{"id":158854,"title":"Resep Cancoillotte Rumahan","modified":"2026-07-18T15:23:33+02:00","plain":"Keju leleh paling ringan di Prancis, dibuat dari metton yang dimatangkan dan sedikit mentega.\n\n\n\nCancoillotte adalah salah satu resep yang sangat dikenal di Franche-Comt\u00e9, tetapi nyaris tak dikenal di daerah lain. Ini adalah keju leleh yang encer, sedikit asam, nikmat dioleskan pada roti atau disiram hangat di atas kentang. Dengan hanya 120 kkal per 100 g, cancoillotte juga termasuk salah satu keju paling rendah lemak.\n\n\n\nMembuatnya sendiri tidak sulit. Anda hanya memerlukan metton, dadih susu skim yang dimatangkan, air, mentega, dan garam. Semua bahan ini dilelehkan perlahan dalam panci selama sekitar dua puluh menit. Hasilnya lebih lezat daripada versi industri, dan teksturnya bisa diatur persis sesuai selera.\n\n\n\nSekalian di dapur, coba juga kukis Amerika autentik saya.\n\n\n\nCancoillotte itu apa?\n\n\n\nCancoillotte adalah keju khas Franche-Comt\u00e9 yang dibuat dari susu sapi skim. Keju ini memperoleh IGP (Indikasi Geografis Terlindungi) pada tahun 2022. Teksturnya semi-cair, mulur, dan sedikit lengket. Rasanya lembut, agak asam, dengan sentuhan asin yang halus.\n\n\n\nIni bukan keju dalam pengertian klasik. Cancoillotte dibuat dalam dua tahap: pertama metton (dadih susu skim yang dibiarkan berfermentasi), lalu metton tersebut dilelehkan bersama air, mentega, dan garam. Tahap kedua inilah, yaitu proses peleburan, yang bisa dilakukan di rumah.\n\n\n\nCancoillotte biasa disantap dingin di atas roti, hangat di atas kentang, atau sebagai pengganti krim dalam gratin. Di Franche-Comt\u00e9, paduan sosis Morteau + kentang + cancoillotte adalah klasik yang tak tergantikan.\n\n\n\nAsal-usul cancoillotte\n\n\n\nCancoillotte sudah ada di Franche-Comt\u00e9 setidaknya sejak abad ke-16, bahkan mungkin jauh sebelumnya. Beberapa sumber menelusuri asalnya hingga 2.000 tahun lalu. Keju ini lahir di kawasan pertanian Haute-Sa\u00f4ne, di sekitar desa Oyri\u00e8res, dekat Champlitte.\n\n\n\nPada masa itu, para perempuan petani memanfaatkan susu skim yang tersisa setelah pembuatan mentega. Alih-alih membuangnya, mereka membiarkannya menggumpal, memfermentasikannya, lalu melelehkannya dengan sedikit air dan mentega. Inilah keju hasil pemanfaatan sisa, yang kala itu disebut \u201ckeju rumah tangga\u201d. Keju rakyat kecil.\n\n\n\nCancoillotte mulai keluar dari Franche-Comt\u00e9 berkat Perang Dunia Pertama. Laurent Raguin mendapat gagasan untuk mensterilkannya dan mengemasnya dalam kaleng besi berlapis timah guna memberi makan para serdadu Franche-Comt\u00e9 di garis depan. Dari situlah produksi industri bermula.\n\n\n\nKlasik keju lain yang sama menghangatkannya: sup bawang gratin.\n\n\n\nBahan utama cancoillotte\n\n\n\nEmpat bahan saja sudah cukup. Ini resep yang sangat sederhana.\n\n\n\nMetton adalah fondasinya. Ini adalah keju kering berbutir, dibuat dari susu sapi skim yang telah digumpalkan lalu dibiarkan berfermentasi dan mengering. Aromanya cukup tajam, dan itu normal. Metton yang baik harus dimatangkan dengan baik, berwarna kuning pucat, dan bertekstur rapuh. Anda memerlukan 250 g untuk resep ini.\n\n\n\nAir (150 hingga 200 ml) berfungsi melarutkan metton selama proses peleburan. Beberapa resep tradisional mengganti setengah jumlahnya dengan susu untuk hasil yang lebih kaya. Banyaknya air menentukan kekentalan akhir: lebih sedikit air untuk cancoillotte yang kental, lebih banyak untuk versi yang lebih cair.\n\n\n\nMentega (30 hingga 50 g) memberi lemak dan kelembutan. Tanpanya, cancoillotte akan terasa kering dan berbutir.\n\n\n\nGaram disesuaikan dengan selera dan tingkat keasinan metton. Cicipi selama proses peleburan.