{"id":168778,"title":"Kue Mangga Markisa","modified":"2026-08-28T15:38:54+02:00","plain":"Sedang mendambakan hidangan penutup dingin dengan perpaduan semerbak aroma mangga matang dan segarnya markisa? Kue ini menghadirkan tiga lapisan istimewa: dasar biskuit yang renyah, krim mangga-markisa yang lembut dan kaya rasa, serta sentuhan akhir meringue vegan yang memikat. Di setiap suapan, Anda akan dimanjakan oleh manisnya buah mangga yang disusul sensasi asam segar khas markisa. Karena dirangkai dalam kondisi dingin, hidangan ini sangat praktis disiapkan secara bertahap. Resep ini merupakan bagian dari koleksi pastri bebas gluten saya.\n\n\n\nMeringue yang menghiasi bagian atas adalah meringue vegan dari protein kentang.\n\n\n\nApa itu kue mangga markisa?\n\n\n\nKue ini merupakan entremet vegan dan bebas gluten yang disusun layaknya tart tinggi: dasar biskuit tipe graham atau digestive, krim mangga-markisa yang dipadatkan dengan agar-agar dan maizena, serta lapisan penutup meringue bebas telur. Krimnya dimasak perlahan hingga mengental, lalu dipadukan dengan mentega nabati dan krim keju nabati untuk menghasilkan tekstur lembut seperti curd klasik tanpa produk susu hewani. Lapisan meringue di atasnya memberikan kontras tekstur yang ringan dan lembut\u2014Anda bahkan bisa membakarnya sekilas dengan blowtorch dapur untuk tampilan yang kian cantik. Kreasi ini adalah salah satu dari lima hidangan penutup bebas gluten dan bebas laktosa favorit saya.\n\n\n\nBahan-bahan utama\n\n\n\nMangga menjadi bintang utama hidangan ini: gunakan 100% bubur atau puree mangga murni, atau mangga segar matang pohon yang diblender hingga benar-benar halus. Markisa hadir sebagai penyeimbang rasa asam yang menyegarkan; gunakan sari buah atau nektar markisa murni tanpa tambahan gula agar keaslian rasanya tetap terjaga.\n\n\n\nLapisan dasarnya dibuat dari biskuit jenis graham atau digestive bebas gluten dan bebas laktosa yang dihancurkan hingga halus, lalu dicampur dengan mentega nabati leleh. Sebagai pengganti produk olahan susu hewani, gunakan krim keju nabati serta mentega nabati berkualitas yang dipastikan bebas gluten.\n\n\n\nUntuk lapisan penutup, Anda bebas menggunakan resep meringue vegan andalan Anda. Jika bahan-bahannya sulit ditemukan, Anda juga dapat memakai bubuk meringue vegan siap pakai\u2014cukup ikuti instruksi yang tertera pada kemasan.\n\n\n\nEntremet vegan segar lainnya, kue pisang matcha.\n\n\n\nTips teknis dan kesalahan yang harus dihindari\n\n\n\nResep ini dirancang menggunakan takaran timbangan (metrik) demi hasil yang konsisten. Jika Anda perlu mengonversinya, lakukan dengan cermat sebelum mulai memasak, karena keberhasilan teksturnya sangat bergantung pada keseimbangan antara maizena, agar-agar, dan gula.\n\n\n\nDasar biskuit: kehalusan remah dan cara melepas dari loyang yang rapi\n\n\n\nAgar dasarnya padat dan kokoh, haluskan biskuit hingga menjadi remah halus memakai food processor. Jika tidak ada, masukkan biskuit ke dalam kantong plastik ziplock lalu gilas dengan rolling pin sampai hancur merata.\n\n\n\nCampurkan remahan biskuit dengan mentega nabati leleh hingga rata dan tidak ada bagian yang kering. Padatkan dengan punggung sendok di dasar loyang bongkar-pasang ukuran 20 cm atau ring pastry. Lapisi bagian tepinya dengan plastik mika atau kertas roti agar pinggirannya rapi dan mudah dilepas. Simpan di dalam kulkas selagi menyiapkan krim; lapisan dasar harus mengeras sebelum dituang adonan berikutnya.