120 ml kecap asin, 120 ml mirin, 60 ml sake, 40 g gula cokelat, 15 ml cuka beras, 4 siung bawang putih, 1 potong jahe 2.5 cm, 0.5 sendok makan lada hitam butiran
Didihkan dengan api besar, lalu kecilkan ke api sedang-kecil.
Masak hingga saus mengental dan bertekstur seperti sirup, sekitar 25 menit.
Diamkan selama 10 menit hingga agak dingin, lalu saring dengan saringan halus. Sisihkan atau simpan dalam wadah kedap udara sampai akan digunakan.
Untuk bola-bola ayam
Campurkan semua bahan bola-bola ayam dalam mangkuk besar hingga adonannya tercampur rata.
650 g daging paha ayam, 40 g tepung roti panko, 2 sendok teh maizena, 2 batang daun bawang, 1 butir telur, 2 sendok teh jahe, 4 siung bawang putih, 2 sendok teh minyak wijen, 1 sendok teh garam, 0.5 sendok teh lada hitam
Tutup mangkuk dengan plastik wrap, lalu dinginkan dalam kulkas setidaknya 15 menit atau semalaman.
Basahi tangan, lalu bentuk adonan menjadi bola-bola ayam agak lonjong sepanjang 4 cm. Tusukkan 2 hingga 3 buah pada setiap tusuk sate.
Panaskan wajan dengan api besar. Setelah panas, olesi dengan minyak, lalu letakkan tusuk sate dengan jarak beberapa sentimeter. Masak hingga sisi pertama berwarna kecokelatan dan daging mudah dilepaskan dari wajan, sekitar 3-4 menit.
Dengan penjepit dan spatula tipis, balik bola-bola ayam dengan hati-hati, lalu masak hingga sisi lainnya kecokelatan, sekitar 3 menit. Olesi saus secara merata, lalu masak lagi 15-30 detik sampai permukaannya kecokelatan dan sedikit terkaramelisasi.
Pindahkan sate ke piring, lalu olesi lagi dengan saus hingga bola-bola ayam tampak mengilap.
Sajikan dengan taburan daun bawang dan biji wijen putih.