Babi karamel, atau thịt kho, adalah salah satu hidangan paling terkenal dalam masakan Vietnam, setelah phở dan nem. Hidangan ini memadukan manisnya karamel dengan gurihnya nước mắm. Untuk variasi yang berbeda, daging babi kadang diganti dengan ikan atau daging sapi.
Apa pun versinya, jenis karamel seperti ini adalah salah satu cita rasa favorit saya, dan saya benar-benar ketagihan. Rasanya, Anda pun akan menyukainya. Dari kegemaran ini, saya juga mengembangkan beberapa resep lain yang akan segera hadir di sini. Nantikan, ya.

Kalau Anda menyukai resep ini, babi merah juga sepertinya akan cocok dengan selera Anda.
Tips membuat babi karamel khas Vietnam
Anda bisa mengganti bawang merah dengan bawang bombai.
Saat proses karamelisasi, sangat penting untuk terus mengawasi agar karamel tidak gosong. Ini bisa terjadi sangat cepat karena dimasak dengan api besar.
Jika karamel belum terbentuk: sebelum mulai memasak, pastikan panci atau wok Anda cukup lebar. Semakin luas permukaannya, semakin cepat karamel terbentuk.

Apa pun caranya, kunci membuat babi karamel adalah kesabaran. Jika Anda menggunakan panci yang kecil dan dalam untuk resep ini, saus akan membutuhkan waktu sangat lama untuk mengental.
Jika Anda menggunakan potongan babi yang sangat berlemak (seperti samcan), kurangi jumlah air karena potongan ini mengeluarkan banyak cairan. Anda juga tidak perlu mengaduk terlalu lama.
Pilihan nasi saya untuk hidangan ini adalah nasi melati atau nasi sushi (cuci hingga benar-benar bersih sebelum dimasak). Anda bisa menyajikannya polos karena saus babinya sudah sangat kaya rasa, atau menumisnya sebentar dengan bawang bombai dan kecap asin.

Selain itu, saya juga punya resep nasi Kanton yang sangat cocok disajikan bersama babi karamel. Dan kenapa tidak melengkapinya dengan daging sapi daun bawang muda?
Jika berbagai jenis kecap asin masih terasa membingungkan, coba baca artikel lengkap saya tentang macam-macam kecap asin

Peralatan
- 1 Wok
Bahan-bahan
- 500 g daging babi, potong-potong
- 2 bawang merah cincang halus
- 1 sendok makan jahe parut
- 1 cabai merah, iris tipis
- 75 g gula cokelat
- 1 sendok makan saus ikan (tambahkan lagi sesuai selera)
- 4 daun bawang, potong 1 cm
- 200 ml air
- 1 sendok makan kecap asin pekat
- 2 sendok makan santan
Petunjuk
- Panaskan sedikit minyak dalam wok di atas api besar, lalu tumis daging babi secara bertahap hingga kecokelatan merata. Angkat dan sisihkan.500 g daging babi, potong-potong
- Kecilkan api, lalu masukkan bawang merah, jahe, dan cabai. Tumis dengan api kecil selama beberapa menit hingga layu dan harum.2 bawang merah cincang halus, 1 sendok makan jahe parut, 1 cabai merah, iris tipis
- Tambahkan gula, saus ikan, kecap asin, 200 ml air, dan santan ke dalam wok, lalu aduk rata. Didihkan sambil terus diaduk hingga gula larut. Setelah 5 menit, masukkan daun bawang.75 g gula cokelat, 1 sendok makan saus ikan (tambahkan lagi sesuai selera), 1 sendok makan kecap asin pekat, 200 ml air, 2 sendok makan santan, 4 daun bawang, potong 1 cm
- Masukkan kembali daging babi ke dalam wok. Masak dengan api besar selama 8 hingga 10 menit sampai saus mengental, melapisi daging dengan baik, dan tampak mengilap.
- Cicipi, lalu tambahkan sedikit lagi saus ikan jika perlu.
