendok makan saus mazesoba, 2 sendok makan air panas, 4 sendok makan minyak netral, 2 sendok makan biji wijen, 1 sendok teh lada putih, 2 sendok teh pasta bawang putih
    ingrédients de l'assaisonnement mélangés
  • Campurkan daging babi dengan bahan marinasi, lalu diamkan selama 10 menit.
    300 g daging babi, 30 ml kaldu ayam, 3 sendok makan tepung maizena, 4 siung bawang putih, 1 sendok makan minyak wijen, 1 sendok makan sake, 1 sendok makan kecap asin light, 1 sendok makan kecap asin dark, 1 sendok makan mirin, 1 sendok teh lada putih
    porc pour mazesoba mariné dans un bol transparent
  • Panaskan sedikit minyak dalam wok di atas api besar, lalu masukkan daging babi. Biarkan beberapa menit tanpa diaduk hingga kecokelatan, lalu aduk sambil memecah gumpalan daging. Ulangi proses ini sampai daging matang sempurna. Sisihkan.
    porc dans wok
  • Rebus mi dalam air mendidih. Setelah matang, tiriskan lalu aduk kuat-kuat dalam saringan hingga teksturnya berubah jelas (pati mi akan terlepas, membuat teksturnya lebih kental dan lengket).
    2 porsi mi ramen
    nouilles dans eau bouillante

Penyajian

  • Masukkan mi ke masing-masing mangkuk saji, bagi bumbu secara merata, lalu aduk hingga tercampur rata.
    nouilles avec assaisonnements
  • Di tiap mangkuk, susun nori di salah satu sisi, lalu tambahkan sedikit jahe, daun bawang, dan tenkasu.
    4 daun bawang, 2 lembar nori, 2 sendok makan tenkasu, 1 ruas jahe
  • Letakkan daging di tengah, lalu tambahkan satu kuning telur di tiap mangkuk.
    2 kuning telur

Catatan

Seperti biasa untuk hidangan mi dengan topping daging cincang seperti ini, kunci utamanya adalah menguasai cara memasak dagingnya. Kita menginginkan daging yang kecokelatan, bukan seperti direbus. Jadi, setelah daging masuk ke dalam wok, sabarlah beberapa saat sebelum mulai mengaduknya.

Nutrisi

Kalori: 527kcal | Féculents: 10g | Protein: 30g | Lemak: 40g | Lemak Jenuh: 14g | Lemak tak jenuh ganda: 5g | Lemak tak jenuh tunggal: 17g | Graisses trans: 0.01g | Kolesterol: 303mg | Natrium: 845mg | Kalium: 575mg | Serat: 1g | Gula: 3g | Vitamin A: 562IU | Vitamin C: 8mg | Kalsium: 88mg | Besi: 3mg
Sudah mencoba resep ini?Tag @marcwiner di Instagram!
5 dari 22 penilaian (18 penilaian tanpa komentar)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri rating pada resep ini