\n\n\n\nKrim mangga-markisa: masak sebentar, tambahkan lemak di saat yang tepat\n\n\n\nSebelum menyalakan api, aduk rata tepung maizena, gula, agar-agar, puree markisa, dan puree mangga di dalam mangkuk. Langkah ini penting untuk memastikan adonan benar-benar larut dan bebas gumpalan sebelum dituangkan ke dalam panci.\n\n\n\nMasak di atas api kecil hingga sedang sambil terus diaduk dengan whisk hingga mengental. Begitu krim mulai kokoh, segera angkat dari api agar tidak terlalu matang, lalu diamkan sekitar 10 menit hingga suhunya turun.\n\n\n\nMasukkan mentega nabati selagi krim masih hangat kuku agar dapat teremulsi dan menyatu sempurna. Kemudian tambahkan krim keju nabati dan aduk hingga teksturnya lembut mengilap. Untuk hasil yang ekstra halus, Anda bisa menggunakan hand blender saat memadukan mentega dan krim keju.\n\n\n\nPindahkan ke wadah bersih, tutup dengan plastic wrap menempel langsung pada permukaan krim agar tidak terbentuk lapisan berkulit, lalu simpan di dalam kulkas selama 1 jam hingga dingin sempurna sebelum dirangkai.\n\n\n\nPerangkaian: suhu dingin, kerapian, sentuhan akhir\n\n\n\nRatakan krim mangga-markisa dingin di atas dasar biskuit. Ratakan permukaannya dengan sendok atau spatula agar mulus, sehingga memudahkan saat menyemprotkan meringue nanti. Selama menyiapkan meringue, simpan kembali kue di dalam kulkas agar tetap kokoh.\n\n\n\nJangan lupa sisihkan 50\u201390 g krim mangga-markisa untuk hiasan akhir, agar Anda memiliki bahan untuk dekorasi yang cantik. Anda juga bisa memasukkan kue ke dalam freezer selagi membuat meringue: melepaskan loyang ring akan jauh lebih mudah dan rapi saat kue dalam keadaan setengah beku.\n\n\n\nSetelah dilepas dari cetakan, pindahkan kue ke alas kue atau piring saji sebelum menghiasnya dengan meringue, agar tidak perlu memindahkannya lagi nanti. Semprotkan meringue menggunakan spuit bulat, lalu semprotkan sisa krim mangga-markisa yang telah disisihkan di sela-selanya.\n\n\n\nJika menginginkan tampilan yang lebih memikat, gunakan blowtorch dapur sebentar untuk memberi efek karamelisasi keemasan pada meringue tanpa mematangkannya sepenuhnya. Masukkan kembali ke dalam kulkas setidaknya selama 30 menit agar kokoh saat dipotong, dan beri hiasan potongan dadu mangga segar sesaat sebelum disajikan.\n\n\n\nPenyimpanan\n\n\n\nKrim mangga-markisa dapat disimpan di kulkas selama 1 jam sebelum dirangkai, dengan ditutup rapat agar permukaannya tidak mengering. Setelah kue selesai dirangkai, simpan di dalam kulkas setidaknya 30 menit agar strukturnya padat sebelum dipotong dan disajikan. Selama proses penyiapan meringue, selalu letakkan kue di tempat dingin atau di dalam freezer agar cetakan lebih mudah dilepas.\n\n\n\nIngin hidangan penutup buah bernuansa lebih rustik? Coba clafoutis bebas gluten dengan aprikot dan rosemary.\n\n\n\nTemukan aneka resep vegan lezat lainnya dalam kategori terkait.\n\n\n\nResep ini dikembangkan oleh Chef Rommel Reyes. Temukan karya-karyanya di Instagram, buletin Substack, dan kanal YouTube miliknya.