Galette coréenne au kimchi coupée en parts, servie sur une planche en bois.

Gimchijeon Autentik – Panekuk Kimchi Renyah

Begitu wajan diletakkan di atas api, adonan gimchijeon langsung mendesis dan bergelembung bahkan sebelum sempat mengeras. Dalam hitungan detik, pinggirannya mengerut dan kecokelatan, sementara bagian tengahnya tetap lentur, dipenuhi kimchi cincang yang mengharumkan seluruh adonan saat dimasak.

Langsung ke Resep
4.89/5 (18)

Ini adalah cara sederhana dan super renyah untuk memanfaatkan kimchi yang sudah matang, bahkan lebih terfermentasi daripada kimchi muda. Jika Anda menyukai profil rasa seperti ini, cobalah juga kimchi jjigae, salah satu hidangan klasik yang tak pernah salah.

Apa Itu Gimchijeon?

Gimchijeon adalah panekuk (atau dadar gurih) yang dimasak di wajan, terbuat dari kimchi yang dicampurkan ke dalam adonan, lalu digoreng dalam minyak hingga renyah. Hidangan ini mengingatkan pada okonomiyaki, tetapi dengan kimchi sebagai pusat cita rasanya. Adonan diratakan tipis, lalu dibiarkan kecokelatan sampai permukaannya berdesis renyah. Dalam keluarga panekuk jeon, ada juga yachaejeon (dengan sayuran) atau aehobak jeon (dengan zucchini).

okonomiyaki di atas permukaan kayu
Okonomiyaki dalam segala kelezatannya

Adonannya sengaja dibuat sederhana : tepung terigu, air es, dan air kimchi. Kimchi cincang menyumbang rasa fermentasi dan pedasnya, sementara air kimchi membumbui sekaligus memberi warna pada adonan. Irisan tipis daun bawang dan bawang bombai menambahkan kesegaran serta manis alami yang muncul saat dimasak. Minyak nabati dalam jumlah cukup membantu pinggirannya menjadi keemasan dan renyah.

Teksturnya memadukan bagian luar yang sangat renyah dengan bagian tengah yang lebih lembut, diselingi potongan kimchi yang masih berair. Profil rasanya cenderung asam dan pedas, dengan sedikit sentuhan manis, terutama jika Anda menambahkan sedikit gula untuk menyeimbangkan kimchi yang terlalu asam. Disajikan sebagai camilan cepat, lauk untuk dinikmati bersama, atau hidangan dadakan dari sisa bahan, gimchijeon punya karakter yang kuat tanpa ribet.

Asal-Usul Gimchijeon

Jeon yang dimasak di wajan merupakan salah satu klasik dalam masakan rumahan Korea, dan gimchijeon sering dianggap sebagai cara praktis untuk memanfaatkan bahan yang ada. Kimchi yang sudah terfermentasi matang, dengan rasa yang lebih tajam, justru sering terasa lebih nikmat setelah dimasak di wajan : airnya akan mengaramel saat bersentuhan dengan permukaan panas.

Memasak di wajan dengan minyak dapat melembutkan keasaman yang terlalu tajam, memekatkan umami, dan menghadirkan kerenyahan yang khas, sekaligus mengubah sisa bahan menjadi hidangan kecil yang memuaskan. Paling nikmat jika disajikan segera, selagi masih panas.

Bahan Utama Gimchijeon

gimchijeon - bahan-bahan

Kimchi  : bintang utamanya. Air rendaman fermentasinya memberi keasaman yang membangkitkan selera. Potongan cincangnya memberi tekstur dan warna merah cerah (Anda bisa menemukannya dengan mudah di toko bahan makanan Asia).

Air kimchi  : bumbu cair utamanya. Cairan ini memberi warna pada adonan dan memperkuat cita rasa gurih secara keseluruhan.

mangkuk hitam berisi kimchi rumahan di atas permukaan kayu
Kimchi yang bagus

Tepung terigu : tepung serbaguna biasa adalah pilihan yang paling umum ; fungsinya mengikat campuran, membuat adonan tetap menyatu, dan membantu hasil akhirnya menjadi renyah.

Daun bawang : memberi kesegaran untuk menyeimbangkan karakter kimchi yang kaya dan terfermentasi (bawang daun / scallion).

Minyak nabati  : jumlah yang cukup banyak itu penting ; tanpa lemak yang memadai, adonan akan mengukus alih-alih menggoreng.

Gula  : berguna saat kimchi sangat asam ; gula membantu menyeimbangkan ketajamannya dan menghasilkan warna yang lebih pekat.

Cara Menikmatinya dan Tips agar Berhasil

Sajikan selagi panas, sesaat setelah matang, idealnya dengan saus gyoza sebagai cocolan. Jika ingin nuansa ala jajanan kaki lima, saus okonomiyaki juga sangat cocok.

Sebagai pendamping, hidangan ini sangat pas dengan semangkuk bibim guksu, kimbap (atau versi yang lebih pedas seperti gochukimbap) dan banchan kecil seperti kongnamul muchim. Untuk menjadikannya hidangan lengkap, sajikan bersama samgyeopsal, galbi, bulgogi sapi atau jeyuk bokkeum. Dan jika Anda penggemar camilan Korea, corn dog Korea juga merupakan pilihan yang sulit ditolak.

