{"id":158836,"title":"Mutiara kelapa &#8211; bola kelapa khas Asia dari tepung beras ketan &#8211; Nuomici (\u7cef\u7c73\u7ccd)","modified":"2026-07-18T15:23:25+02:00","plain":"Bola dari tepung beras ketan ini, yang dikenal sebagai mutiara kelapa atau Nuomici (\u7cef\u7c73\u7ccd), adalah kue khas Tiongkok yang sangat terkenal dan sangat populer di Provinsi Guangdong serta Hong Kong. Kadang-kadang, kudapan ini juga disebut bola nasi kelapa atau mochi kelapa. Sebutan terakhir sebenarnya kurang tepat karena, meskipun hidangan penutup ini sangat mirip dengan mochi, keduanya tetap berbeda (lagi pula, ini adalah kudapan dari Tiongkok, bukan Jepang).\n\n\n\nSaat cuaca panas, simpan mutiara kelapa ini di kulkas selama sekitar 2 jam, lalu nikmati selagi dingin\u2014sensasinya sungguh luar biasa.\n\n\n\nTepung beras ketan adalah salah satu bahan terpenting dalam banyak kue tradisional Tiongkok. Bahan ini digunakan dalam aneka sajian yang dihidangkan saat Tahun Baru Imlek, terutama tangyuan untuk perayaan Tahun Baru Imlek. Untuk pelengkap, sajikan mutiara kelapa ini bersama manisan stroberi khas Tiongkok yang renyah dan manis, tanghulu\n\n\n\nTang yuan wijen hitam\n\n\n\nTips sukses membuat mutiara kelapa khas Tiongkok\n\n\n\nResep ini wajib menggunakan tepung beras ketan. Tepung beras biasa tidak bisa digunakan sebagai pengganti.\n\n\n\nBisakah saya menggunakan isian lain?\n\n\n\nTentu saja! Jika ingin membuat isian pasta kacang merah, Anda bisa melihat resep anko saya. Rasanya lezat dan mudah dibuat. Anda juga bisa memilih pasta kacang mungo\n\n\n\nPasta kacang mungo\n\n\n\nJangan ragu bereksperimen dengan beragam isian dan rasa untuk menciptakan versi mutiara kelapa yang unik sesuai selera. Ada juga yang menambahkan stroberi utuh atau pasta talas\n\n\n\nSaya sudah membekukan mutiara kelapa, bagaimana cara memanaskannya kembali?\n\n\n\nJika mutiara kelapa sudah dibekukan, panaskan kembali dengan cara dikukus hingga benar-benar panas sebelum disajikan.\n\n\n\nGulingkan mutiara kelapa yang sudah matang ke dalam kelapa parut selagi masih hangat agar kelapanya menempel sempurna.\n\n\n\n\n\n\tMutiara Kelapa Khas Tiongkok - Resep Mudah\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t1 segenggam kelapa parut kering (untuk taburan)200 g pasta kacang merah (untuk isian)Adonan150 g tepung beras ketan40 g tepung maizena30 g gula pasir1 sendok makan minyak sayur netral (minyak bunga matahari, jagung, dll.)240 ml santan\t\n\t\n\t\tCampur rata semua bahan adonan dalam mangkuk besar. Tutup dengan plastik wrap.Letakkan mangkuk di dalam kukusan (atau panci besar bertutup). Didihkan air, lalu kukus selama 20 menit. Aduk sekali di tengah proses agar matang merata.Keluarkan dari kukusan, lalu aduk dengan sumpit agar lebih cepat dingin. Pindahkan ke piring atau mangkuk yang sudah diolesi minyak. Uleni selama 3-4 menit dengan tangan yang juga sudah diolesi minyak. Hati-hati, adonan masih panas, jadi sebaiknya gunakan sarung tangan jika ada. Bungkus rapat dengan plastik wrap, lalu simpan di kulkas hingga dingin.Setelah adonan benar-benar dingin, ambil sedikit adonan. Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk membentuk cekungan, lalu pipihkan. Masukkan isian, kemudian bungkus hingga tertutup rapat.Gulingkan tiap bola dalam kelapa parut, lalu letakkan di cetakan cupcake. Ulangi hingga semua bola kelapa selesai dibuat. Simpan di kulkas selama 2 jam.\t\n\t\n\t\tUntuk isian pasta kacang merah, sebaiknya gunakan yang teksturnya sangat kental, bukan cair.\n\t\n\t\n\t\tchinesischboule de coco, nuomichi, perles coco, perles de coco","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158836"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158836\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}