Hari ini, saya mengajak Anda ke Provinsi Sichuan untuk mencicipi hidangan yang benar-benar pedas: daging sapi ala Sichuan.
Kalau Anda belum tahu, Sichuan adalah wilayah di barat daya Tiongkok sekaligus habitat alami panda raksasa! Sayangnya, panda bukan untuk dimakan, jadi kali ini saya akan membahas tradisi kuliner daerah tersebut yang terkenal berani soal rasa pedas.

Masakan Sichuan terkenal dengan penggunaan lada Sichuan yang cukup intens serta cita rasa yang umumnya pedas dan kuat. Saya juga punya artikel lengkap tentang masakan Tiongkok kalau Anda ingin membahasnya lebih dalam.
Untuk resep daging sapi ala Sichuan ini, tentu saja Anda bisa mengganti lada Sichuan dengan merica butiran biasa. Karakter pedas khas dan sentuhan tradisionalnya memang akan sedikit berkurang, tetapi hasilnya tetap lezat—hanya berbeda.
Bahan-bahan daging sapi ala Sichuan
Anggur Shaoxing: anggur masak yang sangat populer dalam masakan Tiongkok dan nyaris tak tergantikan! Kalau Anda sering memasak hidangan Tiongkok, sebotol pun akan cepat habis terpakai.
Sebagai contoh, daging babi merah saya menggunakannya dalam jumlah yang cukup banyak. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut atau mencari penggantinya, silakan baca artikel saya tentang anggur Shaoxing.

Light soy sauce: jangan sampai tertukar dengan dark soy sauce. Anda bisa memakainya sebagai pengganti garam untuk membumbui hidangan sedikit demi sedikit selama memasak. Saya sarankan untuk membaca label dengan saksama agar memilih saus soy dengan bahan sesederhana mungkin. Saya juga punya artikel lengkap tentang berbagai jenis saus soy.
Minyak wijen: saya hanya menggunakan 1 sendok makan, dan sebaiknya jangan lebih dari itu. Aromanya sangat kuat, jadi jika dipakai berlebihan, rasa bahan lain bisa tertutup dan keseimbangan rasa hidangan ini pun hilang.
Lada Sichuan: lada Sichuan memberi cita rasa yang benar-benar khas; kabar baiknya, sekarang bahan ini sudah cukup mudah ditemukan.
Tips untuk daging sapi ala Sichuan
Karena lada Sichuan cukup kuat, jangan langsung menambahkan banyak sekaligus melebihi takaran resep. Cicipi sedikit demi sedikit; kalau tidak, Anda bisa mendapat kejutan yang membara dan para tamu pun mungkin akan membuat tagihan air Anda melonjak drastis (atau tagihan tisu toilet…).
Bahan penting lainnya adalah anggur Shaoxing. Anda bisa menggantinya dengan sherry, tetapi rasanya memang tidak akan sama. Kalau perlu, Anda bisa membelinya di Amazon di sini.
Resep ini sangat cepat, tetapi Anda tetap harus mengawasinya. Risiko gosong cukup tinggi, dan begitu ada sedikit rasa “hangus” pada hidangan, rasanya bisa berubah total. Ya, saya bicara dari pengalaman: baru sempat membalas SMS, tahu-tahu semuanya sudah melewati titik kritis dan terlambat untuk diselamatkan
Jadi, hati-hati! (Saya hanya bercanda, kok. Tenang saja, ini justru salah satu resep paling sederhana di situs saya, jadi “Tetap tenang dan masak daging sapi ala Sichuan”.)
Saya juga punya resep lain dari daerah ini: ayam karamel ala Sichuan atau ayam kung pao dengan saus cabai kental yang lezat.
Untuk mendapatkan daging yang empuk seperti di restoran, Anda bisa mengempukkannya dengan baking soda.

Peralatan
- 1 Wok
Bahan-bahan
- 300 g daging sapi iris tipis
- 5 jahe, iris tipis
- 4 cabai merah, iris tipis
- 1 bawang bombai, iris
- 4 daun bawang muda, iris tipis
- 2 wortel, potong memanjang
SAUS
- 1 sendok makan anggur Shaoxing
- 1 sendok makan minyak wijen
- 1 sendok makan kecap asin ringan
- 1 sejumput garam
- 1 sendok makan lada Sichuan utuh
- 1 sendok makan gula
Petunjuk
- Panaskan 1 sendok makan minyak di atas api besar, lalu tumis daging sapi selama 3–4 menit. Angkat dan sisihkan. Dalam mangkuk, campurkan semua bahan saus.
- Dengan api kecil, tumis jahe hingga harum dan sedikit kecokelatan. Tambahkan cabai, bawang bombai, dan wortel, lalu tumis dengan api sedang selama 4–5 menit.
- Masukkan kembali daging sapi, daun bawang muda, dan saus, lalu masak hingga kuahnya sedikit menyusut. Sajikan segera.
