Campurkan daging bahu babi, lemak babi, dan hati babi dengan susu berlemak penuh, pati kentang, telur, dan kacang pistasi.
1 kg daging bahu babi, 500 g lemak babi, 500 g hati babi, 500 ml susu berlemak penuh, 80 g pati kentang, 3 telur utuh, 400 g kacang pistasi tanpa bumbu
Adonan yang dihasilkan memiliki berat +- 3 kg.
Tambahkan garam, merica putih, bawang putih bubuk, campuran 4 rempah, dan pala.
45 g garam halus, 6 g merica putih, 6 g bawang putih bubuk, 3 g campuran 4 rempah, 3 g pala
Lapisi bagian dalam dua cetakan terrine dengan lembaran lemak babi atau, jika tidak ada, olesi bagian dalam cetakan dengan minyak bunga matahari atau minyak kacang tanah.
Bentuk adonan daging menjadi bola-bola, lalu “banting” ke dalam cetakan terrine untuk mengeluarkan udara.
Isi cetakan terrine hingga penuh sambil dipadatkan.
Jika ada selaput lemak, bungkus terrine dengannya. Jika tidak, basahi permukaannya lalu tekan hingga padat dan rata.
Panaskan oven terlebih dahulu hingga 150 °C.
Panggang terrine dengan meletakkan cetakannya dalam wadah berisi air pada suhu 110 °C hingga suhu bagian tengahnya mencapai 72 °C.
Keluarkan terrine dari oven, biarkan dingin, lalu simpan di lemari es selama 24 jam.
Keesokan harinya, tuangkan jeli di atas terrine lalu hias.
Catatan
Untuk mengeluarkan darah dari hati, cukup rendam hati dalam air garam atau susu. Cara ini membantu menghilangkan kotoran, terutama sisa darah di dalam hati. Rendam selama sekitar 30 menit, ganti airnya bila perlu.Resep dasar ini juga bisa digunakan untuk jenis daging apa pun. Variasikan rasanya dengan menambahkan bahan seperti kismis, kacang kenari, jamur, dan sebagainya, sambil tetap mempertahankan perbandingan bahan-bahan lainnya.