{"id":161863,"title":"Minyak cabai super cepat","modified":"2026-07-21T18:23:01+02:00","plain":"Hari ini saya bagikan resep ASLI minyak cabai Asia. Belakangan ini saya melihat cukup banyak resep serupa beredar, dan yang bikin saya kecewa&#8212;seperti yang sering saya temui di banyak restoran di sini&#8212;rasanya hambar. Tidak ada isinya. Padahal, minyak cabai seharusnya bukan cuma campuran bawang putih, cabai untuk memberi warna, dan sedikit biji wijen&#8230; Bukan begitu caranya.\n\n\n\nDi foto ini, aneka bahan di dalam minyaknya terlihat jelas \n\n\n\nMinyak cabai Asia biasanya berisi cuka, gula, kecap asin, bawang merah, daun bawang, dan lain-lain&#8230; Semua bahan ini, setelah dimasak perlahan hingga harum dan lembut, menghasilkan rasa luar biasa yang jauh lebih kompleks daripada sekadar minyak dengan sedikit bawang putih. Percayalah.\n\n\n\nSaya menganggap minyak cabai Tiongkok sebagai salah satu bumbu dasar penting di dapur Asia bagi siapa pun yang sering memasak hidangan seperti ini dan menyukai rasa pedas. Berbeda dengan la-yu Jepang, yang satu ini benar-benar pedas dan kaya rasa\n\n\n\nWarnanya merah menyala, tetapi yang benar-benar membedakannya dari banyak resep minyak pedas lain adalah lapisan rasa yang dibawa oleh semua bahan tambahan itu. Serius, rasa gurih yang intens dipadukan dengan resep minyak cabai rumahan yang sesederhana ini bikin tingkat ketagihannya sangat tinggi. \n\n\n\n        Voir cette publication sur Instagram            Une publication partag\u00e9e par \ud835\uddd6\ud835\uddf2\u0301\ud835\uddf9\ud835\uddf6\ud835\uddfb\ud835\uddf2 (@cnaprase)\n\n\n\nSaya ingin berterima kasih kepada C\u00e9line untuk foto-fotonya yang luar biasa. Dia adalah salah satu orang pertama yang mencoba resep saya setelah saya membagikannya di akun saya. Anda bisa menemukannya di Instagram di sini\n\n\n\nTidak usah tanya berapa lama minyak ini bisa disimpan, karena kemungkinan besar tidak akan bertahan lebih dari seminggu saking enaknya. (Spoiler: maksimal 1,5 minggu di kulkas)\n\n\n\nCara membuat minyak cabai super cepat\n\n\n\nCukup satu stoples dan beberapa bahan!\n\n\n\nUntuk membuat minyak ini, biasanya bumbu-bumbu Asia dimasak perlahan dalam minyak nabati, atau disiram minyak mendidih. Namun, tidak di sini: cukup masukkan semuanya ke microwave, lalu selesai. Hasilnya nyaris sama, dengan cucian setengah lebih sedikit!\n\n\n\nMinyak ini cocok sekali untuk tumisan, mi, dan aneka hidangan nasi. Enak juga ditambahkan ke saus lain atau dipakai untuk menyulap hidangan apa pun yang butuh sentuhan pedas.\n\n\n\nBahan-bahan untuk minyak cabai kilat\n\n\n\nCuka beras hitam: Cuka ini punya kedalaman rasa gurih yang tidak dimiliki cuka beras putih. Tapi kalau tidak ada, Anda tetap bisa memakai yang putih, dan hasilnya tetap enak sekali\n\n\n\nKecap asin light: Ini adalah kecap asin biasa yang mudah ditemukan di supermarket. Baca selengkapnya di sini\n\n\n\nSerpihan cabai: saya pribadi memakai gochugaru Korea, tetapi Anda bisa menggunakan jenis cabai apa pun, bahkan cabai segar!\n\n\n\nKeluarga bawang: Di bagian ini, silakan bereksperimen! Mulai dari bawang putih, bawang merah, bawang bombai, hingga daun bawang. Semuanya enak dipakai dan patut dicoba!\n\n\n\nBiji wijen: Saya lebih suka wijen hitam karena aromanya, tetapi gunakan saja yang tersedia di dapur\n\n\n\n Mi pedas dengan minyak cabai saya untuk versi lain dari minyak ini\n\n\n\nMinyak apa yang paling cocok untuk minyak cabai?\n\n\n\nUntuk membuat minyak cabai, saya sarankan memakai minyak beraroma netral. Namun, Anda tentu boleh bermain dengan rasa, misalnya dengan minyak wijen putih.\n\n\n\nCara menggunakannya\n\n\n\nUntuk apa saja! Bukan cuma untuk masakan Asia. Misalnya, saya suka sekali menambahkan minyak cabai rumahan ke pizza saya&#8212;hasilnya langsung naik level. \n\n\n\nMinyak ini juga saya pakai dalam resep mi dan dan saya \n\n\n\nSalah satu resep lain yang memakai minyak cabai bergaya serupa adalah ayam pedas Tiongkok saya\n\n\n\n\n\n\tMinyak Cabai Kilat\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t1.5 sendok makan  cuka beras1 sendok makan  kecap asin ringan1 sendok makan  gula4 siung  bawang putih, cincang halus2 batang  daun bawang muda, iris tipis1 sendok makan  garam5 sendok makan  serpihan cabai1 porsi minyak secukupnya hingga seluruh bahan terendam setidaknya 1 cmopsional1 sendok makan  wijen1 sendok teh  bubuk lima rempah Tiongkok1 sendok teh  MSG\t\n\t\n\t\tCampurkan semua bahan dalam stoplesPanaskan dalam microwave 2 kali masing-masing 1 menit pada 900 watt\t\n\t\n\t\tJumlah minyaknya benar-benar bisa disesuaikan dengan selera. Saya pribadi lebih suka teksturnya tidak terlalu cair karena bagian padatnya justru paling kaya rasa. Hati-hati dengan risiko botulisme; simpan maksimal satu setengah minggu di kulkas.\n\t\n\t\n\t\tSauceChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=161863"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/161863\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=161863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=161863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=161863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}