{"id":168767,"title":"Tart Bebas Gluten Frangipane Pistachio-Almond dan Rasberi","modified":"2026-08-28T15:38:41+02:00","plain":"Ingin menikmati tart dengan kulit yang renyah, isian lembut meleleh di bagian tengah, dan sentuhan asam segar dari buah rasberi? Resep ini memadukan tiga elemen istimewa: kulit tart bebas gluten yang renyah, frangipane pistachio-almond yang kaya rasa, serta lapisan buah rasberi segar yang ditata cantik.\n\n\n\nPada gigitan pertama, Anda akan dimanjakan dengan gurih lembut aneka kacang, manisnya selai, dan segarnya buah rasberi. Perpaduannya terasa sangat pas tanpa bikin enek, lengkap dengan tekstur memikat mulai dari dasar tart hingga taburan pistachio cincang. Temukan juga berbagai resep pastri bebas gluten lezat lainnya di sini.\n\n\n\nDasarnya menggunakan p\u00e2te sucr\u00e9e bebas gluten.\n\n\n\nMengenal Tart Frangipane Rasberi-Pistachio Bebas Gluten\n\n\n\nIni adalah tart buah bebas gluten yang tersusun atas tiga lapisan: p\u00e2te sucr\u00e9e, frangipane almond dan pistachio, lalu disempurnakan dengan olesan selai rasberi, buah rasberi segar, serta taburan pistachio cincang. Versi Chef Rommel Reyes ini menggunakan frangipane berbahan dasar krim almond yang dipadukan dengan pasta pistachio atau selai pistachio murni 100%.\n\n\n\nKombinasi ini sangat harmonis karena pistachio memberikan aroma dan rasa kacang yang gurih khas, sementara rasberi menghadirkan sentuhan manis sekaligus asam yang menyegarkan. Tart ini menyajikan keseimbangan rasa yang luar biasa: gurih manis yang lembut dari frangipane berpadu apik dengan kesegaran buah dan tekstur renyah dari taburan pistachio di atasnya.\n\n\n\nBahan-Bahan Utama\n\n\n\nUntuk hasil terbaik, timbang setiap bahan secara akurat dalam satuan gram. Untuk isian frangipane, siapkan mentega nabati lunak, gula, tepung almond, sedikit tepung bebas gluten, susu oat bersuhu ruang, telur bersuhu ruang, dan pasta pistachio. Adonan ini dikocok hingga lembut menyerupai krim almond sebelum dicampur dengan pasta pistachio. Tepung almond atau kelapa: pilihan tepung sangat berpengaruh terhadap tekstur akhir frangipane.\n\n\n\nGunakan pasta pistachio atau selai pistachio murni 100% tanpa pemanis tambahan. Untuk kulit tart, gunakan Sch\u00e4r Bread Mix atau tepung bebas gluten merek Caputo. Pastikan mentega nabati untuk adonan kulit berada dalam kondisi dingin dan dipotong dadu agar menghasilkan tekstur berpasir yang renyah setelah dipanggang.\n\n\n\nUntuk sentuhan akhir, siapkan selai rasberi berkualitas, buah rasberi segar, dan 50 g pistachio panggang cincang. Selai berfungsi sebagai perekat antara lapisan frangipane panggang dan buah segar, buah rasberi disusun menutupi seluruh permukaan, dan taburan pistachio cincang memberikan kerenyahan ekstra yang lezat.\n\n\n\nIngin dessert buah yang ringan? Coba resep pavlova vegan bebas gluten.\n\n\n\nTips dan Teknik Pembuatan\n\n\n\nMeski terlihat sederhana, resep ini menuntut ketelitian dalam setiap langkahnya. Tekstur frangipane harus tetap lembut, adonan kulit perlu diolah secara cepat dan tidak berlebihan, serta waktu pengistirahatan adonan wajib dipatuhi. Langkah-langkah ini memastikan kulit tart kokoh, rapi saat dicetak, dan isian matang sempurna.