Masukkan daging sapi ke freezer selama 1 hingga 2 jam, hingga teksturnya padat dan sangat dingin.
300 g daging sapi tanpa lemak grade sashimi (has dalam, rump steak, atau sengkel)
Bilas daging sapi dengan air dingin, lalu tepuk-tepuk hingga kering.
Iris tipis daging sapi, lalu potong menjadi batang korek api.
Campurkan kecap asin, minyak wijen, gula (atau madu), bawang putih, daun bawang, biji wijen, dan lada dalam sebuah mangkuk.
2 sendok makan kecap asin Jepang (seperti Kikkoman), 1 sendok makan minyak wijen, 1 sendok makan gula, 2 siung bawang putih, 2 batang daun bawang, 1 sendok makan biji wijen, 1 sejumput lada hitam
Tambahkan gochujang jika ingin rasa yang lebih pedas.
1 sendok teh gochujang
Masukkan daging sapi ke dalam bumbu.
Aduk perlahan dengan sumpit tanpa menyentuhnya dengan tangan agar warna daging tetap terjaga.
Iris pir menjadi julienne tipis.
0,5 pir Asia (nashi)
Bagi nasi hangat ke dalam dua mangkuk.
400 g nasi Jepang matang
Tata daging sapi berbumbu di atas nasi.
Tambahkan irisan julienne pir.
Buat cekungan kecil di tengah, lalu letakkan kuning telur di atasnya.
2 kuning telur
Taburi dengan biji wijen dan daun bawang, lalu segera sajikan dengan kimchi jika suka.
biji wijen, daun bawang, kimchi
Aduk sesaat sebelum disantap; kuning telur akan menyelimuti daging dan nasi.
Catatan
Perhatian: hidangan ini menggunakan daging sapi mentah dan kuning telur mentah. Gunakan daging yang sangat segar dari penjual daging tepercaya, lalu bekukan setidaknya 1 jam sebelum diiris. Hidangan ini tidak disarankan untuk anak kecil, ibu hamil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Sebaiknya gunakan kuning telur pasteurisasi. Konsumsi pada hari yang sama dan jangan disimpan.