{"id":158883,"title":"Filet Mignon di Air Fryer","modified":"2026-07-18T15:23:50+02:00","plain":"Filet mignon babi yang lezat dimasak di air fryer dengan campuran rempah yang kaya rasa, cocok untuk hidangan keluarga dalam waktu singkat\n\n\n\nKita sering menganggap resep air fryer sebagai masakan cepat untuk porsi kecil, seperti daging atau sayuran, sehingga resep dengan potongan daging besar pun terbilang jarang. Pertama, karena potongan besar seperti paha domba utuh sering kali tidak muat di keranjang air fryer. Kedua, kontrol panasnya kadang kurang presisi sehingga berisiko membuat daging berkualitas menjadi kurang maksimal. Singkatnya, potongan besar jarang menjadi pilihan utama untuk air fryer.\n\n\n\n Dada ayam juga sangat cocok dimasak di air fryer, begitu juga fillet ikan\n\n\n\nNamun, hari ini kita akan mengolah potongan &laquo;besar&raquo;, yaitu filet mignon. Dimasak utuh, potongan ini cocok untuk air fryer karena bentuknya bisa sedikit ditekuk, sehingga Anda dapat memasak daging dalam jumlah cukup banyak dengan sangat mudah.\n\n\n\nTips sukses membuat filet mignon di air fryer\n\n\n\nAtur air fryer Anda pada suhu sekitar 200\u00b0C, lalu panaskan selama 5 menit. Setelah pemanasan awal selesai, pertahankan suhunya, pilih mode &laquo;air fry&raquo; atau mode bawaan, lalu atur waktunya selama 20 hingga 22 menit.\n\n\n\nSedang ingin camilan manis? Coba kacang karamel di air fryer\n\n\n\nSebagian besar filet babi berbobot antara 450 g dan 700 g. Untuk filet yang lebih kecil, masak selama 20 menit. Untuk potongan yang lebih besar, pilih 22 menit. Sebagai perbandingan, fillet salmon di air fryer matang jauh lebih cepat.\n\n\n\nYang terpenting, suhu internal bagian tengah harus mencapai sekitar 63\u00b0C. Sama seperti saat memasak steak salmon di air fryer, ukur suhu ini dengan termometer dapur. Namun, selama potongannya bukan ukuran XXXXL, biasanya Anda cukup mengikuti waktu pada resep.\n\n\n\nBahan utama resep ini\n\n\n\n\n\n\n\n\nGula merah\n\n\n\nPaprika asap\n\n\n\nBubuk bawang bombai\n\n\n\nBubuk bawang putih\n\n\n\nBiji moster yang ditumbuk halus\n\n\n\nSejumput cabai cayenne, bila suka, untuk sedikit rasa pedas\n\n\n\n\nTujuannya adalah menciptakan perpaduan rasa yang benar-benar kaya: bagian luar filet mignon akan menjadi renyah, sementara gula akan berkaramel dan memberikan sentuhan manis yang gurih. Berkat panas air fryer yang cepat dan merata, serta posisinya yang dekat dengan elemen pemanas, filet tetap empuk dan juicy di bagian dalam.\n\n\n\n\n\n\tFilet Mignon Babi Air Fryer\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tair fryer\t\n\t\n\t\t1 filet mignon babi (500 hingga 800 g)2 sendok makan gula cokelat1 sendok makan paprika asap1.5 sendok teh garam1 sendok teh bubuk biji mustard0.5 sendok teh bubuk bawang bombai0.5 sendok teh lada hitam0.25 sendok teh bubuk bawang putih0.25 sendok teh bubuk cabai cayenne0.5 sendok makan minyak zaitun\t\n\t\n\t\tCampurkan semua rempah dan bahan kering dalam mangkuk.Bersihkan filet mignon babi dengan membuang lemak berlebih dan selaput peraknya, bila perlu.Lumuri filet mignon babi dengan minyak zaitun.Gosokkan campuran rempah ke seluruh permukaan filet mignon babi.Panaskan air fryer hingga 200\u00b0C selama 5 menit.Masukkan filet mignon babi ke dalam air fryer setelah panas.Masak dalam air fryer pada suhu 200\u00b0C selama 20 hingga 22 menit, sampai suhu internal mencapai 63\u00b0C.Angkat filet mignon babi dengan hati-hati, lalu letakkan di atas talenan.Diamkan selama 5 menit sebelum diiris.Simpan sari dagingnya untuk disajikan bersama irisan daging.\t\n\t\n\t\tKebanyakan filet mignon babi berbobot antara 450 g dan 700 g. Untuk potongan kecil, masak selama 20 menit. Untuk potongan yang lebih besar, masak selama 22 menit.\nYang terpenting, suhu internal daging harus mencapai sekitar 63\u00b0C di bagian tengah, diukur dengan termometer masak. Selebihnya, selama potongannya bukan ukuran XXXXL, cukup ikuti waktu pada resep ini.\n\t\n\t\n\t\tPlato principalFrancesa","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158883"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158883\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}