{"id":158859,"title":"Mengenal mi udon","modified":"2026-07-18T15:23:35+02:00","plain":"Bersama kerabatnya, yakisoba dan ramen, mi udon merupakan salah satu mi paling populer di Jepang. Mi ini begitu penting dalam kuliner Jepang, terutama karena bisa diolah dalam begitu banyak cara: disajikan dingin, panas, berkuah, atau tanpa kuah\u2026 Selain itu, bentuknya yang lebar dan tebal memberikan tekstur lembut dan khas yang menghadirkan sensasi istimewa di lidah. \n\n\n\nJika Anda belum terlalu akrab dengan mi ini, saya akan menjelaskan semua yang perlu Anda ketahui agar Anda makin mengenal ikon kuliner Jepang yang satu ini.\n\n\n\nApa sebenarnya mi udon itu?\n\n\n\nCiri utama mi ini adalah ketebalannya. Udon berwarna putih, tebal, dan memiliki tekstur yang agak lengket sekaligus elastis. Mi ini dibuat dari air garam dan tepung terigu. Yang paling menarik adalah teknik pembuatannya yang cukup unik. Untuk menguleninya, adonan bahkan dipijak dengan kaki! Tenang saja, adonannya tetap dilapisi plastik.\n\n\n\nNikmatnya udon tumis kimchi\n\n\n\nDi Jepang, ada dua gaya utama udon: Kanto, yang berasal dari wilayah Tokyo, dan Kansai, yang berasal dari wilayah Osaka, Kyoto, dan Kobe. Udon dari wilayah Osaka berbeda dari udon ibu kota dalam hal tekstur dan warna: warnanya lebih putih dan rasanya lebih lembut. Namun, di luar perbedaan regional, ada pula berbagai jenis mi berdasarkan hidangan udon yang dibuat. Misalnya, kishimen, yaitu jenis udon yang bentuknya lebih pipih daripada versi aslinya, atau inaniwa, yang jauh lebih tipis.\n\n\n\nLezatnya niku udon\n\n\n\nKonon udon adalah mi dengan seribu satu kemungkinan, karena mi ini sangat serbaguna dan mudah diolah menjadi aneka hidangan. Dalam versi hangatnya, yakiudon mungkin merupakan salah satu sajian yang paling dikenal di luar Jepang. Hidangan ini dibuat dengan menumis mi bersama kecap asin hingga sausnya terkaramelisasi, seperti pada yakisoba, lalu ditambahkan daging dan sayuran. Berikut resep yaki udon andalan saya.\n\n\n\nDengan sentuhan daging sapi, orang Korea pun mengadaptasi mi ini menjadi bulgogi udon.\n\n\n\nYaki udon dengan daging sapi\n\n\n\nDalam versi dinginnya, udon kerap disajikan dalam salad, dipadukan dengan bahan seperti telur rebus, lobak, atau mentimun. Apa pun musimnya, Anda selalu bisa menikmati semangkuk udon yang lezat di Jepang. Fleksibilitasnya memang luar biasa.\n\n\n\nDi mana bisa membelinya?\n\n\n\nUmumnya, hampir semua toko bahan makanan Asia menjualnya. Kemasan udon biasanya terlihat seperti ini:\n\n\n\n\n\n\n\nKemasannya memang beragam, tetapi model seperti ini adalah yang paling umum ditemui. Jika tidak ada toko Asia di dekat Anda, Anda juga bisa menemukannya di Amazon melalui tautan ini.\n\n\n\nAsal-usul udon\n\n\n\nHingga kini, belum ada kesepakatan pasti mengenai kapan mi ini tiba di Jepang. Namun, sebagian besar kisah sepakat bahwa mi ini berasal dari wilayah Shinji, Kagawa. \n\n\n\nPada era 1980-an, popularitasnya mulai meningkat karena kota tersebut menjadikannya daya tarik bagi para pengunjung. Sejak saat itu hingga sekarang, Kagawa telah menjadi tujuan ziarah sekaligus wisata kuliner. Kalau ada agen perjalanan yang kebetulan lewat, jangan ragu untuk mensponsori saya.\n\n\n\nCoba resep kitsune udon saya yang lezat\n\n\n\nPada awalnya, udon hanya disantap oleh para biksu Buddha di kuil-kuil. Baru pada era Edo (1603-1868), mi udon mulai dikonsumsi secara rutin di luar lingkungan kuil. \n\n\n\nSeperti ramen, karena merupakan hidangan yang bisa disantap dengan cepat, udon kemudian menjadi pilihan banyak orang saat ingin makan praktis. Itulah sebabnya Jepang kini dipenuhi restoran yang khusus menyajikan udon dan ramen, sampai-sampai Anda bisa menemukannya di hampir setiap sudut jalan. Dan itulah, teman-teman, surga yang sesungguhnya. \n\n\n\n\n\n\tShoyu Udon Sederhana (udon saus kecap asin)\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t1 porsi mi udon siap pakai1 sendok makan kecap asin light1 sendok teh kecap asin darkDressing ala Jepang0.5 sendok makan cuka beras2 sendok teh madu2 sendok teh minyak wijen1 sendok teh biji wijen\t\n\t\n\t\tBuka kemasan udon, lalu masukkan ke dalam air mendidih. Aduk perlahan hingga helaian mi terlepas satu per satu.Setelah mi terurai, tiriskan dalam saringan.Campurkan semua bahan dressing dalam sebuah mangkuk.Campurkan udon dengan dressing dalam mangkuk atau mangkuk saji, lalu tambahkan daun bawang muda sebagai pelengkap jika suka.\t\n\t\n\t\tUntuk kecap asin dark: Bahan ini tidak wajib, tetapi membuat rasanya jauh lebih kaya. Jika tidak ada, ganti dengan saus tamari.\n\t\n\t\n\t\tPlat principalJaponaiseshoyu udon, udon au soja","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158859"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158859\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}