Apa itu ssamjang?
Ssamjang adalah kondimen khas masakan Korea yang berbentuk pasta merah tua dan agak kental. Rasanya sangat kaya karena dibuat dari campuran doenjang, gochujang, minyak wijen, biji wijen, bawang putih, dan biasanya sedikit pemanis. Itulah sebabnya ssamjang memiliki cita rasa asin dan pedas yang cukup tegas.

Bagaimana cara menggunakan ssamjang?
Ssamjang lebih sering disajikan sebagai saus pendamping daripada digunakan untuk memasak. Misalnya, ssamjang sangat cocok dijadikan saus cocolan untuk aneka sayuran: wortel, brokoli mentah, paprika…

Cara lain menikmati ssamjang: tambahkan saat menyiapkan hidangan seperti nasi atau daging yang dibungkus dengan daun atau rumput laut.
Di mana membeli ssamjang?
Walau saya menyarankan untuk membuatnya sendiri, ssamjang siap pakai juga mudah ditemukan di toko bahan makanan Asia. Atau beli di sini.
Bagaimana menyimpan ssamjang?
Untuk ssamjang yang dibeli di toko, caranya kurang lebih sama seperti menyimpan ketchup. Saya sarankan menyimpannya di kulkas agar kualitasnya tetap optimal. Ssamjang bisa bertahan hingga 6 bulan. Setelah itu, andalkan indera Anda: jika warna merah alaminya tampak berubah, atau jika setelah dicicipi rasanya terasa berbeda, berarti ssamjang tersebut sudah tidak layak digunakan.
Bagaimana cara membuat ssamjang?
Kemungkinan besar Anda tidak punya ssamjang di dapur. Namun, jika stok bumbu Asia Anda sudah cukup lengkap, ssamjang sangat mudah dibuat sendiri! Anda hanya memerlukan beberapa bahan utama berikut:
- doenjang
- gochujang
- wijen sangrai
- minyak wijen
Campurkan semuanya dalam sebuah mangkuk. Jika masih ada sisa, jangan dibuang! Simpan dalam wadah kedap udara; ssamjang bisa digunakan kembali untuk resep lain dalam waktu dua minggu, asalkan disimpan dengan baik di kulkas.

Bahan-bahan
- 2 sendok makan doenjang
- 1 sendok makan gochujang
- 2.5 sendok makan wijen sangrai
- 2.5 sendok makan madu
- 1 siung bawang putih cincang halus
- 0.5 sendok makan minyak wijen
Petunjuk
- Campurkan semua bahan dalam mangkuk.
