{"id":157975,"title":"Jumeokbap &#8211; Bola-Bola Nasi Korea","modified":"2026-07-18T14:44:17+02:00","plain":"Resep bola nasi Korea yang lezat dalam 3 variasi, cocok untuk camilan, hidangan pembuka ringan, bahkan sarapan\n\n\n\nOnigiri? Sudah lewat. Klasik dari masakan Jepang ini kini mulai tersaingi oleh sepupu Koreanya: jumeokbap.\n\n\n\nBaiklah, mungkin saya agak berlebihan. Singkatnya, hubungan jumeokbap dengan onigiri mirip seperti kimbap dengan sushi. Artinya: pilihan isiannya jauh lebih beragam, bentuknya sedikit berbeda, dan nasinya dibumbui dengan cita rasa ringan dan gurih, bukan asam-manis khas cuka. Apa pun versinya, tetap nikmat.\n\n\n\nBola-bola nasi Korea yang mungil dan lezat\n\n\n\nApa itu jumeokbap?\n\n\n\nKalau Anda belum menebaknya dari judul artikel dan paragraf sebelumnya, jumeokbap (\uc8fc\uba39\ubc25) adalah bola nasi Korea, dengan atau tanpa isian. Jika para puris Jepang mungkin akan ngeri melihat seseorang bereksperimen dengan isian maki, orang Korea justru santai saja dan bebas berkreasi.\n\n\n\nBulgogi sapi bisa dijadikan isian jumeokbap yang lezat\n\n\n\nMulai dari bulgogi, keju, jeyuk bokkeum, hingga kimchi: semuanya bisa. Satu-satunya batas hanyalah imajinasi Anda (dan keharusan menambahkan bawang putih sebagai persembahan kepada dewa kami, Sang Siung Agung). Singkatnya, hidangan Korea ini benar-benar lezat.\n\n\n\nBahan-bahan utama jumeokbap\n\n\n\n\n\n\n\nNasi sushi: wajib jika Anda ingin bola nasinya padat dan tidak mudah buyar\n\n\n\nLembaran nori panggang: ini adalah versi Korea dari nori Jepang \u201cbiasa\u201d; rasanya sedikit lebih kaya, tetapi jika perlu Anda bisa memakai nori Jepang\n\n\n\nTogarashi: opsional, berupa bubuk cabai Jepang\n\n\n\nKimchi: kubis fermentasi khas Korea dengan rasa asam dan pedas\n\n\n\nMayones Jepang: Kewpie mayo terkenal dengan rasa umaminya yang khas. Namun, bahan ini opsional; mayones biasa yang dicampur bubuk dashi juga bisa menjadi pengganti yang baik\n\n\n\nSaus tonkatsu: saus yang biasa disajikan dengan tonkatsu babi, tetapi juga kerap dipakai sebagai topping untuk berbagai hidangan, misalnya okonomiyaki\n\n\n\n\n\n\tJumeokbap - Bola-Bola Nasi Korea\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tcuiseur \u00e0 riz\t\n\t\n\t\t250 g beras sushi (berat mentah, lalu dimasak)1 sendok makan minyak wijen1 sejumput garam1 bungkus lembaran nori panggang (diremukkan; idealnya gunakan varietas Korea yang disebut gim)Isian tuna mayo160 g tuna kalengan (ditiriskan)2 sendok makan mayones Jepang (Kewpie)1 sejumput ladacabai hijau (segar, dicincang (opsional))Versi polosfurikakeIsian daging sapi, keju, dan kimchi150 g daging sapi (diiris tipis)keju mozzarella blok (atau keju leleh lain, potong-potong)75 g kimchi (dicincang)1 sendok makan jus kimchitogarashiToppingdaun bawang (diiris tipis)mayones Jepangsaus tonkatsu\t\n\t\n\t\tIsian tuna mayoCampur tuna, mayones, lada, dan cabai dalam mangkuk.Campur nasi, minyak wijen, dan garam dalam mangkuk.Ambil segenggam nasi, lalu pipihkan di telapak tangan.Tambahkan sesendok campuran tuna, lalu tutup dengan nasi.Bentuk menjadi bola, lalu gulingkan dalam kantong berisi rumput laut yang sudah diremukkan.Versi polosCampur nasi, furikake, garam, minyak wijen, dan rumput laut yang diremukkan dalam mangkuk.Bentuk menjadi bola-bola dengan tangan.Isian daging sapi, keju, dan kimchiPanaskan wajan dengan api sedang-kecil, lalu tambahkan minyak wijen.Tumis kimchi selama beberapa menit.Masukkan daging sapi, garam, lada, dan jus kimchi.Setelah daging sapi matang, masukkan campuran ini ke dalam mangkuk berisi nasi matang.Aduk rata dengan tangan.Ambil segenggam campuran nasi, lalu pipihkan di telapak tangan.Letakkan keju di tengah, lalu tutup dengan nasi.Bentuk menjadi bola, lalu panaskan dalam microwave selama 30 detik hingga kejunya meleleh.Gulingkan dalam togarashi.PenyajianSusun bola-bola nasi di atas piring saji.Hias dengan mayones dan saus tonkatsu secara zigzag.Taburi dengan daun bawang yang diiris sangat tipis.\t\n\t\n\t\tOlesi sarung tangan dengan sedikit minyak wijen agar nasi tidak lengket. Jika tidak ada kantong plastik, remukkan rumput laut di atas piring lalu gulingkan bola-bola nasi di atasnya.\n\t\n\t\n\t\tEntr\u00e9eCor\u00e9enne","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157975"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157975\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}