curry udon dans un bol sur fond de bois

Curry Udon Autentik

Resep Jepang yang memadukan udon tebal dan kenyal dengan kari Jepang yang lembut, gurih, dan menghangatkan

Langsung ke Resep
4.98/5 (41)

Curry udon (カレーうどん), yang terkadang juga disebut kare udon atau udon kari, adalah contoh sempurna hidangan Jepang yang memadukan pengaruh washoku (masakan tradisional Jepang) dan yoshoku (masakan Jepang bergaya Barat). Hidangan ini menggabungkan sup mi udon tradisional dengan kari Jepang, olahan yang datang dari pengaruh kuliner Barat.

Hidangan ini muncul pada akhir era Meiji (awal 1900-an), ketika restoran yang mengkhususkan diri pada udon dan soba berusaha menarik kembali pelanggan yang mulai tergoda oleh tempat-tempat baru yang menyajikan nasi kari bergaya Barat.

Asal-usul Curry Udon

Ada dua kisah utama tentang asal-usulnya: satu menyebut distrik Waseda di Tokyo, sementara yang lain menunjuk distrik Tanimachi di Osaka:

Versi Waseda, Tokyo (1904) :
Sekitar tahun 1904, di Tokyo dekat Universitas Waseda, sebuah restoran soba bernama Sanchoan (三朝庵), milik Kato Asajiro, diyakini sebagai tempat pertama yang menyajikan curry udon (yang mula-mula disebut curry nanban). Melihat popularitas nasi kari, Kato pun mendapat ide untuk mengadaptasi resep ini ke dalam hidangan mi. Ia membuat kuah dengan melarutkan roux kari ke dalam dashi bonito dan kecap asin, lalu mengentalkannya dengan pati kentang agar kuahnya melapisi mi dengan sempurna.

Versi aslinya menggunakan daging babi (yang pada masa itu dianggap lebih rendah daripada daging sapi dan ayam) serta daun bawang. Sanchoan juga terkenal karena meracik campuran rempah khusus bersama seorang pedagang lokal. Meski telah tutup sejak 2018, restoran ini masih diakui banyak orang sebagai pelopor sejati (“元祖”) curry udon.

roux kari Jepang di atas permukaan kayu
Roux kari Jepang buatan sendiri

Versi Osaka (1908–1909) :
Teori lain menyebut Osaka, tepatnya distrik Tanimachi, sebagai tempat asalnya sekitar tahun 1908–1909. Tsunoda Torinosuke, seorang perajin soba asal Tokyo, membuka restoran Tokyo Soba, tetapi awalnya kesulitan menarik pelanggan setempat yang lebih menyukai udon. Terinspirasi oleh tren masakan Barat (yoshoku), ia menciptakan versi yang memadukan soba dan kari, lalu menamainya curry nanban. Tsunoda juga meracik campuran rempahnya sendiri. Resep ini sukses besar di Osaka dan wilayah Kansai, sebelum akhirnya kembali populer di Tokyo. Hingga kini, restoran Asamatsu-an (朝松庵) di Meguro (Tokyo) masih meneruskan tradisi tersebut.

mi yakisoba di atas permukaan kayu
Berlawanan dengan anggapan umum, yakisoba tidak menggunakan mi soba

Bagaimanapun, sejak era Taisho (1910-an), curry udon dan curry soba sudah lazim muncul di menu restoran di Tokyo maupun Osaka, menandakan betapa cepat hidangan ini diterima. Tonggak penting lainnya adalah pendaftaran pada tahun 1910 oleh Tanakaya (pemasok yang bekerja sama dengan Sanchoan) atas “bubuk kari portabel Chikyu Mark”, yang membuktikan bahwa bumbu kari yang dirancang khusus untuk mi sudah tersedia secara komersial. Majalah kuliner Jepang pada masa itu pun sudah membagikan resep curry nanban, dan beberapa di antaranya baru-baru ini ditemukan kembali lalu dibuat ulang.

