Tuang tepung bebas gluten di atas meja kerja yang bersih atau alas silikon pastry, lalu buat cekungan di bagian tengahnya.
Tambahkan potongan dadu mentega dingin, garam, gula pasir, dan telur ke dalam cekungan.
Campur semua bahan menggunakan ujung jari atau pastry cutter hingga bertekstur remah berbutir kasar.
Tuangkan air dingin, lalu aduk perlahan hingga adonan menyatu dan kalis merata.
Bentuk adonan menjadi piringan pipih, bungkus rapat dengan plastic wrap, lalu istirahatkan di dalam kulkas minimal selama 1 jam.
Setelah dingin, gilas adonan hingga ketebalan yang diinginkan di antara dua lembar kertas roti (baking paper).
Gunakan cincin pemandu rolling pin (spacer rings) untuk mendapatkan ketebalan adonan yang rata dan presisi.
Pindahkan lembaran adonan ke dalam loyang pai atau cetakan tartlet mini secara perlahan dengan bantuan rolling pin.
Tusuk-tusuk bagian dasar adonan beberapa kali dengan garpu, lalu rapikan dan potong sisa adonan di bagian pinggir loyang.
Simpan kembali di dalam freezer atau kulkas selama 20 menit sebelum dipanggang agar bentuk kulit pai kokoh.
Lakukan pemanggangan awal (blind bake) jika diperlukan: untuk kulit pai besar, panggang selama 15–20 menit pada suhu 190°C dalam oven yang sudah dipanaskan.
Keluarkan butiran pemberat pai (baking weights), lalu lanjutkan memanggang selama 10 menit lagi hingga matang merata.
Untuk kulit tartlet mini, panggang langsung selama 15 hingga 18 menit hingga matang keemasan.
Biarkan dingin sepenuhnya pada suhu ruang sebelum diisi atau disajikan.