porc chashu découpé sur une planche en bois

Chashu Babi untuk Ramen – Babi rebus khas Jepang

Hari ini, kita akan membahas salah satu elemen yang sering diremehkan, padahal sangat penting dalam semangkuk ramen yang sempurna: chashu. Perut babi yang dibrais ini lembut, gurih-manis, dan lumer di mulut, mampu mengubah ramen yang enak menjadi pengalaman kuliner yang benar-benar istimewa. Inilah yang membuat chashumen begitu terkenal.

Langsung ke Resep
4.65/5 (17)

Sayangnya, banyak restoran menyajikan chashu yang kering atau liat. Padahal, jika dimasak dengan tepat, chashu bisa mengangkat semangkuk ramen ke level lain. Entah dasarnya kaldu chintan atau kaldu paitan, itu baru langkah awal menuju ramen yang benar-benar istimewa; topping berkualitas tetap wajib.

irisan babi di dalam kaldu
Kaldu yang enak adalah langkah pertama menuju chashu yang lezat

Apa Itu Chashu Babi?

Chashu adalah olahan perut babi khas masakan Jepang yang sangat populer dalam hidangan ramen. Daging babi ini dibrais perlahan selama berjam-jam, sehingga aroma marinadenya – biasanya campuran kecap asin, sake, mirin, dan bumbu lainnya – meresap hingga ke bagian dalam daging. Proses memasak lambat ini mengubah perut babi menjadi daging yang lembut dan juicy.

Biasanya, chashu disajikan dalam irisan tipis di atas semangkuk ramen untuk menambahkan rasa yang kaya dan gurih pada hidangan. Teksturnya yang lembut serta perpaduan rasa manis dan asin melengkapi komponen ramen lainnya dengan sempurna, seperti kaldu, mi, dan sayuran.

Selain menjadi elemen penting dalam ramen, chashu juga bisa digunakan dalam berbagai hidangan Jepang lainnya, baik sebagai topping maupun sebagai komponen utama.

chashu babi yang diiris di atas talenan kayu

Asal-Usul Chashu

Para pencinta masakan Asia pasti langsung menyadari kemiripan namanya: chashu Jepang terinspirasi dari char siu Tiongkok, yaitu babi panggang berlapis glasir merah menyala, tetapi berkembang dengan caranya sendiri.

Berbeda dengan char siu yang secara tradisional dipanggang dengan marinasi kental dan manis, chashu Jepang dimasak perlahan dalam kaldu yang sangat aromatik dan, dari segi tampilan, menyerupai pancetta Italia.

pancetta Italia di atas talenan kayu
Mirip, bukan?

Seperti gyoza dan ramen, chashu adalah salah satu hidangan turunan dari masakan Tiongkok yang kemudian bertransformasi total di Jepang.

Cara Memanaskan Kembali Chashu Babi

Saat menyiapkan chashu untuk ramen, langkah terakhir adalah menghangatkan kembali irisannya. Ada beberapa cara yang efektif.

Metode 1: Di dalam kaldu

Ini adalah cara yang paling sederhana. Cukup masukkan irisan chashu ke dalam kaldu panas sesaat sebelum disajikan. Saat mangkuk sampai di meja, chashu sudah hangat, empuk, dan siap dinikmati.

Metode 2: Dalam cairan masak

Ini adalah teknik yang lebih halus dan bisa memperkaya rasa chashu. Setelah babi matang, Anda akan mendapatkan kaldu yang lezat. Cairan ini bukan hanya bisa dipakai untuk merendam telur setengah matang, tetapi juga untuk memanaskan kembali chashu.

Memanaskan irisan selama beberapa detik dengan api kecil dalam cairan ini akan membuatnya hangat sekaligus membantu rasa meresap lebih dalam, sehingga chashu jadi semakin nikmat.

semangkuk ramen di atas latar kayu hitam
Sebagian restoran tidak meluangkan waktu untuk menggulung perut babi dan memilih memasaknya dalam bentuk “blok”, yang sebenarnya juga tidak buruk.

Bagian Babi Apa yang Paling Cocok?

Beberapa orang mengatakan bahwa leher babi juga cocok. Saya sendiri belum pernah mencobanya, meski potongan ini memang punya marbling yang bagus. Namun, secara tradisional, pilihan terbaik tetap perut babi (pork belly). Meski begitu, leher babi yang dibrais dengan cara ini di dalam oven juga berpotensi sangat enak.

