{"id":158963,"title":"Sosis Tiongkok Lap Cheong","modified":"2026-07-18T15:29:56+02:00","plain":"Istilah \"sosis Tiongkok\" merujuk pada beragam sosis asal Tiongkok, yang masing-masing menjadi ciri khas daerah tertentu. Yang paling terkenal adalah sosis Kanton yang dikenal sebagai lap cheong atau lap chong (\u81d8\u8178), yang secara harfiah berarti \"usus isi musim dingin\" atau \"usus berlilin\" dalam bahasa Kanton. \n\n\n\nSeiring popularitasnya, sebutan \"lap cheong\" pun meluas hingga mencakup bukan hanya berbagai sosis Tiongkok, tetapi juga sosis dari negara-negara Asia lainnya. Artikel ini berfokus pada lap cheong yang asli, yaitu sosis Kanton.\n\n\n\nLap Cheong, sebenarnya apa itu?\n\n\n\nLap cheong, yang disebut la chang (\u814a\u80a0) dalam bahasa Mandarin dan lap xuong dalam bahasa Vietnam, adalah sosis berupa usus yang diisi daging babi cincang, lalu dikeringkan dan dibumbui dengan berbagai bahan seperti arak Shaoxing, gula, dan kecap asin, dan lain-lain. \n\n\n\nDaging dan lemak babi biasanya dicincang dan dibumbui pada musim panen di musim gugur, dimasukkan ke dalam usus, lalu dikeringkan oleh angin musim dingin, sehingga menghasilkan sosis yang padat, agak kenyal, dan relatif empuk, dengan warna merah dan putih yang khas. \n\n\n\nSaat ini, lap cheong dinikmati di banyak negara Asia maupun Barat. Daging babi juga bisa diganti dengan ayam atau sapi, dan aneka jenis hati dapat ditambahkan ke dalam resepnya.\n\n\n\nSosis Tiongkok dan nasi kukus, perpaduannya luar biasa lezat\n\n\n\nAsal-usul sosis lap xuong\n\n\n\nMenurut Qimin Yaoshu, ensiklopedia pertanian Tiongkok pertama yang ditulis oleh Jia Sixie pada tahun 544 M, lap cheong mungkin sudah muncul pada masa dinasti Wei dan Jin, antara tahun 300 dan 500 M. \n\n\n\nPada masa itu, masyarakat mulai mengawetkan daging untuk Tahun Baru Imlek melalui teknik pembuatan sosis. Metode ini kemudian terus dipertahankan oleh masyarakat Tiongkok selama berabad-abad. \n\n\n\nPada tahun 1894, versi lap cheong Kanton modern diciptakan oleh seorang pemilik restoran bubur khas Kanton. Ia berinovasi dengan mengisi usus menggunakan sisa daging babi dan hati babi dari restorannya.\n\n\n\nBagaimana rasa lap cheong?\n\n\n\nMeski tampak mirip dengan salami Italia, lap cheong menawarkan cita rasa khas yang bervariasi tergantung pada bahan yang digunakan. \n\n\n\nBiasanya, sosis Tiongkok ini menghadirkan perpaduan rasa manis dan asin, serta aroma harum dari Mei Gui Lu Jiu, minuman beralkohol tradisional Tiongkok yang dibuat dari sorgum dan sirup mawar. Arak khas ini memberikan aroma yang unik dan khas pada lap cheong.\n\n\n\nBagaimana menggunakan sosis Tiongkok dalam masakan?\n\n\n\nLap cheong adalah bahan yang populer bukan hanya dalam masakan Tiongkok, tetapi juga dalam masakan Vietnam dan masakan Thailand, serta bisa diolah menjadi banyak resep. Anda bisa mengukusnya, menumisnya, menikmatinya begitu saja, atau menyajikannya dengan nasi. Lemak dari sosis memberi nasi tekstur yang lembut dan rasa gurih, sekaligus menambahkan sedikit rasa manis yang menyenangkan.\n\n\n\nLap cheong juga bisa ditambahkan ke berbagai hidangan seperti nasi goreng, mi, sup, atau tumisan. Untuk ide, lihat resep saya untuk nasi kukus dengan sosis Tiongkok atau nasi goreng dengan sosis Tiongkok. Tentu saja, lap cheong juga digunakan dalam nasi Kanton.\n\n\n\nNasi goreng saya dengan sosis Tiongkok\n\n\n\nLap cheong juga digunakan dalam beberapa resep kue bulan dan kue Pia. Jangan lupa memasak sosis hingga matang, karena daging yang digunakan pada awalnya masih mentah.\n\n\n\nDi Tiongkok, lap cheong dikonsumsi sepanjang tahun, dengan konsumsi yang meningkat pada bulan Februari. Banyak orang Tiongkok menganggapnya sebagai hidangan penting saat perayaan Tahun Baru Imlek.\n\n\n\nDi mana membeli sosis Tiongkok?\n\n\n\nDi Barat, lap cheong mudah ditemukan secara online atau di supermarket Asia. Di sana tersedia banyak pilihan merek dan rasa. Di antara yang paling populer adalah sosis rasa Mei Gui Lu dan lima rempah dari merek seperti You Huy, Hoa Nam, Viet Hung, dan lain-lain. \n\n\n\nUntuk pengalaman yang autentik, pilih varian Mei Gui Lu (Mai Que Lo dalam bahasa Vietnam), yang memberikan cita rasa asli sosis ini. Namun, jika Anda mau, Anda juga bisa membuat lap cheong sendiri di rumah. \n\n\n\n\n\n\n\nBagaimana menyimpan sosis Tiongkok?\n\n\n\nBaik buatan sendiri maupun yang dibeli di toko, lap cheong sebaiknya disimpan di lemari es atau freezer. Dengan cara ini, kualitas sosis dapat terjaga selama 3 bulan hingga 1 tahun. Namun, tetap lebih baik mengonsumsi sosis sebelum tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.\n\n\n\nApa pengganti sosis Tiongkok?\n\n\n\nMemang cukup sulit untuk menggantinya karena rasanya sangat khas. Alternatif terbaik adalah memotong lalu memarinasi salami setengah kering seperti fuet, atau \"pipes ardennaises\" bagi orang Belgia, dengan campuran 5 rempah, gula, dan arak Shaoxing.","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158963"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158963\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}