{"id":158944,"title":"Rumput laut wakame: apa itu?","modified":"2026-07-18T15:25:09+02:00","plain":"Wakame adalah salah satu jenis rumput laut konsumsi yang paling umum. Dalam masakan Asia, wakame kerap disajikan dalam salad, sup, atau sebagai pelengkap hidangan laut. \n\n\n\nMeski dipanen liar di Australia, budidayanya terutama terpusat di Jepang dan Korea. Karena itu, wakame yang dijual di pasaran kemungkinan besar berasal dari salah satu dari kedua negara tersebut. Wakame juga kerap disebut kelp.\n\n\n\n\n\n\n\nApa itu wakame?\n\n\n\nWakame adalah sayuran laut yang sering digolongkan sebagai alga dan banyak digunakan dalam masakan Jepang maupun masakan Asia lainnya. Wakame kerap digunakan dalam sup, salad, camilan, dan juga sebagai bumbu. \n\n\n\nBerwarna hijau tua, wakame kadang dijuluki \u201cmustar laut\u201d karena bentuknya mirip sawi matang, meskipun rasanya yang lembut jelas berbeda dari cita rasa tajam sayuran tersebut.\n\n\n\nWakame tersedia dalam dua bentuk: kering, yang paling umum, dan asin. Varian asin biasanya dijual dalam keadaan dingin dan dikemas vakum.\n\n\n\n\n\n\n\nWakame dan nori, apa bedanya?\n\n\n\nWakame berbeda dari nori, jenis rumput laut kering lain yang umum digunakan untuk membuat sushi. Nori berbentuk lembaran pipih yang dikeringkan, sedangkan wakame kering biasanya tampak seperti helaian yang sedikit berkerut, sekilas menyerupai kismis laut. \n\n\n\nSebelum digunakan, wakame kering perlu direhidrasi, sedangkan nori biasanya dipanggang terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam gulungan sushi atau onigiri.\n\n\n\nPenggunaan wakame\n\n\n\nWakame harus direhidrasi terlebih dahulu sebelum digunakan. Cukup masukkan rumput laut ke dalam mangkuk, lalu rendam dengan air hangat selama beberapa menit. Wakame akan mengembang, jadi biasanya Anda tidak perlu menggunakannya terlalu banyak. \n\n\n\nSetelah direhidrasi dan ditiriskan, rumput laut ini bisa ditambahkan ke salad dan sup, atau dicincang, dibumbui, lalu disajikan sebagai salad. Sup miso yang terkenal sering diberi potongan tahu, irisan daun bawang, dan potongan kecil rumput laut hijau. Rumput laut itulah wakame.\n\n\n\nResep sup miso dengan wakame yang terlihat jelas mengapung\n\n\n\nBagaimana memasak dengan wakame?\n\n\n\nSetelah direhidrasi, rendam sebentar dalam air es selama 5 hingga 6 menit, lalu tiriskan dan peras sisa airnya. \n\n\n\nTeknik lain adalah memblansir wakame, yaitu dengan mencelupkan wakame kering sebentar ke dalam air mendidih, lalu meniriskannya dan membilasnya dengan air dingin sebelum diperas hingga kering. \n\n\n\nBlansir akan membuat warna hijau cerah wakame semakin menonjol; teknik ini lebih sering digunakan saat membuat salad wakame daripada sup. Terakhir, helaian keringnya bisa digiling dalam penggiling rempah dan digunakan sebagai bumbu untuk salad, sup, ikan, atau tahu.\n\n\n\nSeperti apa rasa rumput laut wakame?\n\n\n\nWakame, seperti banyak sayuran laut lainnya, memiliki rasa asin, gurih, dan kaya umami, dengan sentuhan lembut yang sedikit manis. Karena berasal dari laut, rasanya mengingatkan pada cita rasa laut tanpa terasa amis seperti ikan. \n\n\n\nDari segi tekstur, wakame yang telah direhidrasi terasa agak kenyal dan licin, dengan sensasi nyaris renyah saat digigit. Sementara itu, wakame kering yang dimakan langsung dari kemasannya sebagai camilan mengingatkan pada keripik yang sedikit kenyal.\n\n\n\nDi mana membeli wakame?\n\n\n\nSebagian besar toko bahan makanan Asia menjual wakame, tetapi Anda juga bisa menemukannya di supermarket lain, terutama di bagian produk internasional atau di bagian khusus sushi, tempat nasi sushi, kecap asin, dan nori juga dijual. \n\n\n\nPilihan lain adalah membelinya secara online. Wakame umumnya dijual dalam sachet kecil dalam bentuk kering, sedangkan varian asin biasanya tersedia di bagian berpendingin, dan lebih mudah ditemukan di pasar Asia daripada di toko bahan makanan biasa.\n\n\n\nBagaimana menyimpan wakame?\n\n\n\nWakame kering dapat disimpan dalam kemasan tertutup rapat, terlindung dari cahaya, di tempat yang sejuk dan kering, selama sekitar satu tahun. Setelah direhidrasi, wakame dapat disimpan di lemari es selama 3 hingga 4 hari. \n\n\n\nWakame yang telah direhidrasi juga dapat disimpan di freezer dan akan tahan hingga satu tahun. Adapun wakame asin (berpendingin), harus disimpan di kulkas dan akan tetap segar selama beberapa minggu, meskipun sebaiknya Anda tetap memeriksa tanggal kedaluwarsa atau batas konsumsi.\n\n\n\n\n\n\tCara merehidrasi rumput laut wakame kering\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t1 segenggam rumput laut wakame kering1 mangkuk besar air\t\n\t\n\t\tRendam rumput laut dalam air selama 12 menit.Peras kuat-kuat hingga airnya keluar. Selesai!\t\n\t\n\t\tJika masih terlalu asin, rendam kembali selama sepuluh menit!\n\t\n\t\n\t\tCondimentJaponaisealgue japonaise, salade de wakame","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158944"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158944\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}