Lumuri daging babi dengan garam, lalu diamkan semalaman di lemari es.
Masukkan air, jahe, bawang putih, daun bawang, dan daging babi asin ke dalam panci, lalu didihkan dengan api besar.
Buang buih dan kotoran lain yang mengapung di permukaan. Tutup panci, kecilkan api, lalu masak perlahan selama 1,5 hingga 2 jam.
Biarkan kaldu dan daging babi benar-benar dingin di dalam panci. Saring, lalu simpan kaldu dan daging babi secara terpisah.
Dinginkan kaldu di lemari es setidaknya selama beberapa jam atau semalaman, lalu buang lemak yang mengeras. Simpan juga daging babi matang di lemari es agar mudah diiris nantinya.
Siapkan juga pelengkap lain—telur setengah matang, taoge yang diblansir, dan daun bawang iris—sebelum menyiapkan kaldu dan mi. Setelah mi matang, kuah dan pelengkap harus segera ditambahkan; jika tidak, mi akan menjadi terlalu lembek dan Anda tidak akan sempat menyiapkan topping.
Didihkan kembali kaldu, lalu tambahkan kecap asin, sake, garam, dan minyak wijen. Kecilkan api dan biarkan mendidih perlahan hingga mi siap.
Masak mi ramen kering sesuai petunjuk pada kemasan. Sesaat sebelum mi matang, tuangkan kaldu ke dalam mangkuk saji.
Tiriskan mi, lalu segera bagi ke dalam mangkuk saji.
Tambahkan telur setengah matang, taoge, daun bawang, dan irisan daging babi sebagai topping.
Catatan
Untuk pelengkap ramen yang populer: lada putih memberi sedikit sensasi pedas dan aroma hangat, bawang putih parut menghadirkan rasa bawang yang kuat, dan minyak cabai menambah kepedasan. Anda juga bisa merendam telur setengah matang dalam saus berbahan dasar kecap asin untuk membuat Ajitama.