{"id":158852,"title":"Pancake Amerika autentik","modified":"2026-07-18T15:23:33+02:00","plain":"Resep pancake yang sederhana dan lezat untuk menghadirkan hidangan klasik Amerika ini di meja Anda, sempurna untuk brunch hari Minggu\n\n\n\nRasanya kurang afdal mengaku setengah orang Amerika kalau saya belum membagikan resep pancake yang lezat. Sebagai cikal bakal pancake Jepang yang super fluffy, pancake ini tetap lembut dan mengembang, hanya saja dengan karakter yang berbeda\u2014dan justru itu yang membuatnya istimewa.\n\n\n\nPancake Jepang super fluffy\n\n\n\nTips agar pancake berhasil \n\n\n\nAdonan\n\n\n\nJangan mengaduk adonan terlalu lama; sedikit gumpalan justru membantu menghasilkan pancake yang ringan dan mengembang.\n\n\n\nUntuk brunch yang makin istimewa, coba juga resep cinnamon roll saya\n\n\n\nBagaimana membuat pancake yang lembut dan fluffy?\n\n\n\nPastikan baking powder masih aktif dengan mencobanya di air hangat; jika masih bagus, baking powder akan langsung berbuih. \n\n\n\nAnda bisa menambahkan 1 sendok teh jus lemon ke dalam susu agar sedikit mengental; trik ini membuat pancake lebih lembut tanpa banyak mengubah rasa, selain sentuhan asam yang sangat halus. Berbeda dengan brownies, di sini tekstur fluffy justru yang dicari, jadi baking powder memegang peran penting.\n\n\n\nGunakan wajan anti lengket atau plat besi cor agar panasnya stabil, lalu balik pancake saat gelembung mulai muncul di permukaan dan bagian pinggirnya mulai matang.\n\n\n\nUntuk menemani pancake ini, kenapa tidak mencoba resep kukis dari ibu saya yang berasal dari Amerika?\n\n\n\nCara menyimpan pancake\n\n\n\nPancake dapat disimpan dengan baik di lemari es maupun freezer, lalu dipanaskan kembali di pemanggang roti, air fryer, atau oven\/microwave.\n\n\n\n\n\n\tPancake Amerika asli\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t135 g tepung terigu1 sendok teh baking powder0.5 sendok teh garam2 sendok makan gula pasir130 ml susu1 telur besar, kocok lepas2 sendok makan mentega leleh (agak didinginkan)Untuk penyajiansirup maplementega\t\n\t\n\t\tAyak tepung, baking powder, garam, dan gula pasir ke dalam mangkuk besar. Di mangkuk lain, kocok susu dan telur hingga tercampur, lalu masukkan mentega leleh.Tuang campuran susu ke dalam campuran tepung, lalu aduk dengan garpu hingga adonan halus. Sedikit gumpalan tidak masalah dan akan hilang setelah diaduk sebentar. Diamkan adonan selama beberapa menit.Panaskan wajan di atas api sedang, lalu tambahkan sedikit mentega. Setelah meleleh, tuang satu sendok sayur adonan (atau dua jika wajan cukup besar untuk memasak dua pancake sekaligus). Adonan akan terlihat sangat kental, tetapi itu normal.Masak sekitar 3 menit hingga permukaan pancake mulai berbuih dan pinggirannya mulai matang. Balik pancake, lalu masak 2 menit lagi sampai kedua sisinya berwarna keemasan dan ketebalannya mencapai sekitar 1 cm. Jika pancake terlalu cepat gelap, kecilkan api sedikit untuk batch berikutnya.Ulangi hingga semua adonan habis. Anda bisa menjaga pancake tetap hangat di dalam oven bersuhu rendah, tetapi rasanya paling nikmat saat baru diangkat dari wajan.Sajikan dengan banyak sirup maple.\t\n\t\n\t\tJangan terlalu lama mengaduk adonan; sedikit gumpalan justru membantu menghasilkan pancake yang ringan dan mengembang.\nBagaimana cara mendapatkan pancake yang fluffy dan lezat?\nPastikan baking powder masih aktif dengan mencobanya dalam air panas; jika masih bagus, baking powder akan berbuih. Anda juga bisa menambahkan satu sendok teh jus lemon ke dalam susu agar sedikit mengental. Trik ini akan membuat pancake lebih lembut tanpa banyak mengubah rasa, hanya memberi sedikit sentuhan asam.\nGunakan wajan antilengket atau plat besi cor agar panasnya stabil, lalu balik pancake saat gelembung mulai muncul di permukaan dan pinggirannya sudah matang.\nBagaimana cara menyimpan pancake?\nPancake dapat disimpan dengan baik di lemari es maupun freezer, lalu dipanaskan kembali di pemanggang roti, air fryer, atau oven\/microwave.\n\t\n\t\n\t\tPetit d\u00e9jeunerAm\u00e9ricainepancakes, pancakes am\u00e9ricains","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158852"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158852\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}