375gair hangat (35–38°C)Lihat catatan jika menggunakan campuran tepung lain
6ggaram
15ggula pasir
10gcuka
40gminyak zaitun
Procédé
Persiapan
Campur tepung bebas gluten, gula, dan garam menggunakan whisk di dalam mangkuk.
Larutkan ragi di dalam air hangat dalam mangkuk kecil.
Tuangkan larutan ragi ke dalam campuran bahan kering.
Aduk adonan menggunakan spatula atau tangan yang sudah diolesi sedikit minyak.
Tambahkan cuka dan minyak zaitun.
Aduk hingga adonan menyatu dan membentuk bulatan bola.
Catatan: Jika menggunakan stand mixer, tuangkan larutan ragi, minyak zaitun, dan cuka ke dalam bahan kering, lalu uleni dengan kecepatan sedang menggunakan kait adonan (dough hook) selama 4–5 menit hingga adonan menyatu.
Tutup dengan serbet lembap dan diamkan adonan hingga mengembang selama 40–60 menit pada suhu ruang atau di area dapur yang hangat.
Kempiskan adonan (degas) di atas permukaan kerja yang telah ditaburi sedikit tepung.
Bentuk adonan menjadi bulatan yang rapi.
Ratakan jika ada retakan di permukaannya; hal ini wajar terjadi.
Pindahkan adonan ke dalam keranjang banneton yang telah ditaburi sedikit tepung bebas gluten, dengan sisi mulus menghadap ke bawah.
Tutup kembali dengan serbet lembap dan biarkan mengembang selama 30 menit.
Panaskan oven beserta batu pemanggang (baking stone) hingga mencapai suhu 200°C.
Balikkan adonan dari banneton secara perlahan ke atas batu pemanggang yang sudah panas.
Beri sayatan dekoratif pada permukaan adonan dengan cepat menggunakan pisau tipis tajam atau pisau roti (lame).
Letakkan wadah tahan panas berisi air mendidih (sekitar 150 ml) di bagian dasar oven untuk menghasilkan uap.
Panggang selama 40–45 menit hingga roti matang dan berwarna kuning keemasan.
Keluarkan roti dan pindahkan ke atas rak kawat pendingin.
Biarkan dingin sepenuhnya pada suhu ruang sebelum dipotong.