{"id":193271,"title":"Pulled Pork Panggang Oven","modified":"2026-10-27T09:19:03+01:00","plain":"Bahu babi dilumuri rempah, dicokelatkan lalu dimasak perlahan dengan sedikit cairan dalam panci bertutup di oven, disuwir dengan garpu, lalu dicampurkan kembali ke dalam sari masaknya.\n\n\n\nPada hari Minggu yang hujan, panci sudah berada di dalam oven sejak awal siang, dan seluruh rumah dipenuhi aroma gula tebu cokelat, paprika, serta bawang bombai yang melunak. Saat tutupnya akhirnya dibuka, daging langsung terurai begitu ditekan dengan garpu, menjadi serat-serat panjang yang berkilau oleh sari masaknya. \n\n\n\nDaging ditumpuk di dalam roti kecil yang empuk dengan sesendok saus barbeku, dan semua orang terdiam selama beberapa menit. Yang paling menyenangkan, semua ini bisa dibuat dengan oven dapur biasa.\n\n\n\nDengan mac and cheese sebagai pendamping, inilah perpaduan khas Amerika Selatan bagian selatan\n\n\n\nApa Itu Pulled Pork?\n\n\n\nPulled pork adalah bahu babi yang dimasak sangat lama dengan suhu rendah, lalu disuwir menggunakan garpu dan dicampur dengan sari masaknya atau saus barbeku. Di Amerika Serikat bagian selatan, daging ini dimasak berjam-jam di atas bara, dalam kepulan asap. Resep ini adalah versi rumahan: daging dilumuri rempah, dicokelatkan, lalu dimasak perlahan dengan sedikit cairan dalam panci besi cor bertutup di oven. Cita rasanya berasal dari lapisan kecokelatan hasil pemasakan awal, rempah, dan cairan masaknya, tanpa alat pengasap maupun api kayu.\n\n\n\nDalam bahasa Inggris, kata yang mendasari nama hidangan ini berarti menarik: daging ditarik hingga terurai menjadi serat, dengan tangan atau garpu, selagi masih panas. Dalam bahasa Prancis, hidangan ini disebut babi suwir, nama yang menggambarkan tekstur yang sama.\n\n\n\nKonsep yang sama dengan daging sapi: daging sapi suwir ala Meksiko\n\n\n\nBerasal dari Lubang Pemanggangan di Carolina\n\n\n\nPulled pork berasal dari tradisi barbeku Amerika Serikat bagian selatan, terutama Carolina Utara dan Carolina Selatan. Di sana, babi utuh dimasak semalaman di atas bara, dalam lubang yang digali di tanah, untuk jamuan makan bersama dalam jumlah besar. Dagingnya kemudian disuwir dan disajikan dengan saus bercita rasa tajam untuk menyeimbangkan lemaknya. Kata barbeku sendiri berasal dari barbacoa, panggangan kayu milik masyarakat adat Karibia.\n\n\n\nSetiap daerah tetap mempertahankan saus khasnya. Carolina Utara bagian timur mengandalkan cuka dan lada, gaya Lexington menambahkan sedikit saus tomat, sedangkan Carolina Selatan lebih menyukai saus moster. Kini, pulled pork menjadi hidangan klasik dalam masakan Amerika, disajikan sebagai isian roti lapis di seluruh negeri.\n\n\n\nDi Amerika Serikat bagian selatan, cornbread hampir selalu hadir sebagai pendamping\n\n\n\nVersi oven merupakan adaptasi rumahan dari tradisi ini. Proses memasak perlahan dan penggunaan bahu babi yang berlemak tetap dipertahankan, sementara pengasapan digantikan dengan pencokelatan hingga gelap lalu pemasakan dengan sedikit cairan dalam panci bertutup. Cukup siapkan panci besi cor dan kesabaran selama beberapa jam.\n\n\n\nBahan Utama Pulled Pork\n\n\n\n\n\n\n\nPotongan bahu atas yang disebut Boston butt oleh orang Amerika memberikan hasil terbaik. Bagian ini lebih berlemak daripada bagian bahu lainnya dan kaya akan kolagen, yang meleleh selama pemasakan perlahan sehingga daging tetap berair. Bahu tanpa tulang juga bisa digunakan. Potongan rendah lemak, seperti has luar atau potongan untuk dipanggang, akan mengering dan mengeras jika dimasak perlahan dengan sedikit cairan.\n\n\n\nBumbu oles keringnya terdiri dari gula tebu cokelat, paprika, bawang bombai dan bawang putih bubuk, moster bubuk, garam kasar, serta lada hitam. Bubuk chili yang dimaksud di sini adalah campuran rempah Amerika, bukan cabai bubuk murni. Bumbu kering ditekan ke seluruh permukaan daging agar membentuk lapisan gelap saat dicokelatkan, sementara gula tebu cokelatnya berkaramel.