air panasuntuk penangas air (tinggi air sekitar 2,5 cm di dalam wadah)
Procédé
Dasar
Panaskan oven hingga 180°C. Olesi tipis loyang bongkar-pasang berdiameter 23 cm (kedalaman minimal 7 cm), lalu lapisi dasar dan sisinya dengan aluminium foil.
Dalam mangkuk besar, campurkan tepung, sebagian gula (2 sdm), baking powder, garam, minyak, 3 kuning telur, dan vanila. Kocok hingga menjadi adonan padat dengan tekstur sedikit berpasir.
60 g tepung kue, 74 g gula, 0.75 sendok teh baking powder, 0.25 sendok teh garam halus, 3 sendok makan minyak nabati, 3 telur, 1 sendok teh ekstrak vanila
Dalam mangkuk lain, kocok putih telur dan krim tartar hingga berbusa. Tambahkan sisa gula sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga kaku dan mengilap.
0.25 sendok teh krim tartar
Masukkan putih telur kocok ke dalam adonan secara perlahan dalam tiga tahap. Ratakan dalam loyang, lalu panggang sekitar 15 menit hingga dasar mengembang, baru sedikit berwarna, dan tusuk gigi yang ditancapkan keluar bersih.
Keluarkan dari oven, segera longgarkan tepinya dengan pisau, lalu biarkan sedikit hangat di dalam loyang sambil oven tetap menyala.
Isian
Kocok sekitar 225 g cream cheese dengan kecepatan rendah bersama sepertiga gula dan maizena hingga halus. Tambahkan sisa cream cheese sedikit demi sedikit sambil terus dikocok perlahan.
907 g cream cheese seperti Philadelphia, 331 g gula, 28 g maizena
Masukkan sisa gula dan vanila secara perlahan, lalu tambahkan telur satu per satu sambil mengocok rata setiap kali penambahan. Tambahkan krim kental dan kocok secukupnya hingga tercampur rata.
Tuang isian di atas dasar tanpa mengisi loyang hingga penuh. Letakkan loyang di dalam wadah yang lebih besar, lalu tuang air panas di sekelilingnya hingga membentuk penangas air (sekitar 2,5 cm).
air panas
Panggang di rak yang diletakkan pada sepertiga bagian bawah oven selama 75 hingga 90 menit, hingga tepinya mulai kecokelatan dan bagian atas terlihat sudah padat, sementara bagian tengahnya masih sedikit bergoyang (sekitar 70 hingga 74°C di bagian tengah).
Keluarkan loyang dari penangas air, letakkan di rak kawat, lalu biarkan dingin tanpa disentuh selama 2 hingga 3 jam sampai kue tidak lagi hangat. Simpan di lemari es dalam keadaan tertutup hingga siap disajikan.
Saat akan disajikan, potong dengan pisau yang dicelupkan ke air panas, lalu lap bersih di antara setiap irisan.
Catatan
Resep ini terinspirasi dari Junior's Restaurant di Brooklyn, salah satu ikon cheesecake New York. Bagian dasarnya berupa lapisan génoise tipis, bukan dasar biskuit, yang dipanggang terlebih dahulu. Teknik penangas air dan proses pendinginan yang panjang—mula-mula pada suhu ruang, lalu di dalam lemari es—menghasilkan tekstur yang padat, lembut, dan creamy tanpa retak. Secara tradisional, cheesecake ini disajikan polos.