Saya belum pernah menemukan restoran Tionghoa yang tidak menyajikan mi sayuran. Wajar saja, rasanya memang seenak itu.
Yang saya sesalkan dari banyak restoran adalah mereka berhasil menyederhanakan resep yang sebenarnya sudah sangat sederhana… hasilnya, mi yang disajikan justru terasa biasa saja, tanpa lapisan rasa: yang menonjol hanya kecap asin.
Masakan Tiongkok itu sederhana sekaligus lezat; beberapa tempat seharusnya malu.
Bahan utama mi sayuran
Kecap asin light: bahan penting yang memberi banyak rasa. Jangan sampai tertukar dengan kecap asin dark!
Kecap asin dark: jangan tertukar dengan kecap asin light. Jenis ini memberi warna (karena kita juga makan dengan mata!) sekaligus menambah kedalaman dan nuansa rasa.

Biasanya, Anda bisa menemukannya di hampir semua toko bahan makanan Asia, dan kadang juga di supermarket. Jika belum familier, saya menulis artikel yang sangat lengkap tentang berbagai jenis kecap asin serta proses pembuatannya.
Minyak wijen: hati-hati saat menuangkannya. Saya sangat menyukai bahan ini, tetapi aromanya benar-benar kuat dan bisa dengan mudah menutupi bahan lain jika digunakan berlebihan. Baca artikel saya tentang minyak wijen untuk mengenal lebih jauh berbagai jenis minyak wijen.
Tauge/kecambah kacang: bahan ini sering diabaikan dalam resep rumahan, padahal justru memberi cita rasa khas yang langsung mengingatkan pada “restoran Tionghoa”. Singkatnya: jangan dilewatkan.
Menjawab banyak permintaan di Instagram dan TikTok, berikut kemasan mi yang saya pakai untuk resep ini:

Tips untuk mi sayuran
Bilas mi dengan air dingin setelah matang: langkah ini menghentikan proses memasak dan membuat teksturnya lebih kenyal, sehingga hasil akhirnya jauh lebih enak.
Anda bebas memvariasikan sayurannya; saya sendiri sangat suka menambahkan sawi putih karena sangat cocok ( ini resep mi yang menggunakannya ) Kalau Anda masih bingung dengan berbagai jenis kecap asin, coba baca artikel lengkap saya tentang aneka kecap asin
Apa yang cocok disajikan dengan mi sayuran?
Mi sayuran bisa dinikmati sebagai hidangan utama, tetapi saya lebih suka menyajikannya bersama protein seperti daging sapi, ayam, atau babi. Kalau ingin hidangan lengkap, coba buat mi tumis udang saya.
Misalnya, babi karamel versi simpel saya cocok sekali dipadukan dengan mi ini. Daging sapi dengan jintan juga lezat, meski profil rasanya benar-benar berbeda karena cenderung lebih pedas.

Pilihan lain adalah olahan ayam seperti ayam General Tao atau ayam bawang putih madu.
Kalau Anda tidak ingin menggoreng, coba saja ayam saus hoisin saya yang segar dan ringan.
Singkatnya, tidak ada satu cara paling benar untuk menikmati mi sayuran. Saya sendiri pernah menyantap mi ini saat sarapan, makan siang, makan malam, bahkan tengah malam, jadi jelas saya bukan orang yang berhak menghakimi cara orang menikmati resep ini.

Satu-satunya pantangan saya adalah menambahkan paprika: jangan, jangan, dan jangan! Rasanya jadi benar-benar berubah, dan saya pasti sedih 🙁
Sekian, saya sayang kalian, dan selamat makan!

Peralatan
- 1 Wok
Bahan-bahan
- 400 g mi direbus terlebih dahulu
- 2 bawang bombai iris
- 1 sdm jahe cincang halus
- 5 siung bawang putih cincang halus
- 1 segenggam besar tauge (atau kecambah kacang hijau)
- 5 batang daun bawang bagian putih diiris tipis, bagian hijau diiris halus
SAUS
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdm minyak kacang
- 3 sdm kecap asin light
- 1 sdm kecap asin dark
- 1 sejumput garam
- 1 sdt lada hitam
Petunjuk
- Panaskan sedikit minyak dengan api besar, lalu tumis 3 menit bawang putih, jahe, dan bagian putih daun bawang sambil terus diaduk.5 siung bawang putih, 5 batang daun bawang, 1 sdm jahe
- Masukkan bawang bombai dan tauge, lalu aduk selama 5 menit hingga bawang bombai menjadi bening.1 segenggam besar tauge, 2 bawang bombai
- Masukkan bagian hijau daun bawang, lalu aduk selama 1 menit.5 batang daun bawang
- Masukkan mi dan saus, lalu aduk selama 5-7 menit.400 g mi, 1 sdm minyak wijen, 1 sdm minyak kacang, 3 sdm kecap asin light, 1 sdm kecap asin dark, 1 sejumput garam, 1 sdt lada hitam
