Suka madu? Suka ayam? Sebagai sepupu jauh dari hidangan Amerika ayam & wafel, ayam renyah madu Tionghoa memadukan manisnya madu dengan kerenyahan ayam.
Untuk menghasilkan ayam madu yang sempurna, marinasi benar-benar krusial, jadi jangan dilewatkan! 30 menit adalah waktu minimum; kalau bisa semalaman, hasilnya jauh lebih baik. Singkatnya, paha ayam memang sudah juicy, tetapi dengan marinasi ini… benar-benar luar biasa.
Bayangkan menggigit potongan ayam goreng yang renyah: mula-mula manisnya madu menyapa lidah, lalu disusul ledakan rasa saat bagian dalam ayam melepaskan seluruh kelezatannya. Untuk sentuhan rasa yang lebih mantap, tambahkan sedikit bawang putih cincang.

Bahan-bahan untuk ayam madu
Anggur shaoxing: Ini adalah komponen penting dalam marinasi. Klik di sini untuk mengetahui penggantinya, tetapi sejujurnya, bahan ini memang layak dibeli.
Saus soy light: Berbeda dengan saus soy dark, ini adalah saus soy asin “standar” yang bisa Anda temukan di sebagian besar supermarket
Apa yang cocok disajikan bersama ayam madu?
Menurut saya, ayam ini paling pas ditemani sesuatu yang rasanya cukup netral. Misalnya, nasi Kanton ekspres saya sangat cocok dipadukan dengan ayam madu. Tinggal hilangkan dagingnya.

Tips agar ayam madu selalu berhasil
Jangan menggoreng terlalu banyak potongan ayam sekaligus agar tidak saling menempel. Saya biasanya menggoreng sekitar 6 hingga 8 potong per batch saat memakai penggorengan Asia kecil saya.
Paling enak disajikan segera. Tepung panir khusus saya memang cukup tahan banting, tetapi setelah beberapa saat, gorengan ayam tetap akan mulai kehilangan kerenyahannya.

Gunakan termometer dapur untuk memastikan minyak berada pada suhu yang tepat. Jika minyak terlalu panas, bagian luar ayam bisa gosong sebelum bagian dalam matang. Jika minyak terlalu dingin, ayam akan menyerap lebih banyak minyak dan terasa berat serta berminyak (lemak memang nikmat, tetapi tetap secukupnya).
Jika ingin menyisakan untuk hari berikutnya, simpan sebagian ayam renyah terpisah dari sausnya. Dengan begitu, Anda bisa memanaskan kembali ayam dan saus secara terpisah, sehingga rasa dan teksturnya tetap terjaga. Yang paling ideal, bekukan ayam madu (tanpa saus) setelah penggorengan pertama, lalu “panaskan kembali” dengan menggorengnya lagi. Pada dasarnya, caranya mirip seperti kentang goreng beku.
Anda bisa memakai dada ayam, tetapi paha ayam jelas memberikan rasa terbaik.
Kalau Anda suka perpaduan rasanya, saya sangat menyarankan untuk mencoba ayam bawang putih dan madu


Peralatan
- 1 Wok
Bahan-bahan
Ayam dan bumbu marinasi
- 300 g paha ayam atas tanpa kulit dan tanpa tulang, potong-potong
- 1 sendok makan kecap asin light
- 2 sendok teh arak Shaoxing
- 2 sendok teh tepung maizena
Tepung panir
- 1 porsi tepung panir serbaguna
Saus madu
- 150 g madu
- 25 g glukosa ATAU sirup jagung (jika tidak ada, gunakan madu)
- 1 sendok makan kecap asin light
- 2 sendok teh arak Shaoxing
Petunjuk
- Marinasi ayam selama 30 menit.300 g paha ayam atas tanpa kulit dan tanpa tulang, potong-potong, 1 sendok makan kecap asin light, 2 sendok teh arak Shaoxing, 2 sendok teh tepung maizena
- Siapkan dua mangkuk terpisah. Campurkan bahan tepung panir di satu mangkuk dan bahan saus di mangkuk lainnya, lalu sisihkan.1 porsi tepung panir serbaguna, 150 g madu, 25 g glukosa ATAU sirup jagung (jika tidak ada, gunakan madu), 1 sendok makan kecap asin light, 2 sendok teh arak Shaoxing
- Baluri ayam dengan tepung panir, lalu goreng. Goreng pertama pada suhu 180 derajat hingga kuning keemasan muda, lalu goreng sekali lagi hingga berwarna keemasan dan renyah. Teknik ini menghasilkan kerenyahan yang ideal.
- Panaskan saus dalam panci besar di atas api sedang. Setelah panas, masukkan potongan ayam goreng, lalu aduk hingga seluruh permukaannya terbalut saus.
- Sajikan bersama nasi.