\n\n\n\nMengocok Frangipane dengan Tepat\n\n\n\nKocok gula pasir dan mentega nabati lunak selama 2 hingga 3 menit hingga lembut dan mengembang. Pastikan adonan tercampur rata secara homogen. Setelah itu, masukkan tepung almond dan tambahkan telur satu per satu, sambil terus dikocok rata setiap kali penambahan.\n\n\n\nTuang susu oat bersuhu ruang dan tepung bebas gluten, lalu aduk perlahan hingga adonan menyatu sempurna. Masukkan pasta pistachio murni pada tahap akhir, lalu aduk rata. Urutan ini memastikan konsistensi krim tetap lembut, halus, dan mudah diratakan di atas kulit tart.\n\n\n\nMengolah Adonan Bebas Gluten\n\n\n\nCampurkan seluruh bahan kering di atas meja kerja atau baking mat silikon, lalu buat lubang di bagian tengahnya. Masukkan potongan mentega nabati dingin dan telur, kemudian olah bahan dengan ujung jari atau pastry cutter. Hentikan proses mengaduk begitu adonan mulai membentuk butiran remahan kasar.\n\n\n\nSatukan adonan secara perlahan dan uleni sebentar saja. Hindari menguleni terlalu lama: begitu adonan menyatu, bentuk menjadi bulatan pipih, bungkus rapat dengan plastic wrap, lalu istirahatkan di dalam lemari es selama 1 jam agar teksturnya padat dan mudah digilas.\n\n\n\nMenggilas dan Mencetak Kulit Tart\n\n\n\nGilas adonan dingin di antara dua lembar kertas roti hingga mencapai ketebalan sekitar 3 hingga 4 mm. Gunakan roller guide atau pengukur ketebalan agar hasilnya rata sempurna. Ketebalan yang seragam memastikan kulit tart matang merata dan tidak mudah retak saat dipindahkan.\n\n\n\nSiapkan ring tart berdiameter 20 cm dengan tinggi 4 cm, atau gunakan loyang bongkar pasang berukuran serupa. Angkat lembaran adonan perlahan dan letakkan di atas ring tart, lalu tekan lembut mengikuti sudut dan tepiannya. Pastikan tidak ada rongga udara atau bagian yang berlubang, rapikan sisa adonan di tepi atas, lalu dinginkan kembali kulit tart di lemari es selama 10 menit agar bentuknya tetap kokoh saat dipanggang.\n\n\n\nPemanggangan dan Penyusunan Tart\n\n\n\nTuang adonan frangipane ke dalam kulit tart dingin, lalu ratakan permukaannya dengan bantuan spatula bengkok (offset spatula) atau punggung sendok. Pastikan permukaannya rata sempurna sebelum masuk oven. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 185\u00b0C selama 15 hingga 20 menit.\n\n\n\nSuhu dan karakter oven dapat berbeda-beda, jadi pantau tingkat kematangannya menjelang akhir waktu pemanggangan. Setelah matang keemasan, keluarkan tart dan letakkan di atas rak pendingin (cooling rack) hingga benar-benar dingin pada suhu ruang.\n\n\n\nLepaskan ring tart perlahan, lalu pindahkan tart ke atas alas kue atau piring saji. Oleskan selai rasberi secara merata di atas frangipane yang sudah dingin. Tata buah rasberi segar dengan posisi rongga menghadap ke bawah hingga menutupi seluruh permukaan, taburkan pistachio cincang, lalu simpan di dalam kulkas selama 30 menit sebelum dipotong dan disajikan.\n\n\n\nPenyimpanan\n\n\n\nMeskipun tart segar ini paling nikmat disantap di hari yang sama, tahapan pendinginan selama proses pembuatan sangatlah penting. Adonan mentah harus diistirahatkan selama 1 jam di kulkas, kulit tart yang sudah dicetak perlu didinginkan kembali selama 10 menit sebelum diisi, dan tart yang telah selesai disusun wajib didinginkan selama 30 menit sebelum dipotong agar potongannya rapi dan cantik.\n\n\n\nUntuk teman minum teh santai, coba juga resep cake lemon poppy seed bebas gluten.