Resep carrot cake dari ibu saya yang asli Amerika, menghasilkan kue yang lembut dan moist
Bagi banyak orang Eropa, saya paham perpaduan wortel dan kue terdengar kurang menggugah selera. Namun, sebagai orang Amerika, saya tumbuh besar dengan kue ini (dan untuk teman-teman yang membaca ini, kalian tahu bahwa sejak kecil inilah kue ulang tahun saya)
Saya jamin, setiap ulang tahun adegan lucu yang sama selalu terulang: orang-orang yang baru pertama kali melihatnya ragu untuk mencicipi, lalu lebih memilih fokus pada kukis atau brownies buatan ibu saya. Sementara itu, yang sudah pernah mencobanya sibuk meyakinkan mereka untuk memberi kesempatan pada carrot cake yang terdengar aneh ini, sambil bersumpah bahwa rasanya benar-benar enak.

Percayalah, saya belum pernah bertemu satu pun orang yang setelah mencicipinya tidak langsung berubah pikiran. Jadi, jika Anda membaca ini dan belum pernah mencobanya, saya sungguh menyarankan Anda untuk mencicipinya, meski hanya sedikit. Anda mungkin akan sangat terkejut.
Tips sukses membuat carrot cake
Tekstur carrot cake
Ada beberapa pendekatan untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan. Sebagian orang menambahkan kacang cincang kasar (saya pribadi kurang suka, tetapi beberapa anggota keluarga saya justru sangat menyukainya).
Untuk wortelnya, Anda bisa memakai wortel parut biasa, atau memblendernya hingga hampir menjadi puree agar menyatu lebih merata ke dalam adonan.
Semua kembali ke selera Anda.

Frosting carrot cake
Di sini kita menggunakan frosting khas Amerika berbahan dasar cream cheese (Philadelphia). Sebelum mengoleskan frosting, pastikan kue sudah tidak hangat. Jika masih panas, frosting bisa meleleh dan hasil akhirnya tidak akan maksimal.

Ukuran loyang dan waktu memanggang
Bergantung pada ukuran dan tinggi loyang, serta jumlah lapisan kue yang Anda buat (1 lapis atau 2 lapis), waktu memanggang bisa berbeda-beda. Uji kematangan dengan pisau, dan jangan ragu menurunkan suhu setelah 25 menit, lalu lanjutkan memanggang sekitar 10 menit lagi.
Penyimpanan carrot cake
Jika tanpa frosting, carrot cake bisa disimpan hingga seminggu pada suhu ruang. Jika memakai frosting, simpan di lemari es dan habiskan maksimal dalam 2 minggu. Anda juga bisa menyimpannya di freezer, asalkan dibungkus rapat.

Peralatan
- 2 loyang kue diameter 20 cm Diperlukan jika Anda ingin membuat dua lapisan seperti pada foto
Bahan-bahan
- 272 g tepung terigu
- 400 g gula pasir
- 1 sendok teh soda kue
- 1 sendok teh garam
- 2 sendok teh kayu manis bubuk
- 4 telur
- 8 wortel parut jangan gunakan wortel yang sudah diparut; pilih wortel ukuran sedang
- 225 g minyak bunga matahari
Frosting
- 226 g keju krim Philadelphia
- 1 sendok teh ekstrak vanila
- 453 g gula bubuk
- 115 g mentega tawar, dilunakkan
Petunjuk
- Campurkan tepung, gula, soda kue, garam, dan kayu manis bubuk.272 g tepung terigu, 400 g gula pasir, 1 sendok teh soda kue, 2 sendok teh kayu manis bubuk, 1 sendok teh garam

- Dalam mangkuk besar lain, kocok telur hingga berbusa.4 telur

- Tuangkan minyak sedikit demi sedikit ke dalam telur sambil terus dikocok.225 g minyak bunga matahari

- Masukkan campuran tepung secara bertahap ke dalam campuran telur dan minyak.

- Aduk hingga adonan tercampur rata.

- Masukkan wortel parut, lalu aduk rata.8 wortel parut

- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi. Ada dua pilihan di sini: Anda bisa membuat satu kue lalu membelahnya menjadi dua (untuk memberi frosting di tengah), atau membuat dua kue lalu menumpuknya. Jumlah frosting ini cukup untuk dua kali permukaan satu kue. Jika Anda tidak membuat lapisan frosting di tengah, kurangi jumlah frosting menjadi setengahnya.
- Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya, mode kipas, pada suhu 175 derajat selama 30-35 menit.
Frosting
- Kocok semua bahan hingga lembut dan creamy.226 g keju krim Philadelphia, 1 sendok teh ekstrak vanila, 453 g gula bubuk, 115 g mentega tawar, dilunakkan
- Tunggu hingga kue benar-benar dingin, lalu oleskan frosting di atasnya.
- Tumpuk kuenya jika perlu, lalu sajikan!