\n\n\n\nDi mana menemukan metton di Prancis\n\n\n\nInilah tantangan utama dalam resep ini. Metton tidak mudah ditemukan di luar Franche-Comt\u00e9. Di Bourgogne-Franche-Comt\u00e9, metton tersedia di rak sebagian besar supermarket. Di daerah lain, Anda harus sedikit lebih giat mencarinya.\n\n\n\nDi supermarket, Carrefour dan Intermarch\u00e9 menawarkan metton matang (merek Fromagerie Poitrey) melalui layanan pesan-ambil dan antar ke rumah. Produk ini biasanya ada di bagian keju oles. Periksa ketersediaannya di toko Anda \u2014 stok bergantung pada wilayah.\n\n\n\nSecara online, beberapa toko keju dari Franche-Comt\u00e9 mengirim ke seluruh Prancis: Fromagerie Benoit, Doubs Direct, Fromagerie Mauron, serta Fruiti\u00e8re des Coteaux de Seille. Metton dapat disimpan selama beberapa minggu di lemari es dan juga sangat cocok untuk dibekukan.\n\n\n\nVariasi dan cita rasa\n\n\n\nBawang putih: tambahkan 2 siung bawang putih yang diiris tipis di tengah proses memasak. Ini adalah variasi paling populer dan yang paling sering ditemukan di supermarket.\n\n\n\nAnggur putih atau vin jaune: ganti sebagian air dengan anggur putih Jura atau vin jaune. Vin jaune memberi rasa kacang kenari yang kuat. Gunakan 50 ml anggur untuk 100 ml air.\n\n\n\nBawang merah: tumis satu bawang merah yang diiris tipis dalam mentega sebelum menambahkan metton dan air. Ada juga versi lain dengan jintan, cabai Espelette, bawang putih liar, atau kenari.\n\n\n\nCatatan teknis\n\n\n\nSuhu adalah kuncinya. Metton meleleh pada suhu 80 hingga 90 \u00b0C. Di bawah suhu itu, teksturnya akan tetap berbutir. Jika terlalu panas, teksturnya bisa menjadi alot seperti karet.\n\n\n\nSebelum mulai, parut metton atau potong kecil-kecil. Semakin kecil potongannya, semakin cepat dan merata proses peleburannya. Aduk terus sepanjang proses karena cancoillotte mudah menempel di dasar panci.\n\n\n\nTanpa garam emulsifier, teksturnya memang tidak akan selicin versi industri. Itu normal. Namun, rasanya justru lebih enak. Jika Anda ingin tekstur yang lebih halus, tambahkan sejumput soda kue (maksimum 1 g).\n\n\n\nCancoillotte rumahan dapat disimpan 5 hingga 7 hari di lemari es dalam wadah tertutup. Saat dingin, teksturnya akan mengeras: cukup panaskan perlahan hingga kembali cair.\n\n\n\n\n\n\tCancoillotte rumahan\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t250 g metton yang dimatangkan150-200 ml air (atau setengah air dan setengah susu)30-50 g mentegagaram (sesuai selera)\t\n\t\n\t\tParut atau potong metton menjadi bagian-bagian kecil agar lebih cepat meleleh.Dalam panci beralas tebal, tuang air (atau campuran air dan susu), lalu masukkan metton.Panaskan dengan api kecil sambil terus diaduk menggunakan sendok kayu.Saat metton mulai meleleh, tambahkan potongan mentega.Aduk terus hingga teksturnya halus dan merata. Suhu harus mencapai 80-90 \u00b0C.Tambahkan garam sesuai selera. Cicipi selama proses meleleh \u2014 metton terkadang sudah cukup asin.Angkat dari api saat teksturnya sudah lumer dan rata.Sajikan selagi hangat di atas kentang, bersama sosis Morteau, atau biarkan dingin lalu oleskan di atas roti.\t\n\t\n\t\tTanpa garam peleleh, teksturnya mungkin tidak sehalus versi pabrikan, tetapi rasanya justru lebih nikmat.\nUntuk versi bawang putih, tambahkan 2 siung bawang putih iris tipis di pertengahan proses memasak.\nCancoillotte bisa disimpan 5-7 hari di lemari es. Hangatkan perlahan agar teksturnya kembali lumer.\nUntuk hasil yang lebih halus, tambahkan 1 g soda kue bersama air.\n\t\n\t\n\t\tAccompagnement, Entr\u00e9eFran\u00e7aise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158854"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158854\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117820"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}