Resep tumis babi ala Asia yang cepat, sederhana, dan lezat seperti di restoran favorit Anda
Hidangan ini berasal dari masakan Tiongkok khas Provinsi Hubei. Proses membuatnya cepat dan sederhana, serta sangat cocok disajikan dengan hidangan nasi yang nikmat atau mi tumis Asia yang lezat.

Cita rasanya cukup kuat, jadi sebaiknya pilih pendamping yang netral agar rasanya bisa dinikmati sepenuhnya. Namun tentu saja, terserah Anda—nasi goreng saya juga sangat lezat.

Apa itu tumis babi ala Tiongkok?
Anda mungkin mengira ini hanyalah resep tumis biasa, tetapi sebenarnya ada beberapa hal menarik untuk dibahas tentang resep Asia ini.
Hidangan ini termasuk dalam kategori yang lazim ditemukan di Provinsi Hunan, Sichuan, dan Hubei, yang dikenal sebagai “dry pot”. Secara umum, penggunaan air dibuat seminimal mungkin sehingga hasil akhirnya bukan hidangan bersaus.

Bahkan, saya cenderung menyebutnya sebagai hidangan “berminyak”, karena minyak yang digunakan cukup banyak dan bisa dimanfaatkan untuk memberi cita rasa ekstra pada nasi atau pelengkap lainnya.
Bahan utama tumis babi dan sawi putih

Sawi putih: Sayuran daun yang lembut dan renyah, sangat populer dalam masakan Asia. Memberikan kesegaran dan tekstur ringan pada hidangan.
Arak beras Shaoxing: Minuman fermentasi beras khas Tiongkok yang digunakan untuk memperkaya rasa daging dan saus. Memberikan sentuhan umami dengan sedikit manis.
Kecap asin terang: Kecap asin berwarna lebih terang dengan rasa yang lebih asin, ideal untuk membumbui tanpa membuat hidangan terlalu gelap. Memberikan kedalaman rasa yang gurih.
Tepung maizena: Digunakan untuk mengempukkan daging sekaligus membantu permukaannya menjadi sedikit renyah. Juga membantu bumbu meresap lebih baik.
Minyak wijen: Minyak beraroma khas yang sangat umum dalam masakan Asia, ditambahkan di akhir proses memasak untuk menyempurnakan hidangan dengan rasa panggang yang harum.

Peralatan
Bahan-bahan
- 200 g perut babi diiris tipis menjadi potongan kecil
- 7 lembar sawi putih dicuci, disobek kasar, lalu ditiriskan hingga benar-benar kering
- 8 siung bawang putih diiris
- 1 ruas jahe sekitar 5 cm, diiris
- 2 cabai merah segar, diiris kecil-kecil
- 5 daun bawang dipotong kecil-kecil, bagian hijau dipisahkan dari bagian putih
Marinasi
- 1 sendok teh arak Shaoxing
- 1 sendok teh kecap asin ringan
- 0.5 sendok teh maizena
Bumbu
- 2 sendok makan kecap asin ringan
- 0.5 sendok teh garam
- 1 sendok teh gula
- 1 sendok makan minyak wijen
Petunjuk
Persiapan
- Marinasi daging setidaknya selama 10 menit. Remas-remas dengan tangan agar bumbu melapisi seluruh permukaan daging.200 g perut babi, 1 sendok teh arak Shaoxing, 1 sendok teh kecap asin ringan, 0.5 sendok teh maizena

Memasak
- Di dalam wok, panaskan minyak yang cukup banyak di atas api sedang hingga besar (setinggi 1 hingga 1.5 cm).
- Goreng daging babi sambil diaduk hingga kecokelatan.

- Sisihkan daging babi ke salah satu sisi wok.

- Masukkan bawang putih, jahe, bagian putih daun bawang, dan cabai.8 siung bawang putih, 1 ruas jahe, 2 cabai merah, 5 daun bawang

- Tumis selama setengah menit hingga harum.

- Tambahkan sawi putih, lalu tumis selama 2 menit.7 lembar sawi putih

- Tambahkan bagian hijau daun bawang.

- Tambahkan kecap asin ringan, garam, dan gula, lalu tumis sebentar lagi.2 sendok makan kecap asin ringan, 0.5 sendok teh garam, 1 sendok teh gula

- Matikan api, lalu siram dengan minyak wijen sebelum disajikan.1 sendok makan minyak wijen

