Saya selalu sulit menolak kalau menu makan malamnya adalah masakan Tionghoa pesan antar. Namun, Anda pasti tahu, saya memang suka sekali mencari cara untuk membuat semua hidangan favorit di rumah sendiri dengan nyaman.
Tentu saja, menyantap hidangan di restoran selalu menyenangkan, tetapi saya lebih suka bisa mengontrol sendiri kadar lemak, gula, dan garam dalam masakan… dan yang paling penting, rasanya.
Apa itu daging sapi saus jahe?
Hidangan yang terinspirasi dari masakan Tionghoa ini terdiri dari irisan daging sapi goreng yang renyah, lalu dilumuri saus manis-pedas dengan aroma jahe dan bawang putih yang kuat. Jika Anda belum pernah mencicipi perpaduan manis-gurih sesempurna ini, bersiaplah untuk terpikat.

Bahan-bahan daging sapi saus jahe
- Steak: pilih potongan yang cepat matang
- Minyak nabati: untuk menggoreng. Minyak kedelai, kacang tanah, atau bunga matahari cocok digunakan
- Tepung maizena: penting untuk lapisan renyah
- Lada putih: bisa diganti dengan lada hitam biasa jika itu yang tersedia.
- Kecap asin: kecap asin biasa yang mudah ditemukan di toko. Pelajari selengkapnya di sini
- Cuka beras: jika sulit ditemukan, cuka putih biasa juga bisa digunakan. Namun, saya tetap sangat menyarankan cuka beras
- Serpihan cabai: saya merekomendasikan gochugaru Korea, tetapi jenis lain juga bisa dipakai sesuai tingkat kepedasan yang Anda suka
- Bawang putih dan jahe: gunakan yang dicincang segar atau yang siap pakai dalam toples.
- Pelengkap: biji wijen dan daun bawang.

Bagaimana cara menyimpan daging sapi saus jahe?
Pindahkan daging sapi saus jahe ke wadah kedap udara, lalu simpan di kulkas selama 3–4 hari. Anda bisa memanaskannya kembali di microwave atau di wajan dengan api sedang. Jika menggunakan wajan, tambahkan sedikit kaldu sapi atau air agar saus tidak terlalu mengering saat dipanaskan kembali.
Jika mau, sisa hidangan ini juga bisa dibekukan. Daya tahannya mencapai 2–3 bulan di freezer. Untuk menyajikannya kembali, panaskan di microwave atau di wajan. Jika memilih metode wajan, biarkan daging sapi saus jahe mencair semalaman di kulkas.

Peralatan
Bahan-bahan
- 450 g daging sapi iris tipis
- 1 sejumput garam
- 1 sejumput lada putih
- 3 sendok makan tepung maizena
- 200 g daun bawang muda, potong 1 cm
SAUS
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 1 potong jahe 2 cm, iris tipis
- 0.25 sendok makan kecap asin light
- 1 sendok makan cuka beras
- 3 sendok makan gula
- 1 sendok teh serpih cabai opsional
Petunjuk
- Aduk semua bahan saus hingga tercampur rata.3 siung bawang putih, cincang halus, 1 potong jahe 2 cm, iris tipis, 0.25 sendok makan kecap asin light, 1 sendok makan cuka beras, 3 sendok makan gula, 1 sendok teh serpih cabai
- Dalam mangkuk, campurkan daging sapi dengan tepung maizena, lada putih, dan garam hingga seluruh permukaannya terlapisi rata.450 g daging sapi iris tipis, 1 sejumput garam, 1 sejumput lada putih, 3 sendok makan tepung maizena
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan di atas api sedang-besar. Tumis daun bawang muda selama 2-3 menit, lalu sisihkan.200 g daun bawang muda, potong 1 cm
- Tambahkan sedikit minyak lagi, lalu tumis daging sapi di atas api besar selama 2-3 menit. Kecilkan ke api sedang-besar, masukkan saus, lalu aduk cepat.
- Masukkan kembali daun bawang muda, aduk selama 1 menit, lalu sajikan.
