{"id":203809,"title":"Terrine Babi dengan Kacang Pistacio","modified":"2026-11-04T15:06:22+01:00","plain":"Terrine daging dan hati babi dengan kacang pistacio, sederhana cara membuatnya dan cantik saat diiris\n\n\n\nSaat dipotong, setiap irisan memperlihatkan kacang pistacio yang hijau dan renyah: terrine babi dengan kacang pistacio tampil memikat, baik untuk santap bersama keluarga maupun acara perayaan. Hidangan ini memadukan kelembutan daging dan hati babi dengan cita rasa lembut kacang pistacio, dalam resep sederhana yang bisa disiapkan sebelumnya. Bagian tersulit justru menunggu selama 24 jam saat terrine didiamkan di dalam kulkas sebelum irisan pertama bisa dinikmati.\n\n\n\nApa Itu Terrine Babi dengan Kacang Pistacio?\n\n\n\nIni adalah terrine dari daging bahu babi, lemak babi, dan hati babi, yang diikat dengan susu, pati, dan telur, lalu diberi kacang pistacio tawar. Adonan seberat sekitar 3 kg ini cukup untuk mengisi dua cetakan terrine, yang dipanggang dalam rendaman air hingga suhu bagian tengahnya mencapai 72 \u00b0C.\n\n\n\nSecara umum, terrine dibedakan dari p\u00e2t\u00e9 yang lebih halus dan lembut: tekstur terrine lebih kasar dan padat, sehingga setiap bahannya masih terasa.\n\n\n\nResep Pengawetan yang Menjadi Hidangan Perayaan\n\n\n\nTerrine, salah satu olahan daging tradisional, sudah lama menjadi bagian dari kuliner Prancis. Hidangan ini sering disajikan saat makan bersama atau perayaan.\n\n\n\nResep P\u00e2t\u00e9 Hati Unggas\n\n\n\nDahulu, terrine dibuat untuk mengawetkan daging sekaligus memanfaatkan setiap bagiannya, seperti hati babi dalam resep ini atau daging buruan dalam terrine burung pegar. Terrine babi dengan kacang pistacio meneruskan tradisi ini dengan sentuhan modern: kacang pistacio memberikan kontras pada tekstur lewat kerenyahannya, sekaligus pada tampilannya.\n\n\n\nTerrine burung pegar dengan anggur merah\n\n\n\nBahan Utama Terrine Babi dengan Kacang Pistacio\n\n\n\nDaging bahu babi dan lemak babi, yang digiling menggunakan pelat berlubang kecil, menjadi bahan dasar adonan. Hati babi, yang direndam untuk mengeluarkan sisa darah lalu digiling bersama daging, melengkapi adonan ini.\n\n\n\nSusu berlemak penuh, pati kentang, dan telur menyatukan semua bahan. Kacang pistacio tawar, sebanyak 400 g untuk dua terrine, memberikan warna hijau yang cantik pada setiap irisan.\n\n\n\nBumbunya tetap klasik: garam halus, lada putih, bawang putih bubuk, campuran empat rempah, dan pala.\n\n\n\nPanduan Teknis\n\n\n\nUntuk mengeluarkan sisa darah dari hati, rendam selama sekitar 30 menit dalam air garam atau susu, sambil mengganti airnya bila perlu. Cara ini menghilangkan kotoran, terutama darah yang masih tersisa di dalam hati.\n\n\n\nAdonan dasar ini bisa dibuat dengan daging apa saja. Anda bisa memvariasikan rasanya dengan kismis, kacang kenari, atau jamur, sambil mempertahankan perbandingan bahan lainnya.\n\n\n\nResep ini dibagikan oleh Marie Demeure. Anda bisa menemukan beliau beserta resep-resepnya di grup Facebook miliknya\n\n\n\n\n\n\tTerrine Babi dengan Kacang Pistasi\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tcetakan terrine\t\n\t\n\t\t1 kg daging bahu babi (digiling dengan pelat penggiling berlubang kecil)500 g lemak babi (digiling dengan pelat penggiling berlubang kecil)500 g hati babi (direndam untuk mengeluarkan darahnya, digiling bersama daging)500 ml susu berlemak penuh80 g pati kentang3 telur utuh400 g kacang pistasi tanpa bumbu45 g garam halus6 g merica putih (bubuk)6 g bawang putih bubuk3 g campuran 4 rempah3 g pala\t\n\t\n\t\tCampurkan daging bahu babi, lemak babi, dan hati babi dengan susu berlemak penuh, pati kentang, telur, dan kacang pistasi.Adonan yang dihasilkan memiliki berat +- 3 kg.Tambahkan garam, merica putih, bawang putih bubuk, campuran 4 rempah, dan pala.Lapisi bagian dalam dua cetakan terrine dengan lembaran lemak babi atau, jika tidak ada, olesi bagian dalam cetakan dengan minyak bunga matahari atau minyak kacang tanah.Bentuk adonan daging menjadi bola-bola, lalu \u201cbanting\u201d ke dalam cetakan terrine untuk mengeluarkan udara.Isi cetakan terrine hingga penuh sambil dipadatkan.Jika ada selaput lemak, bungkus terrine dengannya. Jika tidak, basahi permukaannya lalu tekan hingga padat dan rata.Panaskan oven terlebih dahulu hingga 150 \u00b0C.Panggang terrine dengan meletakkan cetakannya dalam wadah berisi air pada suhu 110 \u00b0C hingga suhu bagian tengahnya mencapai 72 \u00b0C.Keluarkan terrine dari oven, biarkan dingin, lalu simpan di lemari es selama 24 jam.Keesokan harinya, tuangkan jeli di atas terrine lalu hias.\t\n\t\n\t\tUntuk mengeluarkan darah dari hati, cukup rendam hati dalam air garam atau susu. Cara ini membantu menghilangkan kotoran, terutama sisa darah di dalam hati. Rendam selama sekitar 30 menit, ganti airnya bila perlu.\nResep dasar ini juga bisa digunakan untuk jenis daging apa pun. Variasikan rasanya dengan menambahkan bahan seperti kismis, kacang kenari, jamur, dan sebagainya, sambil tetap mempertahankan perbandingan bahan-bahan lainnya.\n\t\n\t\n\t\tCharcuterie, TerrineFran\u00e7aise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=203809"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/203809\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/202168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=203809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=203809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=203809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}