{"id":158828,"title":"Saus Unagi &#8211; Saus untuk Panggangan Jepang","modified":"2026-07-18T15:23:16+02:00","plain":"Resep saus Unagi yang lezat untuk aneka glasir dan cocolan khas Jepang\n\n\n\nUnagi no tare, saus Kabayaki, saus Nitsume\u2026 Di Jepang, saus Unagi punya beberapa sebutan, tetapi ada satu nama yang pasti langsung mencuri perhatian: \u201csaus belut\u201d. \n\n\n\nSeperti kata pepatah, penampilan bisa menipu. Anda mungkin akan terkejut mengetahui bahwa saus lezat ini hanya dibuat dari 4 bahan yang sangat mudah ditemukan, dan sama sekali tidak mengandung belut (setidaknya untuk versi modernnya\u2026)!\n\n\n\nApa itu saus Unagi?\n\n\n\nDalam masakan Jepang, ragam sausnya memang sangat banyak, dan yang satu ini punya pesona tersendiri meski namanya terdengar sedikit mengejutkan. Dengan mirin dan kecap asin sebagai bahan utama, saus Unagi cukup mirip dengan saus teriyaki. \n\n\n\nResep ayam saus teriyaki andalan saya\n\n\n\nMemang benar, bahan-bahannya termasuk dalam racikan dasar yang umum dipakai di banyak saus Jepang. Namun, saus Unagi menonjol berkat teksturnya yang kental seperti madu dan cita rasanya yang khas, manis-karamel. \n\n\n\nJadi, rasanya sama sekali tidak amis. Justru, saus ini sangat cocok dipadukan dengan sushi atau onigiri!\n\n\n\nLalu, mengapa disebut \u201csaus belut\u201d kalau tidak mengandung belut? Agak membingungkan, mengingat kata \u201cUnagi\u201d sendiri secara harfiah berarti \u201cbelut\u201d. \n\n\n\nDi Jepang, belut cukup sering disantap. Dan saus Unagi memang sangat pas\u2014serta sangat digemari\u2014untuk hidangan belut panggang seperti Unagi Don (belut panggang di atas nasi putih, dalam keluarga hidangan donburi). \n\n\n\nPerlu diketahui, pada awalnya saus ini memang mengandung kaldu belut, tetapi sekarang tidak lagi. Nah, itu sudah menjelaskan banyak hal!&nbsp;\n\n\n\nJika Anda sudah cukup familier dengan saus Unagi, Anda mungkin juga menyadari bahwa saus ini sering dikaitkan dengan istilah \u201cNitsume\u201d atau \u201cKabayaki\u201d. Wajar kalau semua penyebutan ini terasa membingungkan. \n\n\n\nKabayaki pada dasarnya adalah hidangan tusuk sate belut panggang, tetapi istilah ini juga digunakan untuk berbagai olahan ikan panggang yang mirip belut: bentuknya panjang dan tidak bersisik. \n\n\n\nIni termasuk hidangan bergaya \u201cteriyaki\u201d (ya, seperti ayam teriyaki), yaitu metode memasak ketika tusuk sate\u2014dalam hal ini belut\u2014dipanggang lalu dilumuri atau dicelupkan ke dalam saus kental selama proses memasak. Hasil akhirnya adalah yang disebut \u201cUnagi no Kabayaki\u201d, yang secara harfiah berarti \u201cbelut panggang berlapis glasir\u201d.&nbsp;\n\n\n\nSementara itu, Nitsume memang bisa membingungkan. Ini adalah jenis kondimen yang terutama digunakan untuk sushi, dan saus Unagi termasuk di dalam kategori ini. Dahulu, Nitsume juga dibuat dengan kaldu belut. \n\n\n\nNamun sekarang tidak lagi. Jadi, jangan heran jika suatu saat Anda menjumpai istilah \u201cNitsume\u201d atau \u201cKabayaki\u201d; dalam konteks saus, keduanya tidak akan terlalu menyesatkan. Ingin lebih yakin? Ikuti saja resep ini\u2014waktunya bahkan lebih singkat daripada mencoba memahami perbedaan semua istilah tadi!\n\n\n\nBahan utama saus Unagi&nbsp;\n\n\n\n\n\n\n\nMirin: anggur beras manis yang sangat cocok dipadukan dengan belut. Mirin memberi sedikit rasa manis dan sentuhan asam yang menyeimbangkan gurih asinnya kecap asin. Bersama gula, mirin juga memberi saus Unagi nuansa karamel sekaligus membantu mengentalkannya.\n\n\n\nKecap asin light: memberikan rasa asin yang menjaga keseimbangan cita rasa saus. Kecap asin menonjolkan dan mempertegas rasa belut tanpa menutupi rasa lain, berkat kadar garam yang pas.&nbsp;\n\n\n\nDashi: dalam beberapa resep, bahan ini kadang diganti dengan sake. Secara pribadi, saya lebih suka menggunakan dashi bubuk karena memberi kedalaman rasa berkat karakter umaminya. \n\n\n\nBiasanya, saya cenderung menyarankan untuk tidak terlalu banyak memakai dashi pada hidangan ikan, itulah mengapa di sini saya menggunakannya secukupnya. Meski begitu, belut adalah ikan dengan rasa yang cukup halus dan lembut. Jadi, dashi sama sekali bukan pilihan yang keliru dalam resep ini\u2014bahkan justru kombinasi yang sangat pas!\n\n\n\n\n\n\tSaus Unagi - Saus untuk Hidangan Panggang Jepang\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\t100 ml mirin100 ml kecap asin ringan (atau gunakan kecap asin Jepang seperti Kikkoman)50 g gula5 g dashi bubuk\t\n\t\n\t\tDalam panci kecil, campurkan semua bahan hingga rata.Masak di atas api sedang-kecil sambil terus diaduk hingga saus menyusut dan mengental.\t\n\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tSauceJaponaise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158828"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158828\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}