25ggula halus(atau eritritol bubuk untuk versi tanpa gula)
1sendok tehekstrak almongunakan dua kali lipat jika suka rasa almon
1jumputgaramgaram merah muda Himalaya atau garam laut Celtic
Procédé
Keluarkan loyang dari oven dan lapisi dengan kertas roti. Panaskan oven hingga 200 derajat.
Pisahkan putih telur dari kuningnya. Kuning telur tidak digunakan. Kocok putih telur sebentar agar lebih encer. Tidak perlu dikocok hingga kaku seperti saat membuat rochers kelapa. Campurkan dengan bubuk almon, ekstrak almon, gula halus (atau eritritol), dan sedikit garam.
100 g bubuk almon, 2 putih telur, 25 g gula halus, 1 sendok teh ekstrak almon, 1 jumput garam
Adonan yang dihasilkan agak terlalu lembek untuk diletakkan di loyang dengan tangan atau sendok. Sebaiknya gunakan kantong semprot dengan lubang besar (1 cm). Semprotkan adonan menjadi 6 gundukan kecil berukuran sama di atas kertas roti. Jika perlu, rapikan sedikit bentuknya dengan jari (misalnya, ratakan ujung yang runcing).
Panggang kue selama sedikit kurang dari 15 menit. Waktunya bisa sedikit berbeda tergantung oven. Pastikan bagian atas kue berwarna sedikit keemasan. Bagian bawahnya akan sedikit lebih gelap. Jangan memanggang terlalu lama agar bagian bawahnya tidak terlalu gelap.
Biarkan kue mendingin setidaknya setengah jam lagi. Menurut saya, rasanya lebih enak beberapa jam kemudian atau bahkan keesokan harinya.
Catatan
Peralatan : Oven dengan suhu 200 derajat + loyang, Kantong semprot (dengan lubang yang cukup besar (1 cm)), Kertas roti bebas PFAS, Mangkuk besar.