Singkatnya, dokumen sejarah (surat kabar, arsip perusahaan, hingga ensiklopedia seperti 蕎麦辞典 tahun 1972) sama-sama menegaskan bahwa curry udon lahir pada era Meiji sebagai perpaduan yang kreatif: sup dashi untuk udon yang dipadukan dengan rempah kari, lalu dikentalkan hingga teksturnya sedikit melapisi mi. Resep awalnya, yang masih menjadi acuan hingga kini, bertumpu pada kaldu berbahan dasar dashi, dibumbui kecap asin, diperkaya bubuk kari (atau roux kari) yang dicampur tepung terigu, dimasak perlahan bersama bahan-bahan sederhana (daging dan daun bawang), lalu sedikit dikentalkan dengan pati agar menyelimuti mi dengan baik.

Variasi penting Curry Udon

Curry udon memiliki beragam variasi regional dan gaya di Jepang. Salah satu yang paling terkenal adalah curry udon gaya Nagoya, yang diakui secara lokal sebagai salah satu hidangan khas ikonis (“Nagoya-meshi”). Berbeda dengan resep standar yang dikentalkan dengan pati kentang, versi Nagoya menggunakan roux kari berbahan tepung terigu yang dilarutkan ke dalam kaldu kaya rasa perpaduan ayam dan bonito.

sup miso dalam mangkuk merah di atas latar gelap
Dashi banyak digunakan dalam sup miso

Hasilnya adalah kuah yang lembut dan creamy, hampir menyerupai sup krim, dengan tekstur yang sangat kental. Mi udon khas Nagoya umumnya sangat tebal dan empuk, cocok untuk menemani kuah yang kaya dan mengenyangkan ini. Resep ini semakin populer pada 1950-an hingga 1960-an berkat penggunaan kari instan lokal (Oriental Curry).

Di samping kekhasan regional tersebut, gaya standar curry udon juga berbeda-beda menurut wilayah. Di wilayah timur, terutama Kanto (Tokyo), daging babi atau kadang ayam lebih sering digunakan, biasanya dipadukan dengan daun bawang Jepang, sedangkan di Kansai (Osaka, Kyoto), daging sapi justru menjadi pilihan favorit. Bahkan, sebagian orang membedakan “curry nanban” (dengan negi) dari “curry udon” klasik (yang lebih sering memakai bawang bombai).

Terakhir, ada dua pendekatan gaya utama yang hidup berdampingan: gaya tradisional autentik (restoran soba-ya), yang mengandalkan dashi segar berbahan bonito dan kombu, diperkuat dengan bubuk kari dan sedikit pati, sehingga menghasilkan kuah yang halus, kaya umami, dan berbumbu lembut; serta gaya rumahan, yang dibuat dari sisa kari Jepang hari sebelumnya, lalu cukup diencerkan dengan dashi atau mentsuyu, menghasilkan sajian yang lebih kental dan lebih rustic. Versi ini sangat populer di rumah, meski tidak sepenuhnya menyerupai versi restoran.

Inari sushi
Hidangan kaki lima yang benar-benar berbeda : inarizushi, kantong tahu berisi nasi berbumbu cuka

Bahan utama Curry Udon

bahan-bahan curry udon di atas permukaan kayu

Mi udon: Tebal dan kenyal, mi Jepang ini memberi tekstur yang lembut dan mengenyangkan pada hidangan.

Kecap asin light: Memberi rasa asin yang pas dan sentuhan umami pada marinasi serta kuah.

Sake Jepang: Menambah kedalaman rasa dan sedikit manis pada kuah.

Mirin: Arak manis Jepang yang menyeimbangkan rasa kari dan dashi dengan sentuhan manis yang lembut.

Minyak wijen: Memberi aroma harum dan sedikit nuansa panggang sebagai sentuhan akhir.

