Ayam tumis khas Malaysia yang lezat dengan jahe dan daun bawang
Seperti babi goreng khas Malaysia atau daging sapi tumis jahe, resep Asia yang mudah ini berasal dari diaspora Tionghoa di Malaysia. Lebih tepatnya, hidangan serupa berakar dari tradisi masakan Tionghoa Kanton. Meski begitu, jangan sampai tertukar dengan ayam jahe.

Masakan dai chow
Hidangan ini termasuk dalam kategori yang di Malaysia dikenal sebagai “masakan dai chow”, yang secara harfiah berarti “tumis besar” dalam bahasa Kanton. Istilah ini merujuk pada beragam hidangan tumis khas yang bisa dipesan, mulai dari sayuran, sup yang dimasak lama, daging, hidangan laut, ikan kukus, hingga banyak lagi.

Secara tradisional, restoran dai chow kerap didatangi keluarga Tionghoa ketika memasak untuk semua orang di rumah terasa terlalu merepotkan. Konsepnya mengingatkan pada santapan rumahan: beberapa lauk disajikan di tengah meja, lalu dinikmati bersama nasi.
Namun, berkat keragaman budaya Malaysia, restoran-restoran ini akhirnya digemari oleh kalangan yang jauh lebih luas. Jika Anda berkunjung ke Kuala Lumpur, Anda hampir pasti akan menemukannya.
Bahan utama untuk ayam tumis Malaysia dengan jahe dan daun bawang muda
Kecap asin light: jangan disamakan dengan kecap asin dark; ini adalah kecap asin klasik yang rasanya gurih dan mudah ditemukan di mana-mana
Saus tiram: menambahkan sentuhan umami dan rasa gurih yang luar biasa pada hidangan
Minyak wijen: memberikan aroma kacang yang harum dan lezat pada seluruh hidangan
Anggur Shaoxing: arak beras khas Tiongkok yang klasik. Bisa diganti dengan sherry kering
Ayam: sebaiknya gunakan paha atas ayam. Bagian ini lebih juicy dan rasanya lebih maksimal. Anda tetap bisa memakai dada ayam, tetapi hasilnya tidak akan segurih itu.

Peralatan
Bahan-bahan
- 400 g daging paha ayam atas tanpa tulang, diiris, dengan kulit
- 40 g jahe iris tipis
- 3 daun bawang ambil bagian putihnya saja, iris tipis. Simpan bagian hijaunya untuk taburan
- 4 siung bawang putih iris tipis
- 0.5 bawang bombai potong menjadi 4 bagian
Marinasi
- 1 sendok makan kecap asin light
- 1 sendok makan saus tiram
- 1 sendok teh minyak wijen
- lada putih sesuai selera
- 1.5 sendok makan maizena
Saus
- 1 sendok makan kecap asin light
- 1 sendok makan saus tiram
- 3 sendok makan arak Shaoxing
- lada putih sesuai selera
- 30 ml air
- 1 sendok teh maizena
Taburan
- bagian hijau daun bawang, iris tipis
Pelengkap
- nasi putih matang
Petunjuk
- Campurkan ayam dengan bahan marinasi, kecuali maizena.400 g daging paha ayam atas, 1 sendok makan kecap asin light, 1 sendok makan saus tiram, 1 sendok teh minyak wijen, lada putih

- Tambahkan maizena, lalu diamkan selama 15 menit agar meresap.1.5 sendok makan maizena

- Dalam sebuah mangkuk, campurkan semua bahan saus, kecuali maizena dan air.1 sendok makan kecap asin light, 1 sendok makan saus tiram, 3 sendok makan arak Shaoxing, lada putih

- Dalam mangkuk lain, campurkan air dan maizena.30 ml air, 1 sendok teh maizena

- Panaskan minyak dalam wajan atau wok, lalu tumis jahe hingga keemasan.40 g jahe

- Masukkan bawang putih.4 siung bawang putih

- Masukkan ayam. Masak satu sisi tanpa diaduk hingga terbentuk kerak kecokelatan (sekitar 5 menit), lalu balik semua potongannya.

- Masukkan bagian putih daun bawang dan bawang bombai. Masak hingga layu dan empuk.3 daun bawang, 0.5 bawang bombai

- Tuang saus, lalu masak hingga sedikit menyusut.

- Tambahkan larutan maizena, lalu aduk cepat hingga saus mengental.

- Masukkan bagian hijau daun bawang, aduk sebentar, angkat dari api, lalu sajikan selagi panas dengan nasi.bagian hijau daun bawang, iris tipis, nasi putih matang

