Parut zukini. Masukkan ke dalam mangkuk dan taburi garam cukup banyak. Diamkan sebentar.
300 g zukini, 0.5 sendok teh garam (laut Celtic)
Panaskan oven hingga 200 derajat. Lapisi wadah tahan oven atau loyang dengan kertas roti.
Masukkan zukini ke dalam kain lap dapur. Peras untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Sisakan sekitar 200 gram dari 300 gram semula.
Parut keju.
50 g keju muda
Campurkan zukini dan keju dengan telur serta bumbu dalam food processor kecil atau wadah blender tangan.
2 telur, 1 sendok teh bawang bombai bubuk, 0.5 sendok teh bawang putih bubuk, 1 sejumput lada hitam
Tuangkan ke atas kertas roti.
Panggang dalam oven selama 25 menit.
Keluarkan wadah dari oven. Balik roti dan panggang kembali selama 10 menit. Sulit membaliknya? Angkat roti beserta kertas rotinya dari wadah. Ambil selembar kertas roti baru. Letakkan di atas roti, balik, lalu lepaskan kertas roti yang lama.
Biarkan dingin. Saya menggunakan setengahnya untuk membuat roti lapis. Dengan isian yang melimpah, porsi ini cukup untuk sarapan atau makan siang saya.
Simpan setengah sisanya di lemari es (sebaiknya dibungkus kertas). Jika mau, panggang sebentar besok. Lezat juga dijadikan croque-monsieur atau piza mini.
Catatan
Peralatan: oven bersuhu 200 derajat, kertas roti bebas PFAS, wadah tahan oven (jangan terlalu besar, ukuran dasar wadah saya 16x24), food processor (kecil) atau blender tangan, parutan (empat sisi), mangkuk pencampur, kain lap dapur bersih, spatula.