\n\n\n\nTemukan koleksi resep bebas gluten lainnya yang tak kalah menggugah selera.\n\n\n\nResep dikembangkan oleh Chef Rommel Reyes. Ikuti karyanya di Instagram, buletin Substack, dan kanal YouTube miliknya.\n\n\n\n\n\n\tTart Frangipane Pistachio-Almon dan Rasberi Bebas Gluten\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t100 g mentega vegan lunak100 g gula pasir100 g tepung almon20 g tepung bebas gluten20 g susu oat (suhu ruang)2 telur (suhu ruang)100 g pasta pistachio murni (atau 100% selai pistachio murni)300 g tepung Sch\u00e4r Bread Mix atau Caputo GF100 g mentega vegan asin dingin, potong dadu100 g gula pasir1 jumput garam120 g telur (sekitar 2 butir telur ukuran besar)100 g selai rasberi400 g rasberi segar50 g pistachio panggang (cincang kasar)\t\n\t\n\t\tFrangipane Pistachio-AlmonMasukkan mentega lunak dan gula pasir ke dalam mangkuk adonan.Kocok menggunakan mikser tangan selama 2 hingga 3 menit hingga teksturnya lembut dan mengembang.Tambahkan tepung almon ke dalam adonan.Masukkan telur satu per satu sambil terus diaduk.Kocok hingga telur menyatu sempurna dengan adonan.Tambahkan susu oat dan tepung bebas gluten.Kocok kembali hingga adonan tercampur rata dan halus.Terakhir, masukkan pasta pistachio.Aduk perlahan hingga warna dan adonan tercampur merata.Kulit Tart Bebas GlutenCampurkan tepung bebas gluten dan bahan kering lainnya di atas meja kerja atau alas silikon kue.Buat cekungan seperti sumur di bagian tengahnya.Masukkan potongan mentega vegan dingin dan telur ke dalam cekungan.Aduk menggunakan ujung jari atau pastry cutter hingga adonan berbulir menyerupai pasir kasar.Uleni adonan secara perlahan dan singkat hingga menyatu.Bentuk adonan menjadi bola padat.Bungkus rapat adonan dengan plastik wrap.Simpan di dalam lemari es selama 1 jam.Gilas adonan yang sudah dingin di antara dua lembar kertas roti.Gilas hingga mencapai ketebalan 3\u20134 mm menggunakan bilah pemandu agar tebalnya seragam.Siapkan ring tart atau loyang bongkar pasang berukuran diameter 20 cm dan tinggi 4 cm.Pindahkan lembaran adonan secara perlahan ke dalam ring tart atau loyang.Rapatkan dan tekan perlahan bagian sudut serta tepian dasar adonan.Periksa bagian dasar kulit tart untuk memastikan tidak ada celah atau lubang.Rapikan dan potong sisa adonan di bagian pinggir atasnya.Simpan kembali di dalam lemari es selama 10 menit untuk mengistirahatkan adonan.Tuangkan isian frangipane pistachio-almon ke dalam kulit tart yang sudah dingin.Ratakan bagian permukaannya dengan punggung sendok atau spatula offset bengkok.Panggang selama 18 hingga 20 menit di dalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 185\u00b0C.Keluarkan tart yang sudah matang dan letakkan di atas rak pendingin kawat.Biarkan hingga dingin sempurna pada suhu ruang.Penyusunan TartLepaskan ring kue atau loyang bongkar pasang secara hati-hati.Pindahkan tart ke atas tatakan kue atau piring saji.Oleskan selai rasberi secara merata di atas permukaan tart yang sudah dingin.Tata buah rasberi segar dalam posisi terbalik hingga menutupi seluruh permukaan tart.Taburi bagian atasnya dengan pistachio panggang cincang.Simpan di dalam lemari es selama 30 menit sebelum dipotong dan disajikan.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168767\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/164968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}