\n\n\n\nDaging dimasak perlahan dengan sedikit cairan bersama bawang bombai iris, bawang putih, kaldu unggas, saus barbeku, dan sesendok cuka apel. Cuka menyeimbangkan lemak, sementara saus memberi rasa manis dan asam. Saus barbeku berbahan dasar saus tomat dan saus Worcestershire cocok digunakan, baik yang dibeli maupun dibuat sendiri.\n\n\n\nPanduan Teknis agar Pulled Pork Oven Berhasil\n\n\n\nCokelatkan bahu babi hingga terbentuk lapisan yang cukup gelap di semua sisinya: lapisan inilah yang memberi cita rasa pada sari masaknya. Cairan harus mencapai setengah tinggi daging, dengan tutup panci yang rapat. Termometer adalah patokan terbaik: pada suhu bagian tengah 93 hingga 95&nbsp;\u00b0C, daging bisa disuwir tanpa kesulitan. Di bawah suhu itu, daging masih hanya bisa diiris dan perlu dimasak lagi selama 20 hingga 30 menit.\n\n\n\nDiamkan daging dalam keadaan tertutup selama 20 menit sebelum disuwir, lalu masukkan kembali ke dalam sari masaknya, yang sudah dibuang lapisan lemaknya bila perlu. Versi dengan panci pemasak lambat juga bisa dibuat, waktu memasaknya tercantum dalam catatan resep.\n\n\n\nHidangan Amerika lain yang dimasak perlahan dalam waktu lama: chili con carne\n\n\n\nSajikan pulled pork di dalam roti kecil yang empuk bersama selada kubis, atau dalam tortilla, seperti taco daging sapi. Hidangan ini bisa disiapkan sehari sebelumnya tanpa masalah, lalu dipanaskan kembali bersama sari masaknya. Sisanya tahan 4 hari di lemari es, atau 3 bulan di lemari pembeku.\n\n\n\n\n\n\tPulled Pork (Babi Suwir)\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tBumbu Oles Kering dan Pencokelatan2.3 \u00e0 2.7 kg bahu babi (tanpa tulang, atau bagian bahu atas)3 sendok makan gula tebu cokelat4 sendok teh paprika bubuk2 sendok teh bawang bombai bubuk2 sendok teh bawang putih bubuk2 sendok teh bumbu chili bubuk2 sendok teh moster bubuk2 sendok teh garam kasar0.5 sendok teh lada hitam2 sendok makan minyak zaitun, (atau minyak alpukat)Memasak dengan Sedikit Cairan dalam Oven1 bawang bombai (ukuran sedang, kupas dan iris tipis)6 \u00e0 7 siung bawang putih, (cincang)240 ml kaldu unggas, (tambah 120 ml jika panci sangat lebar)120 ml saus barbeku1 sendok makan cuka apelSaus dan PenyajianSaus barbeku (tambahan)\t\n\t\n\t\tBumbu Oles Kering dan PencokelatanPanaskan oven hingga 150 \u00b0C.Rapikan bahu babi dengan membuang gumpalan lemak yang tebal dan keras, lalu sisakan lapisan setebal sekitar 0.5 cm di bagian atas: lemak ini akan meleleh saat dimasak dan menjaga daging tetap lembut.Tepuk-tepuk daging dengan tisu dapur hingga kering.Campurkan gula tebu cokelat, paprika bubuk, bawang bombai bubuk, bawang putih bubuk, bumbu chili bubuk, moster bubuk, garam kasar, dan lada dalam mangkuk kecil.Balurkan seluruh campuran bumbu kering ini ke semua sisi daging babi, sambil menekan bumbu dengan tangan agar melekat pada daging.Panaskan minyak dalam panci besi cor besar di atas api sedang cenderung besar.Saat minyak sudah panas dan tampak berkilau, masukkan daging babi.Masak selama 3 sampai 4 menit pada setiap sisi, hingga terbentuk lapisan kecokelatan yang pekat di semua sisinya.Pindahkan daging babi ke piring.Memasak dengan Sedikit Cairan dalam OvenMasukkan bawang bombai dan bawang putih ke dalam panci yang sama, selagi masih panas.Tumis selama 2 sampai 3 menit sambil mengikis sisa kecokelatan yang menempel di dasar panci dengan sendok kayu: bagian inilah yang memberi cita rasa.Tuangkan kaldu unggas, saus barbeku, dan cuka apel.Aduk dan panaskan hingga mendidih perlahan.Masukkan kembali daging babi ke dalam panci, beserta sari daging yang terkumpul di piring.Pastikan cairan mencapai setengah tinggi daging; jika panci sangat lebar dan cairannya terlalu sedikit, tambahkan kaldu ekstra.Tutup panci rapat-rapat.Masukkan ke dalam oven dan masak dengan cairan tersebut selama 3 jam sampai 3 jam 30 