Panaskan dengan api kecil untuk menguapkan alkoholnya (proses ini disebut nikiri).
Biarkan dingin.
Perendaman dan Penyaringan
Masukkan air perasan jeruk, mirin dan sake yang sudah dingin, kecap asin, katsuobushi, dan kombu ke dalam stoples atau botol kaca yang bersih.
100 ml kecap asin Jepang,, 10 g katsuobushi, 1 potong kombu
Aduk rata.
Tutup wadah.
Diamkan semalaman di dalam kulkas.
Saring saus menggunakan saringan halus atau saringan teh.
Keluarkan katsuobushi dan kombu.
Catatan
Dasar saus ini sederhana: 1 bagian kecap asin untuk 1 bagian air perasan jeruk. Selanjutnya, sesuaikan dengan selera menggunakan sedikit dashi, mirin, atau cuka beras. Saat baru dibuat, rasa jeruknya sangat tajam; setelah didiamkan sebentar, rasanya menjadi lebih lembut.Yuzu segar sulit ditemukan dan mahal di Eropa. Pengganti terbaiknya adalah air perasan yuzu 100 % dalam botol, yang dijual di toko bahan makanan Asia atau secara daring, dengan takaran yang sama (100 ml). Tanpa yuzu, ada dua campuran yang cocok untuk menghasilkan 100 ml air perasan: 50 ml lemon dan 50 ml jeruk nipis; atau 50 ml lemon, 30 ml jeruk nipis, dan 20 ml jeruk limau gedang, yang memberikan sedikit rasa pahit khas yuzu. Air perasan jeruk nipis cepat menjadi pahit: peras jeruk saat akan membuat saus.Nikiri adalah proses memanaskan mirin dan sake untuk menguapkan alkoholnya: tanpa langkah ini, saus akan tetap memiliki rasa alkohol yang menyengat.Gunakan wadah kaca atau keramik yang sudah disiram air mendidih sebelum dipakai: saus ini bersifat asam dan akan berasa logam jika disimpan dalam wadah logam.Setelah disaring, simpan saus di dalam kulkas dalam botol kaca yang bersih. Versi dengan air perasan segar dan tanpa cuka ini tahan sekitar satu bulan. Saus juga bisa dibekukan dalam cetakan es batu.