Didihkan sekitar 3 liter air dalam panci besar di atas api besar. Air tidak perlu diberi garam. Jika ingin air lebih cepat mendidih, tutup panci dengan penutup.
Setelah air mendidih, masukkan mi soba dan masak selama 4 menit sambil sering diaduk dengan garpu besar agar tidak saling menempel atau menempel di dasar panci.
250 g mi soba kering
Tiriskan mi dalam saringan yang diletakkan di wastafel, lalu segera bilas di bawah air dingin mengalir hingga mi terasa dingin saat disentuh. Biarkan saringan tetap di wastafel agar mi benar-benar tiris.
Sementara itu, siapkan sausnya:
Sementara itu, campurkan minyak wijen, kecap asin, gula, cuka beras, biji wijen, daun bawang, bawang putih, dan lada hitam dalam mangkuk besar. Kocok dengan garpu hingga tercampur rata.
40 g minyak wijen, 3 sendok makan kecap asin rendah garam, 2 sendok makan gula, 2 sendok makan cuka beras, 2 sendok makan biji wijen, 2 daun bawang, 1 siung bawang putih parut, 0.25 sendok teh lada hitam
Sajikan mi:
Ketuk saringan di wastafel beberapa kali untuk membuang air sebanyak mungkin. Masukkan mi ke dalam saus, lalu aduk dengan garpu hingga seluruhnya terbalut rata. Sajikan pada suhu ruang atau dinginkan terlebih dahulu di lemari es hingga siap disajikan.
Catatan
Sisa hidangan justru terasa lebih enak karena mi akan menyerap saus tanpa menjadi lembek.Hidangan ini bisa disimpan di lemari es hingga 3 hari. Saya tidak menyarankan untuk membekukannya.