Dalam panci sedang, kocok semua bahan saus hingga tercampur rata.
40 g kecap asin kental, 30 g air, 0.5 sendok makan mirin, 0.5 sendok makan cuka beras, 30 g gula merah, 0.5 sendok teh jahe cincang halus, 1 siung bawang putih cincang halus, 1.5 sendok teh maizena
Didihkan sambil terus diaduk hingga saus sedikit mengental, sekitar 1 menit.
Pindahkan beberapa sendok makan saus ke dalam mangkuk untuk olesan ayam.
Tusukkan potongan ayam dan daun bawang muda ke tusuk sate secara berselang-seling.
250 g daging ayam, potong dadu, 4 tusuk sate dari kayu, 3 batang daun bawang muda, potong 1-2 cm
Olesi tusuk sate dengan sedikit minyak, lalu bumbui dengan garam dan merica.
1 sejumput garam, 1 sejumput merica
Panaskan wajan besar di atas api sedang-besar (atau, lebih ideal, pemanggang).
Masukkan tusuk sate dan masak selama 4 menit. Balik, lalu olesi sisi yang sudah matang dengan saus. Masak lagi selama 4 menit.
Balik tusuk sate, olesi dengan saus, masak 2 menit, lalu tutup.
Balik tusuk sate, olesi lagi, masak 2 menit, lalu tutup.
Ulangi proses membalik, mengolesi, dan memasak sambil ditutup 2 kali lagi hingga total waktu memasak mencapai 16 menit.
Taburi yakitori dengan wijen. Sajikan segera bersama nasi.
Catatan
Seperti biasa, potongan ayam terbaik untuk resep ini adalah paha ayam tanpa tulang. Selain menghasilkan daging yang lebih juicy, bagian ini juga tidak mudah kering meski sedikit terlalu matang karena kandungan lemak dan cairannya lebih tinggi.