4 jenis corn dog Korea di atas papan kayu
Corn dog yang sulit ditolak

Untuk hasil ekstra renyah, ketebalan adalah kuncinya : makin tipis panekuk, makin garing hasilnya. Aduk adonan seperlunya, cukup sampai tepung kering tidak lagi terlihat ; adonan yang terlalu banyak diaduk bisa menjadi terlalu elastis. Karena tingkat keasaman kimchi sangat bervariasi, gula terutama berfungsi sebagai penyeimbang : ada kimchi yang tidak memerlukannya, sementara kimchi yang lebih tua biasanya lebih cocok diberi sedikit gula. Panas dan minyak harus berjalan beriringan : panaskan wajan besar di atas api sedang-besar, tuang minyak dalam jumlah cukup banyak, lalu mulai memasak saat minyak mulai berkilau agar hasilnya berwarna cantik dan renyah.

Agar bentuk panekuk tetap rapi dan rata, teknik juga sama pentingnya dengan adonannya : balik dengan hati-hati, lalu setelah panekuk dibalik, tekan perlahan dengan spatula dan lanjutkan memasak sampai permukaannya keemasan dan renyah. Sedikit bawang putih goreng saat penyajian juga sangat cocok, jika Anda suka.

Masalah yang paling sering muncul biasanya terletak pada kekentalan adonan dan suhu wajan. Adonan yang terlalu kental cenderung menghasilkan panekuk yang padat ; wajan yang kurang panas membuat adonan menyerap minyak dan berakhir lembek, sementara minyak yang terlalu sedikit membuat pinggirannya kurang renyah. Dan jika Anda mencari ide lain dengan nuansa serupa, artikel tentang ramen sangat pas untuk melengkapi hidangan hangat yang mengenyangkan ; ini juga termasuk jenis hidangan siap dalam 20 menit saat kimchi sudah tersedia.

Galette coréenne au kimchi coupée en parts, servie sur une planche en bois.

Gimchijeon Otentik – Panekuk Kimchi

Cetak Resep Pinner la recette Ajouter à ma liste
4.89/5 (18)
Waktu Persiapan: 15 menit
Waktu Memasak: 15 menit
Waktu Total: 30 menit
Hidangan: Camilan, Hidangan pembuka
Masakan: Korea
Porsi: 4
Kalori: 480kcal
Penulis: Marc Winer

Bahan-bahan

  • 500 g kimchi
  • 500 g tepung terigu
  • 600 ml air dingin
  • 300 ml air kimchi
  • 1 batang daun bawang iris tipis
  • 0.5 bawang bombai iris tipis
  • minyak nabati secukupnya, untuk memasak
  • 1 sendok makan gula opsional, untuk menyeimbangkan rasa asam

Petunjuk

  • Cincang halus kimchi.
    500 g kimchi
  • Iris tipis daun bawang dan bawang bombai.
    1 batang daun bawang, 0.5 bawang bombai
    gimchijeon - Émincer l'oignon vert et l'oignon.
  • Masukkan tepung ke dalam mangkuk besar.
    500 g tepung terigu
    gimchijeon - Ajouter l'eau bien froide et le jus de kimchi.
  • Tambahkan air dingin dan air kimchi.
    600 ml air, 300 ml air kimchi
  • Aduk hingga tidak ada tepung kering yang tersisa, tanpa terlalu banyak mengaduk adonan.
    gimchijeon - Mélanger jusqu'à disparition de la farine sèche sans trop travailler la pâte.
  • Masukkan kimchi, daun bawang, dan bawang bombai.
    gimchijeon - Incorporer le kimchi, l'oignon vert et l'oignon.
  • Tambahkan gula jika kimchi terasa sangat asam, lalu aduk rata.
    1 sendok makan gula
  • Panaskan wajan besar di atas api sedang-besar, lalu tuang minyak agak banyak.
    minyak nabati
  • Saat minyak mulai beriak, tuang adonan lalu ratakan tipis.
    gimchijeon - Quand l'huile frémit, déposer de la pâte et l'étaler finement.
  • Masak hingga pinggirannya kecokelatan, lalu balik dengan hati-hati.
  • Tekan perlahan dengan spatula, lalu masak hingga kedua sisinya berwarna keemasan dan renyah.
    gimchijeon - Cuire jusqu'à ce que les bords brunissent, retourner délicatement.
  • Ulangi dengan sisa adonan, lalu sajikan selagi panas.
    gimchijeon - Presser légèrement avec une spatule et cuire jusqu'à obtenir une belle couleur dorée et une texture croustillante des deux côtés.

Catatan

Menggunakan air yang sangat dingin akan membantu menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
Adonan sebaiknya cukup encer dan tidak terlalu kental agar panekuk tidak terlalu tebal.
Rasa sudah berasal dari air kimchi, jadi tidak perlu menambahkan garam.
Jika adonan terlalu kental, encerkan dengan sedikit air; jika terlalu cair, tambahkan sedikit tepung.
Wajan yang benar-benar panas dan minyak yang cukup akan menghasilkan permukaan yang keemasan dan renyah.
Kimchi yang sudah terfermentasi dengan baik akan memberi rasa yang lebih dalam; jika terlalu asam, tambahan gula bisa membantu menyeimbangkannya.

Nutrisi

Kalori: 480kcal | Féculents: 100g | Protein: 14g | Lemak: 2g | Lemak Jenuh: 0.3g | Lemak tak jenuh ganda: 1g | Lemak tak jenuh tunggal: 0.2g | Natrium: 633mg | Kalium: 343mg | Serat: 6g | Gula: 3g | Vitamin A: 119IU | Vitamin C: 1mg | Kalsium: 68mg | Besi: 9mg
Sudah mencoba resep ini?Tag @marcwiner di Instagram!
4.89 dari 18 penilaian (14 penilaian tanpa komentar)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri rating pada resep ini