Semur khas Vietnam yang lezat, pedas, harum, dan begitu menghangatkan!
Dengan wortel dan potongan daging yang terendam dalam kuah yang kaya dan kental, hidangan ini sedikit mengingatkan pada boeuf bourguignon. Untuk variasi dan mungkin juga mengejutkan para tamu, saya sajikan semur daging sapi… ala Vietnam. Inilah resep Bo Kho!
Apa itu Bò kho?
Di antara berbagai hidangan semur yang pernah Anda cicipi, yang satu ini jelas menjadi salah satu andalan masakan Vietnam. Bò kho adalah semur berisi potongan daging sapi dan wortel yang dimasak perlahan dalam kuah berbahan dasar pasta tomat dan serai.

Biasanya disajikan bersama nasi kukus atau mi, kadang bahkan dengan baguette panggang. Di Laos, semur daging sapi Vietnam beraroma serai ini juga dikenal sebagai Phô merah.
Ini adalah hidangan yang pas untuk disantap sampai kuahnya tandas, dan justru itulah yang membuatnya makin menggugah selera. Jadi, meskipun waktu memasaknya cukup lama, hasil akhirnya benar-benar sepadan. Rasanya kaya, intens, pedas, dan harum.
Masakan Vietnam kerap bermain pada keseimbangan antara kesegaran aromatik seperti serai dan intensitas rempah serta daging. Inilah yang membedakannya dari sebagian besar kari dalam masakan Indonesia dan Malaysia.
Dari mana asal Bo Kho?
Seperti banyak hidangan Vietnam lainnya, asal-usul Bo Kho masih belum jelas. Yang paling sering diyakini, hidangan ini lahir dari beragam pengaruh kuliner, baik dari Timur maupun Barat. Anda akan melihat bahwa jumlah dan jenis rempah yang digunakan dalam resep ini terasa cukup tidak biasa dibandingkan dengan hidangan berkuah Vietnam lainnya, seperti Phô, misalnya.

Dalam banyak hal, hidangan ini bisa dikaitkan dengan masakan India karena sensasi rempahnya yang “hangat”. Bahkan, ada anggapan bahwa hidangan paling pedas di Vietnam berasal dari budaya Hindu yang berkembang di Vietnam bagian tengah lebih dari seribu tahun lalu. Hal itu cukup masuk akal, mengingat Vietnam sendiri merupakan persinggahan penting di jalur rempah menuju Eropa pada masa itu. Mau tak mau, pengaruhnya terasa pada masakan setempat.
Tak bisa dimungkiri, pengaruh Eropa pun terasa kuat. Hidangan semur yang kaya dan mengenyangkan, seperti boeuf bourguignon, tentu akrab bagi kita, belum lagi baguette untuk menyapu tetes saus terakhir!
Dan yang menarik: saat Prancis memerintah Vietnam pada abad ke-19, mereka memperkenalkan daging sapi ke dalam pola makan masyarakat Vietnam. Jadi, Bo Kho memang merupakan perpaduan berbagai budaya. Banh mi juga menjadi contoh menarik pengaruh kuliner Prancis di Vietnam.
Bahan-bahan utama Bò kho

Daging sapi: tanpa bahan ini, Bo Kho akan kehilangan kedalaman rasa dan kekayaannya. Dalam resep ini, saya menggunakan flank sapi yang dipotong dadu, tetapi potongan daging sapi lain untuk semur juga sama cocoknya.
Serai: meski terlihat sederhana, bahan ini memegang peran penting dalam resep ini karena menyeimbangkan kekayaan rasa dan intensitas rempah serta daging. Keseimbangan seperti inilah yang sangat khas dalam masakan Vietnam.
Saus ikan: Saus ikan memberi warna kemerahan sekaligus rasa asin dan umami pada semur ini.
Pasta Bò kho: ini adalah campuran rempah bubuk atau pasta yang memang dibuat khusus untuk hidangan ini. Di dalamnya biasanya ada bunga lawang, kayu manis, pala, cengkih, bubuk cabai… Inilah fondasi rasa Bo Kho. Wajib ada. Anda bisa menemukannya di toko bahan makanan khusus atau membelinya secara online.
Pasta tomat: cocok untuk memberi sedikit rasa asam sekaligus mengentalkan kuah. Bahan ini pula yang memberi warna merah khas pada hidangan ini.
Tips agar Bò kho anti gagal
Jika Anda menggunakan tendon sapi, yang membutuhkan waktu masak lebih lama, rebus terlebih dahulu secara terpisah hingga empuk, lalu masukkan ke panci saat semur hampir matang.

Bahan-bahan
- 700 gram daging flank sapi atau daging sapi untuk semur, potong dadu
- 3 sendok makan serai cincang halus
- 0.5 sendok makan saus ikan
- 0.5 sendok teh garam
- 1 sendok teh lada hitam bubuk
- 3 siung bawang putih cincang
- 1 bawang merah cincang
- 1 bumbu bo kho larutkan dengan sekitar 1 sendok makan air
- 1 sendok makan minyak gunakan minyak netral, misalnya minyak bunga matahari
- 2 sendok makan pasta tomat
- 700 ml air
- 4 wortel kupas, lalu potong sepanjang 2,5 cm
- 4 porsi mi untuk sup. Gunakan jenis favorit Anda, seperti ramen, udon, mi phở, dan lain-lain
Petunjuk
- Campurkan daging sapi dengan serai, saus ikan, garam, lada hitam, bawang putih, bawang merah, dan bumbu bo kho. Diamkan selama minimal 30 menit atau semalaman, hingga 24 jam.700 gram daging flank sapi, 3 sendok makan serai, 0.5 sendok makan saus ikan, 0.5 sendok teh garam, 1 sendok teh lada hitam, 3 siung bawang putih, 1 bawang merah, 1 bumbu bo kho

- Panaskan minyak dalam panci besar di atas api sedang-besar. Masukkan daging sapi beserta bumbunya, lalu tumis hingga kecokelatan.1 sendok makan minyak

- Masukkan pasta tomat, lalu lanjutkan memasak hingga cairannya menyusut.2 sendok makan pasta tomat

- Tuang air secukupnya hingga daging sapi terendam.700 ml air

- Didihkan, lalu kecilkan api hingga kuah mendidih perlahan. Masak selama 6 hingga 8 jam sampai daging sapi empuk.
- Pada 20 menit terakhir memasak, masukkan potongan wortel.4 wortel

- Sajikan dalam mangkuk saji dengan mi pilihan Anda. Hidangan ini juga nikmat disajikan bersama nasi atau roti.4 porsi mi
