{"id":158040,"title":"Sawi putih tumis ala restoran","modified":"2026-07-18T14:45:41+02:00","plain":"Resep sawi putih tumis yang lezat, bahkan lebih enak daripada di restoran\n\n\n\nResep sawi putih tumis ini cocok untuk menemani aneka hidangan Asia Anda, terutama hidangan Tionghoa, karena sayuran ini memang sangat sering hadir di meja makan restoran.\n\n\n\nSawi putih tumis ala Asia yang sederhana ini dimasak agar tetap renyah, tetapi bagian dalamnya tetap matang berkat proses menumis cepat dengan wok di atas api besar.\n\n\n\nSausnya cukup banyak, jadi Anda bisa menyajikannya di atas nasi untuk hidangan vegetarian yang praktis. Namun, hidangan ini paling nikmat disajikan bersama masakan seperti sapi tumis bawang, ayam karamel, babi karamel, atau ayam General Tao. Hidangan ini juga sangat pas dijadikan lauk pendamping dalam jamuan Tahun Baru Imlek yang meriah.\n\n\n\nCocok disajikan sebagai pendamping tumis ayam ala restoran\n\n\n\nTips agar sawi putih tumis berhasil\n\n\n\nPerhatikan ukuran wok dan jangan mengisinya terlalu penuh. Yang kita inginkan adalah tumisan, bukan sayur rebus. Jika sawi dimasukkan terlalu banyak, suhu wok akan turun dan sayuran akan mengeluarkan air sehingga sawi putih malah akan direbus. Prinsipnya sama seperti saat membuat pak choi tumis.\n\n\n\nCampurkan bahan pengental terlebih dahulu. Memang menggoda untuk menakar lalu menambahkannya saat memasak, tetapi agar saus mengental dengan baik, sebaiknya campur semuanya sebelum mulai memasak.\n\n\n\nBahan utama untuk sawi putih tumis\n\n\n\n\n\n\n\nSaus tiram: sumber cita rasa utama dalam resep ini, jadi jangan dilewatkan. Tersedia juga versi vegetarian bagi yang membutuhkannya.\n\n\n\nSawi putih: sayuran Asia yang cukup mudah ditemukan. Anda juga bisa menggunakan kol putih, tetapi rasanya akan sedikit berbeda.\n\n\n\nKecap asin ringan: kecap asin biasa yang mudah ditemukan di mana saja.\n\n\n\nMinyak wijen: gunakan versi murni atau sangrai sesuai selera. Saya pribadi lebih suka yang sangrai.\n\n\n\nTepung kentang: digunakan untuk mengentalkan saus dan menghasilkan tekstur yang berbeda dari maizena, meskipun jika perlu bisa diganti dengan maizena.\n\n\n\n\n\n\tTumis sawi putih ala restoran\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t450 g sawi putih (potong seukuran sekali suap)2 sendok makan minyak netral (untuk menumis)1 siung bawang putih (diiris tipis)2 sendok makan saus tiram1 sendok makan kecap asin ringan1 sendok makan minyak wijengaram (secukupnya)lada putih (secukupnya)biji wijen putih (untuk taburan)biji wijen hitam (untuk memberi kontras warna)Untuk mengentalkan saus1 sendok makan pati kentang (atau maizena)6 sendok makan air\t\n\t\n\t\tPotong sawi putih seukuran sekali suap.Panaskan wok atau wajan besar di atas api besar selama 1 menit.Sementara itu, campurkan pati dan air dalam mangkuk kecil.Setelah wok panas, tuang minyak lalu goyangkan wok hingga seluruh permukaannya terlapisi rata.Masukkan sawi putih, lalu tumis selama 4-5 menit.Tambahkan saus tiram, kecap asin, dan bawang putih, lalu masak selama 1 menit.Masukkan larutan pati, lalu masak selama 1 menit sambil terus diaduk hingga saus mengental.Tambahkan minyak wijen, aduk rata, lalu matikan api.Bumbui dengan garam dan lada putih bubuk, taburi biji wijen, lalu sajikan.\t\n\t\n\t\tPerhatikan ukuran wok; jangan sampai terlalu penuh. Kita ingin sawi putih ditumis, bukan direbus.\n\t\n\t\n\t\tAccompagnementChinoise","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=158040"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/158040\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=158040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=158040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=158040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}