Masukkan kulit babi dan tulang babi ke dalam panci kecil, lalu tutup dengan air dingin.
260 g kulit babi, 450 g tulang babi, 950 ml air
Didihkan, lalu tiriskan dan segera bilas tulang serta kulit babi. Langkah ini membantu menghilangkan kotoran. Bilas pancinya, lalu masukkan semuanya kembali. Tambahkan air, jahe, daun bawang, dan arak. Didihkan kembali, kecilkan api, lalu tutup panci dan biarkan mendidih perlahan selama 2 jam.
Setelah 2 jam, matikan api, lalu biarkan kaldu mendingin. Saring cairannya ke dalam mangkuk. Setelah benar-benar dingin, tutup dan simpan di lemari es semalaman.
Opsional: Ambil setengah kulit babi yang sudah direbus, biarkan tetap di dalam kaldu, lalu blender semuanya hingga benar-benar sangat halus. Jika perlu, saring sekali lagi.
Adonan:
Masukkan tepung ke dalam mangkuk, lalu tambahkan air hangat sedikit demi sedikit, sekitar 1 sendok makan setiap kali.
130 g tepung terigu serbaguna, 90 ml air hangat
Uleni adonan selama 15 hingga 20 menit hingga lentur dan halus. Tutup dengan kain, lalu diamkan selama 30 menit.
Isian:
Masukkan daging babi cincang ke dalam food processor, lalu proses selama 30 hingga 60 detik sampai teksturnya menyerupai pasta.
450 g daging babi cincang
Masukkan daging babi ke dalam mangkuk bersama semua bahan lain kecuali jeli. Aduk kuat selama sekitar 2 menit hingga tercampur rata, ringan, dan agak mengembang. Masukkan jeli yang sudah dipotong dadu secara perlahan, lalu aduk seperlunya saja.
2 sendok makan arak Shaoxing, 1 sendok teh garam, 0.5 sendok teh minyak wijen, 2 sendok teh gula, 3 sendok teh kecap asin ringan, 3 sendok makan air, 1 sejumput lada putih, 0.5 sendok makan jahe, 1 segenggam besar jeli kaldu babi
Tutup, lalu simpan isian di lemari es hingga siap digunakan untuk membuat pangsit. Jika ingin langsung dipakai, dinginkan di freezer selama 15 menit agar lebih padat dan lebih mudah dibentuk.
Pelipatan:
Taburi tipis permukaan kerja yang bersih dengan maizena, lalu gulung adonan menjadi silinder panjang berdiameter sekitar satu inci.
Potong adonan menjadi bagian-bagian kecil dengan berat sekitar 11 gram per potong (ukurannya kira-kira mirip gnocchi). Gilas setiap potong hingga menjadi cakram bulat berdiameter sekitar 7.5 cm. Tutup dengan kain lembap agar tidak kering.
Siapkan kukusan bambu. Anda bisa melapisinya dengan kain kasa, daun sawi putih, atau alas kukus bambu siap pakai yang bisa ditemukan di beberapa toko perlengkapan restoran Tionghoa (jika menggunakannya, olesi dulu alasnya dengan sedikit minyak !).
Setelah semuanya siap, keluarkan isian. Bentuk pangsit satu per satu. Letakkan sekitar 1 sendok makan isian di tengah kulit pangsit. Lipat dengan sebanyak mungkin lipatan; 12 hingga 20 lipatan sudah cukup. Pastikan bagian atasnya tertutup rapat. Jika isian terlalu lembap atau sulit ditangani, masukkan kembali ke freezer selama 15 menit, lalu lanjutkan lagi.
Susun pangsit di dalam keranjang kukus yang sudah dialasi, dengan jarak sekitar 5cm satu sama lain.
Pengukusan:
Didihkan air dalam panci kukus atau wok logam.
Setelah air mendidih, letakkan kukusan bambu di dalam wok atau panci kukus. Tutup dengan penutup kukusan bambu, lalu kukus dengan api besar selama 8 menit. Segera angkat dari panci dan sajikan.
Catatan
Pangsit bisa dibekukan sebelum dimasak, lalu dikukus langsung dari keadaan beku (sekitar 15 menit).