Siu mai, yang juga dikenal sebagai xiu mai atau bahkan « bouchons » di Pulau Réunion, adalah salah satu dim sum favorit saya. Kenapa? Mudah dilipat, isinya lezat dan juicy: saya bisa menyantap puluhan buah tanpa perut terasa begah setelahnya. Benar-benar enak sekaligus ringan.
Apa itu siu mai?
Berasal dari Tiongkok utara, siu mai kemudian menyebar ke seluruh Tiongkok, lalu ke berbagai penjuru dunia, sambil mengadopsi beragam bentuk agar sesuai dengan selera setempat. Misalnya, di Pulau Réunion, kudapan kukus ini dikenal dengan nama bouchons réunionnais.

Anda mungkin sudah pernah mencoba versi Kanton yang sangat populer ini; siu mai adalah menu wajib di restoran-restoran Tiongkok di seluruh dunia.
Bentuknya sangat sederhana: pangsit kukus « terbuka » dengan isian di bagian atas. Bayangkan silinder kecil setengah tertutup yang begitu menggugah selera. Singkatnya, cukup bikin ngiler. Sekarang, mari bahas sedikit penjelasan tambahan sebelum masuk ke resep.

Mengapa daging babi « dicuci »?
Saat restoran dim sum menyajikan daging babi, tampilan yang secara tradisional mereka inginkan biasanya jauh lebih pucat dan cerah (berbeda dari warna gelap, hangus, dan berasap pada daging babi bakar).
Pada dasarnya, ini adalah pilihan estetika. Membilasnya juga membantu mengurangi aroma darah.
Namun, perlu diingat: semakin lama Anda membilasnya, semakin banyak nutrisi dalam bahan makanan yang ikut berkurang (misalnya zat besi).

Peralatan
Bahan-bahan
Bahan utama
- 20 kulit siu mai bisa juga memakai kulit wonton
- 227 g daging babi
- 113 g udang kupas dan buang uratnya
- 4 jamur shiitake kering
- 15 g wortel cincang halus untuk hiasan
Marinasi
- 1 sendok makan kecap asin ringan
- 2 sendok makan saus tiram
- 0.5 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula
- 2 sendok makan tepung maizena
- 0.5 sendok teh soda kue
- 2 sendok makan air
- 0.5 sendok teh lada putih
- 1 sendok teh kaldu ayam bubuk
- 1 sendok makan minyak wijen
- 1 sendok teh minyak bunga matahari
Kulit siu mai
- 100 g tepung terigu
- 50 ml air panas
- 1 kuning telur
- tepung maizena untuk taburan
Petunjuk
Kulit siu mai
- Dalam mangkuk besar, tuang air sedikit demi sedikit ke dalam tepung sambil diaduk100 g tepung terigu, 50 ml air panas
- Tambahkan kuning telur, lalu uleni hingga adonan halus1 kuning telur
- Tutup adonan dan diamkan selama 30 menit
- Bagi adonan menjadi potongan masing-masing sekitar 5 g
- Bulatkan adonan, pipihkan, lalu gilas hingga berbentuk cakram berdiameter sekitar 7,5 cm. Taburi tepung maizena secukupnya agar tidak saling menempeltepung maizena
- Sambil membentuk sisa cakram, tutup adonan dengan kain lembap
Persiapan bahan
- Rendam jamur shiitake dalam air panas selama 10-15 menit hingga lunak. Lalu peras sekuat mungkin untuk mengeluarkan airnya. Iris sangat halus.4 jamur shiitake kering
- Iris daging babi, potong memanjang, lalu cincang halus. Rendam dalam air sambil dipijat selama 1-2 menit. Diamkan 10-15 menit. Setelah itu, tiriskan dalam saringan dan peras sekuat mungkin untuk mengeluarkan sisa air. Tips: bungkus dengan kain bersih agar lebih mudah diperas.227 g daging babi, 2 sendok makan air
- Bungkus udang dengan tisu dapur dan tekan untuk mengeluarkan kelembapan sebanyak mungkin. Cincang menjadi potongan kecil.113 g udang
- Potong wortel menjadi irisan, lalu bentuk korek api, kemudian cincang sangat halus.15 g wortel
Marinasi
- Dalam mangkuk, campurkan daging babi dengan semua bahan marinasi selama 2-3 menit hingga rata. Diamkan selama 15 menit.1 sendok makan kecap asin ringan, 2 sendok makan saus tiram, 0.5 sendok teh garam, 2 sendok teh gula, 2 sendok makan tepung maizena, 0.5 sendok teh soda kue, 0.5 sendok teh lada putih, 1 sendok teh kaldu ayam bubuk, 1 sendok makan minyak wijen, 1 sendok teh minyak bunga matahari
- Tambahkan jamur dan udang. Aduk rata selama beberapa menit, tutup, lalu simpan di kulkas selama 4-8 jam.
Membentuk siu mai
- Letakkan selembar kulit di telapak tangan.20 kulit siu mai
- Taruh sekitar 1 sendok teh isian di atas kulit, lalu ratakan perlahan tanpa dipadatkan.
- Bentuk lingkaran dengan telunjuk dan ibu jari, lalu letakkan kulit di atasnya. Bentuk corong dengan jari-jari lainnya.
- Gunakan bagian belakang sendok untuk mendorong isian ke tengah kulit, tepat ke lubang yang dibentuk oleh jari-jari Anda.
- Padatkan isian di dalam kulit dengan bantuan sendok sambil menekan sisi-sisinya dengan jari. Putar siu mai beberapa kali agar bentuknya rapi.
- Tekan bagian bawah siu mai agar sebagian isian terdorong ke atas, lalu ratakan permukaannya dengan sendok.
- Jika isiannya kurang, tambahkan lagi sedikit demi sedikit lalu ulangi prosesnya. Memang agak sulit dijelaskan lewat tulisan, tetapi lama-lama Anda akan terbiasa.
- Tambahkan sedikit wortel cincang di atas setiap siu mai
- Kukus selama sekitar 12 menit.
Catatan
- Susun siu mai di atas loyang besar dengan jarak yang cukup, lalu masukkan ke freezer selama 2 jam.
- Setelah beku, pindahkan ke kantong plastik. Langkah ini mencegah siu mai saling menempel.
- Biarkan siu mai mencair sepenuhnya di kulkas sebelum digunakan. Jadi, keluarkan dari freezer sehari sebelumnya.
