Resep sup pare tradisional yang tak hanya mengejutkan, tetapi juga menghangatkan, jauh berbeda dari yang biasa kita santap di restoran
Ini resep yang tidak akan sering Anda jumpai di Instagram! Saat yang lain memamerkan mi superpedas atau berlimpah keju, di situs ini kita justru menikmati pare, yang juga dikenal sebagai margosa atau mentimun pahit. Namanya memang kurang menggoda, bukan?

Kalau Anda sudah akrab dengan sayuran ini, saya tak perlu lagi memperkenalkan hidangan klasik masakan Vietnam yang satu ini. Namun, bila Anda baru pertama kali mencobanya, Anda mungkin akan terkejut dengan cita rasanya yang lembut dan subtil. Sejujurnya, hidangan ini sangat layak dicoba, dan waktu yang dibutuhkan pun tidak terlalu lama. Satu-satunya catatan: anggota keluarga yang lebih muda mungkin kurang menyukai pahitnya sup Asia ini.
Selain itu, silakan coba saja tanpa ragu, para petualang kuliner!
Apa itu sup pare isi?
Sup pare isi adalah hidangan khas Vietnam Selatan, tetapi kini populer di seluruh negeri. Jadi, kalau Anda sedang berkunjung ke sana, seharusnya Anda tidak akan kesulitan menemukannya.
Meski begitu, hidangan ini juga merupakan bagian penting dari tradisi Tahun Baru Imlek di selatan Vietnam, yaitu Tết. Pare melambangkan dibiarkannya kesialan tahun sebelumnya berlalu agar tahun yang baru membawa pertanda baik.

Kembali ke hidangannya sendiri, potongan pare yang diisi adonan daging babi dan udang ini lalu dimasak dalam kaldu ayam sederhana. Menariknya, aroma isian yang matang di dalam kuah akan perlahan keluar selama proses memasak dan benar-benar memperkaya cita rasa umami seluruh hidangan.
Hidangan serupa bisa ditemukan di berbagai masakan Asia, bahkan ada versi gorengnya di Taiwan. Seperti halnya ramen, kuahnya bisa divariasikan tanpa batas, begitu pula topping-nya. Batasnya hanya imajinasi Anda, meskipun umumnya orang memilih versi yang cepat dan praktis.
Bahan utama sup pare isi

Pare: Sulit tergantikan dalam resep ini. Pilih pare ukuran sedang (sekitar 15 cm). Anda bisa menemukannya di supermarket Asia, di bagian produk segar.
Daging babi cincang: pilih yang mengandung sekitar 30% lemak.
Udang: gunakan udang mentah yang sudah dikupas.
Soun: Gunakan jenis soun apa pun, baik yang berbahan kacang hijau maupun kentang. Jika benar-benar tidak ada, bihun beras juga bisa dipakai. Hidangan ini juga lezat jika ditambah kulit babi kering suwir. Intinya, gunakan mi yang sangat tipis.
Jamur kuping hitam: Seperti pada nem, bahan ini memberi rasa yang lezat. Bahkan, sebagian orang cukup memanfaatkan sisa isian nem untuk hidangan ini.
Saus ikan: memberi rasa asin dan umami pada kuah.

Bahan-bahan
- 400 g daging babi cincang
- 200 g udang mentah, dicincang halus
- 30 g jamur kuping hitam berat kering, direndam hingga lunak
- 1 bungkus soun
- 5 pare ukuran sedang (15 cm)
- garam sesuai selera
- lada sesuai selera
- 1.5 L kaldu ayam
- 1 sendok makan saus ikan
Pelengkap
- daun ketumbar
Petunjuk
- Cuci pare hingga bersih5 pare
- Potong kedua ujung pare

- Keruk bijinya dengan sendok
- Belah setiap pare menjadi dua

- Rebus jamur kuping hitam selama beberapa menit, lalu bilas30 g jamur kuping hitam

- Rebus soun selama beberapa menit, bilas dengan air dingin, lalu tiriskan1 bungkus soun

- Cincang jamur dan soun kasar-kasar hingga berukuran kecil (sekitar 5 mm)

- Campurkan dengan udang dan daging babi, lalu bumbui dengan garam dan lada400 g daging babi cincang, 200 g udang, garam, lada
- Isi potongan pare dengan adonan. Bentuk sisa adonan menjadi bola-bola kecil, lalu bekukan untuk digunakan lain waktu.

- Didihkan kaldu dalam panci besar1.5 L kaldu ayam
- Masukkan pare, tutup panci, lalu rebus selama 50 menit

- Tambahkan saus ikan. Sajikan dalam mangkuk kecil bersama beberapa potong pare, lalu taburi sedikit daun ketumbar cincang1 sendok makan saus ikan, daun ketumbar
