2sendok makanbubuk beras sangraibisa dibuat sendiri atau dibeli di supermarket Asia
1genggamdaun bawangiris tipis
1genggamculantroiris tipis
1genggamdaun basil Thailand
pucuk basil mudatambahan untuk hiasan
Procédé
Didihkan air hingga bergolak. Masukkan tulang rawan babi, lalu kecilkan api hingga mendidih perlahan. Masak sekitar 1 jam sampai empuk.
500 g potongan tulang rawan babi, 3 liter air
Sambil menunggu, sangrai lengkuas, serai, bawang merah, daun jeruk purut, dan akar ketumbar tanpa minyak dalam wajan dengan api kecil hingga harum. Setelah itu, tumbuk semuanya sampai menjadi pasta halus.
1 sendok makan lengkuas tua, 2 sendok makan serai, 4 bawang merah, 2 helai daun jeruk purut, 3 akar akar ketumbar
Pindahkan setengah kaldu beserta tulang rawannya ke panci kecil. Tambahkan setengah bagian pasta, satu siung bawang putih yang sudah digeprek, gula batu, garam, dan saus ikan.
2 siung bawang putih acar, 1 sendok teh gula batu, 2 sendok teh garam, 6 sendok makan saus ikan
Tuang sedikit kaldu panas ke dalam mangkuk berisi dada ayam cincang. Aduk dan tekan-tekan dengan sendok hingga ayam terurai rata, lalu tuangkan kembali campuran ini ke dalam panci.
4 sendok makan dada ayam
Bumbui dengan air jeruk nipis, serpihan cabai sangrai, dan bubuk beras sangrai. Tambahkan daun bawang, culantro, dan daun basil, lalu matikan api.
4 sendok makan air jeruk nipis, 1 sendok makan serpihan cabai, 2 sendok makan bubuk beras sangrai, 1 genggam daun bawang, 1 genggam culantro, 1 genggam daun basil Thailand
Tuang sup ke dalam mangkuk saji, hiasi dengan pucuk basil muda, lalu sajikan selagi sangat panas.
pucuk basil muda
Catatan
Campuran ayam cincang ini akan membuat kuah sedikit keruh dan memberi tekstur agak kental yang memang dicari (น้ำข้น) di restoran-restoran Isan.
Karena resep ini menghasilkan pasta herba dan bumbu dalam jumlah dua kali lipat, sisanya bisa dipakai untuk membuat sepanci sup lagi.
Setelah air jeruk nipis ditambahkan, jaga api tetap kecil; didihan kuat akan memudarkan aroma jeruk yang segar.