Bahan-Bahan Chashu Babi

Anda mungkin memperhatikan adanya air jeruk nipis; bersama bawang putih dan jahe, bahan ini memberi sentuhan asam yang membantu melunakkan daging semaksimal mungkin.

Kemudian ada trio andalan masakan Jepang: mirin, sake, dan kecap asin. Dua bahan pertama memberi sentuhan manis, sementara rasa asin dan umami datang dari kecap asin. Di sini, Anda juga bisa menggunakan kecap asin tamari.

porc chashu découpé sur une planche en bois

Chashu Babi untuk Ramen – Babi Rebus Khas Jepang

Cetak Resep Pinner la recette Ajouter à ma liste
4.65/5 (17)
Waktu Persiapan: 20 menit
Waktu Memasak: 4 jam
Waktu Total: 4 jam 20 menit
Hidangan: Hidangan pendamping
Masakan: Jepang
Porsi: 5 porsi
Kalori: 1260kcal
Penulis: Marc Winer

Bahan-bahan

  • 1 kg samcan tanpa garam dengan kulit

Bahan kuah

  • 30 g jahe segar potong-potong
  • 30 g bawang putih biarkan utuh
  • 4 daun bawang potong menjadi beberapa bagian besar
  • 200 ml air
  • 165 ml sake
  • 125 ml kecap asin ringan
  • 100 g gula cokelat
  • 220 ml mirin
  • 1 bunga lawang
  • 1 bawang merah belah dua memanjang, biarkan kulitnya tetap menempel
  • 0.5 batang kayu manis
  • 0.5 jeruk nipis ambil daging buah dan airnya saja

Petunjuk

  • Letakkan samcan di atas talenan.
    1 kg samcan tanpa garam
    placé sur une planche
  • Gulung samcan ke arah mana pun; yang penting bagian kulit berada di sisi luar.
  • Ikat samcan dengan kuat menggunakan benang jagal, beri jarak sekitar 2 cm di antara setiap ikatan.
    roulé et attaché
  • Panaskan oven hingga 135°C.
  • Masukkan semua bahan kuah ke dalam panci yang aman untuk oven.
    30 g jahe segar, 30 g bawang putih, 4 daun bawang, 200 ml air, 165 ml sake, 125 ml kecap asin ringan, 100 g gula cokelat, 220 ml mirin, 1 bunga lawang, 1 bawang merah, 0.5 batang kayu manis, 0.5 jeruk nipis
    ingrédients bouillon dans casserole
  • Panaskan di atas api sedang-besar hingga mendidih.
    bouillon qui bout
  • Masukkan daging babi; tidak masalah jika daging tidak terendam sepenuhnya.
    porc placé danqs le bouillon
  • Tutup panci sambil menyisakan sedikit celah. Jika perlu, gunakan aluminium foil, tetapi pastikan tertutup rapat.
  • Pindahkan panci ke oven pada suhu 135°C. Masak selama 3 sampai 4 jam sambil sesekali membalik daging, hingga benar-benar empuk.
    Porc chashu après passage au four
  • Pindahkan ke wadah kedap udara bersama kuahnya, lalu simpan di kulkas hingga dingin. Anda juga bisa menambahkan telur setengah matang untuk dimarinasi sebagai pelengkap ramen.
    Porc chashu dans un contenant hermétique
  • Sebelum disajikan, saring kuahnya lalu sisihkan. Kuah ini masih bisa digunakan lagi.
  • Iris daging babi tipis-tipis.
    porc chashu découpé sur une planche en bois
  • Untuk menghangatkan, masukkan irisan babi ke dalam kuah ramen sebelum disajikan.

Catatan

Langkah pendinginan sangat penting agar hasil akhirnya gurih dan tetap lembap. Selain itu, daging yang baru matang masih terlalu panas untuk diiris rapi.

Nutrisi

Kalori: 1260kcal | Féculents: 46g | Protein: 22g | Lemak: 106g | Lemak Jenuh: 39g | Lemak tak jenuh ganda: 11g | Lemak tak jenuh tunggal: 49g | Kolesterol: 144mg | Natrium: 1782mg | Kalium: 560mg | Serat: 1g | Gula: 31g | Vitamin A: 121IU | Vitamin C: 7mg | Kalsium: 62mg | Besi: 2mg
Sudah mencoba resep ini?Tag @marcwiner di Instagram!
4.65 dari 17 penilaian (17 penilaian tanpa komentar)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Beri rating pada resep ini