140gtepung terigu protein tinggikandungan protein 10–11%
15ggula tebu
95gsusu cair full cream
1.5gragi instanbukan baking powder
Adonan roti utama (pengulenan akhir)
20gtepung terigu protein tinggi
40gtepung terigu protein rendahtipe T55, kadar protein di bawah 10%
10ggula tebu
10gbuttermilk bubuk
3.5ggaram
1kuning telur
20gsusu cair full cream
20gmentega tawarlunak pada suhu ruang
Bahan taburan
30ggula pasir kristal
Bahan variasi
5gkeping cokelat (chocolate chips)opsional
Procédé
Membuat adonan biskuit
Timbang mentega dan biarkan melunak; pastikan telur berada pada suhu ruang. Ayak bersama tepung terigu protein rendah, tepung almon, dan garam.
90 g mentega tawar, 1 telur ayam utuh, 220 g tepung terigu protein rendah, 40 g tepung almon, 2 jumput garam halus Guérande
Tambahkan gula ke dalam mentega, lalu aduk menggunakan spatula hingga bertekstur lembut dan creamy. Kocok telur, lalu masukkan ke adonan mentega secara bertahap (4–5 tahap) sambil terus diaduk hingga teremulsi sempurna pada setiap penambahan.
100 g gula pasir halus
Masukkan campuran tepung yang sudah diayak, lalu aduk rata dengan spatula. Setelah mulai menggumpal, lanjutkan mengaduk dengan tangan hingga tidak ada sisa tepung kering, lalu uleni cepat sekitar 10 kali.
Bagi adonan biskuit menjadi 2 bagian, bungkus rapat dengan plastic wrap, lalu pipihkan. Masukkan bagian yang akan langsung digunakan ke dalam kulkas dan bekukan sisanya di freezer; istirahatkan di kulkas minimal 1 jam (idealnya 6–8 jam). Jika dibekukan, cairkan di dalam kulkas selama 1–2 jam sebelum digunakan.
Membuat adonan biang
Hangatkan susu hingga bersuhu sekitar 30 °C, taburkan ragi instan di atasnya dan diamkan sejenak. Campurkan tepung terigu protein tinggi dan gula, lalu tuangkan larutan susu ragi ke dalam bahan kering dan aduk hingga tercampur rata.
140 g tepung terigu protein tinggi, 15 g gula tebu, 95 g susu cair full cream, 1.5 g ragi instan
Uleni ringan selama kurang lebih 1 menit hingga adonan menyatu dan tidak ada sisa tepung kering. Bulatkan adonan, lalu fermentasikan pada suhu 30 °C selama sekitar 1 jam hingga mengembang sekitar 1,8 kali lipat.
Pengulenan adonan utama
Timbang seluruh bahan untuk adonan utama dan biarkan mentega melunak. Sobek-sobek adonan biang menjadi sekitar 10 bagian kecil.
20 g tepung terigu protein tinggi, 40 g tepung terigu protein rendah, 10 g gula tebu, 10 g buttermilk bubuk, 3.5 g garam, 1 kuning telur, 20 g susu cair full cream, 20 g mentega tawar
Campurkan kedua jenis tepung, gula, garam, dan buttermilk bubuk. Campur kuning telur bersama susu, lalu tuang ke campuran tepung dan aduk setengah rata. Masukkan potongan adonan biang lalu uleni. Saat adonan sudah tercampur sekitar 80%, tambahkan mentega dan uleni terus hingga kalis, elastis, dan mulus.
Fermentasi pertama: bulatkan adonan, letakkan di dalam mangkuk, lalu tutup rapat. Fermentasikan pada suhu 30 °C selama sekitar 1 jam hingga mengembang 2 kali lipat (lakukan tes tusuk jari).
Bagi adonan menjadi 6 bagian sama rata, bulatkan masing-masing bagian, tutup, dan istirahatkan selama 15 menit.
Penyiapan adonan biskuit (pembagian porsi)
Selama masa fermentasi pertama, bagi adonan biskuit dingin menjadi 6 bagian; uleni ringan setiap bagian 4–5 kali lalu bulatkan menjadi bola. Simpan kembali di kulkas agar tetap dingin. Untuk variasi cokelat, campurkan keping cokelat ke dalam adonan biskuit.
5 g keping cokelat (chocolate chips)
Pembentukan dan penyelesaian
Pipihkan setiap bagian adonan biskuit menjadi lembaran bundar yang sedikit lebih lebar dari bola adonan roti. Bulatkan kembali adonan roti, lalu bungkus dengan lembaran adonan biskuit. Balikkan hingga sisi biskuit berada di atas dan rapikan bentuknya.
Gulingkan atau taburkan gula pasir kristal secara merata di atas permukaan adonan biskuit, lalu buat pola garis kisi-kisi (kotak-kotak) secara perlahan tanpa memotong terlalu dalam.
30 g gula pasir kristal
Fermentasi kedua dan pemanggangan
Fermentasikan pada suhu 30 °C selama 45 menit (tanpa uap). Panaskan oven terlebih dahulu ke suhu 200 °C agar siap saat proses fermentasi selesai.
Turunkan suhu oven ke 190 °C, lalu panggang selama 13–15 menit hingga berwarna kuning keemasan cantik. Angkat dan biarkan dingin di atas rak kawat.
Catatan
Agar dapat menikmati kelembutan tekstur remah roti yang empuk dan mengembang maksimal, disarankan membuat melon pan dalam ukuran yang cukup besar.
Resep adonan biskuit ini sengaja dibuat untuk 2 porsi adonan roti guna memudahkan takaran telur agar tidak berupa pecahan; jika hanya ingin membuat 1 porsi roti, bagi dua seluruh takaran bahan adonan biskuitnya.
Untuk lapisan luar, gunakan gula pasir kristal standar agar menghasilkan tekstur renyah yang kontras, bukan gula bubuk atau gula kastor yang terlalu halus.
Jika adonan biskuit diistirahatkan kurang lama di kulkas, lapisan biskuit akan terasa terlalu rapuh dan rentan retak saat dipanggang.