1sendok tehdaun sage keringatau 3 lembar daun sage segar
0.5sendok makanminyak zaitun extra virgin
Procédé
Memanggang paprika dan bawang putih bersama kulitnya
Panaskan oven hingga 200 derajat.
Cuci paprika lalu keringkan. Biarkan tangkainya tetap menempel agar paprika mudah dipegang nantinya.
1 paprika merah
Buang kulit terluar bonggol bawang putih, tetapi biarkan semua siung tetap menempel dan utuh. Potong ujung atas semua siung. Tuangkan sedikit minyak pada permukaan yang dipotong. Bungkus bonggol bawang putih dengan aluminium foil.
1 bonggol bawang putih, 0.5 sendok makan minyak zaitun extra virgin
Letakkan paprika dalam wadah tahan oven. Letakkan bonggol bawang putih yang sudah dibungkus di sebelahnya. Masukkan ke dalam oven dan atur pewaktu selama 45 menit.
Sup
Keluarkan wadah dari oven setelah 45 menit dan biarkan dingin. Tunggu sekitar 5 hingga 10 menit sebelum melanjutkan agar tangan tidak terbakar.
Kupas kulit paprika. Buang bijinya. Bila perlu, bilas di bawah air keran. Masukkan ke dalam panci sup.
Tekan siung bawang putih untuk mengeluarkan isinya, lalu tambahkan ke paprika.
Tambahkan kaldu serta daun sage, lalu didihkan.
250 ml kaldu ayam (atau kaldu tulang ayam), atau kaldu sapi (atau kaldu tulang sapi), atau kaldu tulang bubuk, 1 sendok teh daun sage kering
Haluskan dengan blender tangan hingga sup bertekstur lembut dan kental.
Catatan
Memanggang paprika menghasilkan cita rasa yang kuat. Bawang putih yang dipanggang bersama kulitnya memiliki rasa yang lembut dan kaya, tidak setajam bawang putih mentah.Menghaluskan bawang putih dan paprika yang empuk menghasilkan sup yang terasa kental dan lembut, tanpa bahan pengental maupun krim.Sup ini lebih lezat dengan kaldu tulang buatan sendiri, tetapi kaldu bubuk berkualitas juga sangat cocok.Resep ini tidak sesuai dengan pola makan paleo. Paprika termasuk dalam keluarga terung-terungan.Peralatan: oven pada suhu 200 derajat, wadah tahan oven, panci sup, blender tangan, aluminium foil.