120mlkrim kentaluntuk dikocok (kandungan lemak 36% atau lebih)
20ggula
Procédé
Siapkan semua bahan. Anda juga memerlukan wajan antilengket berdiameter 30 cm (cukup besar untuk memasak 2-3 pancake sekaligus) beserta tutupnya.
Untuk membuat chantilly segar (opsional)
Pertama, siapkan mangkuk es: isi mangkuk besar dengan es batu dan air, lalu letakkan mangkuk sedang yang bersih dan kering di atasnya. Tambahkan krim kental dan gula ke dalam mangkuk sedang agar tetap dingin.
120 ml krim kental, 20 g gula
Kocok dengan kecepatan tinggi hingga mencapai puncak sedang-kaku. Chantilly tidak boleh cair; teksturnya harus lembut, ringan, dan cukup kokoh. Simpan krim kocok di lemari es hingga saatnya menyajikan pancake.
Untuk adonan
Pisahkan putih telur dan kuning telur ke dalam dua mangkuk berbeda. Masukkan mangkuk berisi putih telur ke dalam freezer selama 15 menit.
2 telur
Sementara itu, tambahkan susu dan vanila ke dalam kuning telur, lalu kocok dengan whisk hingga kental dan berbusa.
0.25 sendok teh ekstrak vanila, 23 ml susu full cream
Ayak tepung dan baking powder ke dalam mangkuk.
30 g tepung terigu, 2 g baking powder
Kocok hingga tercampur rata; jangan terlalu lama mengaduk. Sisihkan selagi Anda membuat meringue.
Untuk meringue
Setelah 15 menit, keluarkan mangkuk berisi putih telur dari freezer. Putih telur harus setengah beku. Sekarang, mulailah mengocok putih telur dengan mixer.
Saat putih telur mulai berbusa dan tampak buram, tambahkan gula sedikit demi sedikit, kira-kira sepertiga bagian setiap kali. Lalu, naikkan kecepatan mixer ke tingkat tertinggi dan kocok hingga terbentuk puncak kaku. Biasanya dibutuhkan sekitar 2 menit mengocok dengan kecepatan tinggi untuk mencapai tahap ini. Lepaskan pengocok dari mixer, lalu aduk bagian putih telur yang masih lebih cair di tepi mangkuk ke bagian tengah yang lebih kaku hingga teksturnya merata. Setelah itu, pasang kembali pengocok dan lanjutkan mengocok.
26 g gula
Untuk mengecek puncak kaku, hentikan mixer lalu angkat whisk atau pengocoknya. Meringue di dalam mangkuk atau pada whisk harus cukup kokoh untuk mempertahankan puncak yang tegak (ujungnya boleh sedikit melengkung). Pada tahap ini, meringue juga harus tampak mengilap. Tip: Jika meringue dikocok terlalu lama, teksturnya akan menjadi sangat keras dan berbutir sehingga tidak akan menyatu dengan adonan.
Panaskan wajan antilengket besar di atas api kecil. Olesi tipis dengan minyak, lalu lap kelebihan minyak yang terlihat menggunakan tisu dapur (jika tidak, pancake akan memiliki pola berbintik). Biarkan wajan tetap di atas api kecil saat Anda mencampur putih telur dan campuran kuning telur pada langkah berikutnya.
1 sendok makan minyak
Untuk "melipat" meringue
Ambil sepertiga meringue dan tambahkan ke campuran kuning telur. Kocok perlahan dengan tangan (jangan terlalu khawatir jika ada gelembung udara yang pecah pada tahap ini).
Selanjutnya, ambil setengah sisa meringue dan tambahkan ke campuran kuning telur. Dengan menggunakan whisk, campurkan perlahan tanpa memecahkan terlalu banyak gelembung udara.
Sekarang, pindahkan campuran kuning telur ke dalam mangkuk berisi sisa meringue. Lipat kedua campuran dengan sangat lembut sambil berhati-hati agar gelembung udara pada meringue dan adonan tidak kempis selama proses ini. Aduk perlahan hingga adonan tercampur rata dan homogen.
Untuk memasak pancake Jepang
Jaga suhu wajan di 150 ºC dan tetap gunakan api kecil. Ingat, tiap pancake membutuhkan sekitar empat sendok kecil adonan, dan Anda akan membuat tiga pancake. Untuk pancake pertama, tuang satu sendok adonan ke wajan hingga membentuk tumpukan tinggi, menggunakan sendok sayur kecil.
Lalu, tumpuk satu sendok adonan lagi di atas adonan pertama. Ulangi untuk dua pancake berikutnya, sehingga setiap pancake memiliki dua sendok adonan.
Saat setiap pancake sudah memiliki dua sendok adonan, permukaannya biasanya mulai sedikit mengering. Pada tahap ini, tambahkan lagi satu sendok adonan ke atas tiap pancake sambil menjaga bentuknya tetap tinggi. Di dalam mangkuk, seharusnya masih tersisa sekitar tiga sendok adonan (kalau sedikit lebih banyak, tidak masalah).
Setel timer selama 6-7 menit, tambahkan 1 sendok makan air ke ruang kosong di dalam wajan, lalu tutup dengan penutup. Uap air akan menjaga pancake tetap lembap selama dimasak. Perhatian: Waktu ini hanya panduan; lama memasak pancake bergantung pada suhu wajan Anda.
30 ml air
Setelah 2 menit, buka tutup wajan dan tambahkan satu sendok adonan terakhir ke setiap pancake Jepang (atau lebih dari satu jika adonan Anda masih banyak). Pastikan adonan ditumpuk ke atas, bukan melebar ke samping. Jika airnya sudah menguap, tambahkan sedikit lagi. Tutup kembali dan lanjutkan memasak.
Setelah 6-7 menit, angkat pancake dengan SANGAT PERLAHAN menggunakan spatula siku. Jika pancake masih menempel, jangan dipaksa sampai strukturnya sedikit lebih kokoh. Jika dipaksa, pancake bisa retak di tengah. Saat sudah siap, pancake akan mudah digeser dan dibalik.
Tambahkan lagi sedikit air ke ruang kosong di dalam wajan, lalu tutup kembali. Setel timer selama 4-5 menit untuk memasak sisi satunya dengan api serendah mungkin.
Setelah berwarna keemasan, pindahkan pancake ke piring saji.
Catatan
Cara mencegah pancake soufflé agar tidak kempis:
Pancake soufflé memang cukup menantang untuk dibuat, terutama bagi pemula. Jadi, pastikan Anda membaca tips saya di postingan ini dengan saksama sebelum mulai memasak.
Kocok putih telur dengan benar. Jika kurang atau terlalu lama dikocok, pancake akan mengempis setelah matang.
Masak dengan api kecil dan pastikan bagian dalam pancake matang sempurna. Jika bagian tengahnya belum matang dengan baik, pancake tidak punya struktur yang cukup untuk tetap mengembang dan akan langsung kempis saat suhunya turun.