menit, sambil membalik daging satu kali di pertengahan waktu memasak.Periksa kematangannya: daging siap saat suhu bagian tengahnya mencapai 93 sampai 95 \u00b0C dan mudah disuwir dengan garpu tanpa perlawanan.Jika daging masih sulit disuwir, berarti suhu tersebut belum tercapai: tutup kembali panci dan lanjutkan memasak selama 20 sampai 30 menit.Mendiamkan dan Menyuwir DagingKeluarkan panci dari oven.Diamkan daging dalam keadaan tertutup pada suhu ruang selama 20 menit: sari daging akan tersebar kembali sehingga daging tetap lebih lembut.Suwir daging babi menggunakan dua garpu selagi masih panas.Jika cairan sisa memasak tampak berlemak, buang sebagian lemak di permukaannya sebelum memasukkan kembali daging.Saus dan PenyajianMasukkan kembali daging suwir ke dalam cairan sisa memasak dan aduk agar tetap lembut.Cicipi, lalu sesuaikan rasanya dengan sedikit saus barbeku, garam, atau sedikit cuka apel untuk menyeimbangkan rasa manis dan asam.Sajikan dengan tambahan saus barbeku.\t\n\t\n\t\tPotongan daging. Bahu atas (Boston butt) memberikan hasil terbaik: kandungan lemaknya lebih tinggi daripada potongan lain, dan lemak ini meleleh selama pemasakan perlahan sehingga daging tetap berair dan empuk. Jika tidak ada, bahu babi merupakan alternatif yang baik, dengan lemak sedikit lebih rendah tetapi hasil yang cukup mirip. Hindari potongan rendah lemak seperti daging untuk panggang, has luar, atau potongan iga babi, karena akan menjadi keras dan kering jika dimasak perlahan dengan sedikit cairan.\nTermometer menjadi penentu. Pada suhu bagian tengah 93 sampai 95 \u00b0C, kolagen sudah meleleh sehingga daging mudah disuwir, bukan diiris. Ini merupakan patokan yang lebih andal daripada lama memasak.\nBumbu oles kering. Bumbu chili bubuk yang dimaksud di sini adalah campuran rempah ala Amerika, bukan cabai pedas bubuk murni. Sedikit jintan bubuk dapat ditambahkan ke dalam campuran untuk memperkaya cita rasanya. Bumbu oles kering siap pakai juga bisa digunakan.\nSaus barbeku. Saus bercita rasa manis sekaligus asam dengan bahan dasar saus tomat dan saus Worcestershire sangat cocok, tetapi saus barbeku apa pun, baik siap pakai maupun buatan sendiri, bisa digunakan.\nMenggunakan panci pemasak lambat. Bumbui dan cokelatkan daging babi dengan cara yang sama, lalu pindahkan ke panci pemasak lambat besar bersama cairan untuk memasak, bawang bombai, dan bawang putih. Tutup dan masak selama 8 sampai 10 jam pada pengaturan rendah, atau 5 sampai 6 jam pada pengaturan tinggi, hingga daging mudah disuwir dengan garpu. Diamkan selama 15 sampai 20 menit, suwir, lalu masukkan kembali daging ke dalam panci pemasak lambat dan aduk bersama cairan sisa memasak. Cara ini praktis untuk memasak dalam jumlah besar.\nPenyajian. Pulled pork disajikan dengan ditumpuk banyak-banyak di dalam roti bulat yang empuk, bersama salad kol, atau dilapisi keju leleh untuk versi roti lapis keju leleh. Daging ini juga bisa dimasukkan ke dalam tortilla untuk membuat taco, atau disajikan sebagai pelengkap salad.\nPersiapan lebih awal dan penyimpanan. Daging bisa disuwir sehari sebelumnya lalu dipanaskan kembali dalam sari dagingnya sendiri. Simpan sisa daging beserta cairannya dalam wadah kedap udara hingga 4 hari di lemari es, atau bagi menjadi beberapa porsi dengan sedikit cairan dan simpan di lemari pembeku hingga 3 bulan. Cairkan semalaman di lemari es, lalu panaskan kembali dalam keadaan tertutup di dalam oven pada suhu antara 120 dan 150 \u00b0C selama 20 sampai 30 menit, dengan menambahkan sedikit saus barbeku jika perlu.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalAm\u00e9ricaine","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193271","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193271"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193271\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/193159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}