\n\n\n\n\n\n\tKue Mangga Markisa (Bebas Gluten)\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t150 g biskuit graham bebas laktosa dan bebas gluten (dihaluskan menjadi remahan)50 g mentega bebas laktosa dan bebas gluten (lelehkan)170 g daging\/puri mangga170 g puri\/nektar markisa200 g gula pasir50 g tepung maizena4 g bubuk agar-agar150 g cream cheese vegan bebas gluten100 g mentega vegan bebas gluten10 g protein kentang150 g air dingin0.3 g xanthan gum120 g gula pasir1 sejumput xanthan gum (tambahkan sebelum dikocok)\t\n\t\n\t\tDasar BiskuitHaluskan biskuit graham bebas gluten hingga menjadi remahan halus menggunakan food processor, atau masukkan ke dalam kantong ziplock lalu hancurkan dengan rolling pin.Campurkan remahan biskuit dan mentega leleh bebas laktosa di dalam mangkuk hingga tercampur rata.Padatkan campuran remahan di dasar loyang bongkar pasang bulat berdiameter 20 cm atau cake ring yang telah dilapisi plastik mika asetat atau kertas roti. Simpan di dalam kulkas agar memadat selagi menyiapkan isian.Krim Mangga-MarkisaCampur dan aduk rata tepung maizena, gula pasir, bubuk agar-agar, nektar\/puri markisa, dan puri mangga di dalam mangkuk.Tuang ke dalam panci, lalu masak di atas api kecil-sedang sambil terus diaduk menggunakan whisk hingga mengental. Angkat dari api dan biarkan krim mendingin sekitar 10 menit.Kocok mentega vegan ke dalam krim selagi masih hangat hingga tercampur sempurna. Tambahkan cream cheese vegan, lalu aduk hingga adonan benar-benar rata dan lembut. Gunakan hand blender jika ingin mendapatkan tekstur krim yang lebih halus sutra.Pindahkan ke wadah atau mangkuk, lalu tutup permukaannya dengan plastic wrap agar tidak berkulit. Dinginkan di dalam kulkas selama 1 jam.Meringue VeganSiapkan meringue vegan: campurkan protein kentang, xanthan gum, dan air dingin hingga bubuk larut sempurna (gunakan hand blender agar lebih cepat), lalu simpan di dalam kulkas minimal 15 menit. Tuang larutan dingin ke dalam mangkuk mixer bersama sejumput xanthan gum, lalu kocok hingga mengembang lembut (soft peak). Tambahkan gula pasir bertahap sesendok demi sesendok sambil terus dikocok dengan kecepatan tinggi hingga meringue mengilap dan mencapai puncak kaku (stiff peak) selama 6 hingga 10 menit. Gunakan segera.Perakitan KueTuang dan ratakan isian krim mangga-markisa yang sudah dingin di atas dasar biskuit. Rapikan permukaannya menggunakan sendok atau spatula. Simpan di dalam kulkas selagi membuat meringue vegan. Sisihkan 50\u201390 g krim mangga untuk hiasan di bagian atas.Anda juga bisa membekukan kue di dalam freezer selagi menyiapkan meringue. Cake ring akan jauh lebih mudah dilepaskan saat kue dalam kondisi beku.Lepaskan cake ring dan pindahkan kue ke piring saji atau alas kue. Semprotkan meringue menggunakan spuit bundar di atas permukaan kue, lalu hias dengan sisa krim mangga-markisa.Bakar perlahan permukaan meringue menggunakan torch dapur (kitchen blowtorch) hingga menghasilkan semburat karamel yang cantik dan menggugah selera.Masukkan kembali kue ke dalam kulkas setidaknya selama 30 menit agar teksturnya set sempurna. Hiasi dengan potongan dadu mangga segar sesaat sebelum disajikan.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168778"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168778\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/164357"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}