Dashi: Kaldu Jepang berbahan kombu dan bonito kering. Tersedia dalam bentuk bubuk.

Roux kari Jepang: Menjadi dasar pembuatan kari; Anda bisa membelinya dalam versi siap pakai atau membuatnya sendiri di rumah

curry udon dans un bol sur fond de bois

Kari Udon Autentik

Cetak Resep Pinner la recette Ajouter à ma liste
4.98/5 (41)
Waktu Persiapan: 15 menit
Waktu Memasak: 30 menit
Waktu Total: 45 menit
Hidangan: Hidangan utama, Sup dan kaldu
Masakan: Jepang
Porsi: 2 porsi
Kalori: 609kcal
Penulis: Marc Winer

Bahan-bahan

Marinasi

Kaldu

  • 700 ml dashi buatan sendiri atau dari bubuk
  • 2 kubus roux kari Jepang
  • 2 sendok makan sake
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan mirin
  • 2 lembar gelatin

Sayuran dan bumbu aromatik

  • 1 bawang bombai diiris tipis
  • 3 siung bawang putih diiris tipis
  • 2 batang daun bawang diiris tipis, pisahkan bagian hijau dan putihnya

Pelengkap

Petunjuk

  • Marinasi daging babi selama minimal 10 menit
    200 g pork belly, 1 sendok makan kecap asin, 1 sendok teh maizena
    porc qui marine
  • Panaskan sedikit minyak dalam wok dengan api besar
  • Masukkan daging babi yang sudah dimarinasi
  • Tumis hingga kecokelatan dan matang, lalu sisihkan
    porc qui saute
  • Kecilkan ke api sedang-besar, lalu tumis bawang bombai selama beberapa menit
    1 bawang bombai
    oignons dans wok
  • Tambahkan bawang putih dan bagian putih daun bawang, lalu tumis selama 2 menit
    3 siung bawang putih, 2 batang daun bawang
    ail dans wok
  • Tambahkan dashi, kecap asin, sake, dan mirin, lalu didihkan
    700 ml dashi, 2 sendok makan sake, 2 sendok makan kecap asin, 1 sendok makan mirin
    dashi dans wok
  • Masukkan lembar gelatin
    2 lembar gelatin
    gélatine dans wok
  • Saat mendidih, ambil satu sendok sayur kaldu ke dalam mangkuk terpisah. Larutkan kubus roux di dalamnya. Aduk hingga larut sempurna
    2 kubus roux kari Jepang
    curry dissout
  • Masukkan kembali larutan roux ke dalam kaldu
    roux intégré
  • Masak dengan api kecil selama 15 menit dalam keadaan tertutup
  • Sementara itu, masak udon sesuai petunjuk pada kemasan, lalu tiriskan
    2 porsi mi udon siap pakai
    nouilles qui cuisent
  • Masukkan kembali daging babi ke dalam kaldu, lalu masak perlahan selama 5 menit
    porc remis

Penyajian

  • Bagi mi ke dalam masing-masing mangkuk
  • Siram dengan kaldu dan daging
  • Beri sedikit minyak wijen
    minyak wijen
  • Taburi dengan irisan daun bawang
    bagian hijau daun bawang

Catatan

Jumlah kari dan bumbu bisa disesuaikan dengan selera.

Nutrisi

Kalori: 609kcal | Féculents: 9g | Protein: 18g | Lemak: 55g | Lemak Jenuh: 20g | Lemak tak jenuh ganda: 7g | Lemak tak jenuh tunggal: 25g | Kolesterol: 72mg | Natrium: 1282mg | Kalium: 588mg | Serat: 1g | Gula: 3g | Vitamin A: 36IU | Vitamin C: 5mg | Kalsium: 130mg | Besi: 1mg
Sudah mencoba resep ini?Tag @marcwiner di Instagram!

Sumber kuliner

4.98 dari 41 penilaian (37 penilaian tanpa komentar)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri rating pada resep ini