{"id":157943,"title":"Resep saus sweet chili &#8211; saus cabai manis","modified":"2026-07-18T14:43:41+02:00","plain":"Saus sweet chili rumahan ini pasti akan jadi stok wajib di kulkas Anda! Serbaguna, cepat dan mudah dibuat, tanpa bahan tambahan apa pun, dan rasanya JAUH lebih enak daripada saus yang dibeli di toko&nbsp;!\n\n\n\nSeperti biasa, tidak ada yang bisa menandingi saus buatan sendiri, dan saus sweet chili pun tidak terkecuali. \n\n\n\nBukan cuma super cepat dan mudah dibuat, saus ini juga lebih hemat, tanpa bahan tambahan maupun pengawet. Anda tahu persis dari mana bahan-bahannya berasal, DAN rasanya jauh lebih enak daripada saus botolan. \n\n\n\nSaus yang sempurna untuk cocolan samosa\n\n\n\nBenar-benar sama-sama untung! Resep saus cabai manis rumahan ini pasti akan jadi andalan setiap kali Anda ingin sesuatu yang asam manis dan pedas!\n\n\n\nApa itu saus sweet chili?\n\n\n\nSweet chili sauce, saus cabai manis, &#8230; saus ini punya banyak sebutan dan berasal dari masakan Thailand.\n\n\n\nSaus ini memadukan rasa manis, asin, pedas, dan berbumbu, dengan cabai merah, bawang putih, jahe, gula, dan cuka.\n\n\n\nAnda bisa menemukan saus sweet chili botolan di sebagian besar toko (iya, kali ini Anda tak perlu mencarinya di supermarket Asia), tetapi kalau Anda seperti saya, begitu botolnya dibuka, ujung-ujungnya tersimpan lamaaaaaa di kulkas dan terlupakan sampai akhirnya harus dibuang. \n\n\n\nTempura udang cocok sekali dipadukan dengan saus sweet chili\n\n\n\nSalah satu keuntungan terbesar membuatnya sendiri (selain tanpa bahan yang tidak diinginkan, lebih segar, dan lebih lezat) adalah Anda bisa menyesuaikan jumlah yang dibuat. \n\n\n\nResep ini menghasilkan sekitar 1 toples, yang biasanya sudah cukup untuk kebutuhan Anda. Kalau butuh lebih banyak, tinggal gandakan saja resepnya. Dengan resep yang sesederhana ini, rasanya sudah tidak ada lagi ALASAN untuk membelinya&nbsp;!\n\n\n\nSalah satu bahan yang digunakan dalam saus cabai manis adalah sambal oelek.\n\n\n\nSebagian besar supermarket menjual sambal oelek, tetapi jika Anda tidak dapat menemukannya, Anda bisa menggunakan serpihan cabai merah kering. Atau lebih baik lagi, gunakan resep saya untuk membuatnya sendiri. Serpihan cabai jauh lebih pedas daripada sambal oelek, jadi pastikan untuk mengurangi jumlahnya kecuali Anda memang sangat menyukainya.\n\n\n\nSaus sweet chili buatan saya kurang merah, apa solusinya?\n\n\n\nAyam goreng renyah dengan saus sweet chili\n\n\n\nJika Anda menggunakan saus seperti sambal oelek, saus Anda akan berwarna merah cantik. Tanpanya, warna saus memang tidak akan terlalu merah. Adakah cara lain untuk mendapatkan warna merah yang lebih menarik? Tentu ada: jika mau, Anda bisa menambahkan sedikit pewarna makanan.\n\n\n\nBisakah saya menggunakan pengganti gula untuk membuat saus cabai manis?\n\n\n\nYa, Anda bisa menggunakan madu atau sirup agave jika suka. Karena keduanya berbentuk cair, Anda perlu menambahkan sedikit maizena ekstra agar saus mengental. Madu khususnya juga lebih manis daripada gula, jadi saya sarankan menggunakannya sedikit lebih sedikit dan menambahkan sedikit air untuk menyeimbangkan rasa manisnya.\n\n\n\nSebagai alternatif untuk penderita diabetes, Anda bisa menggunakan pemanis bubuk atau granul pilihan Anda, seperti eritritol.\n\n\n\nBagaimana cara menyimpan saus sweet chili?\n\n\n\nMemang tidak tradisional, tetapi nems yang dicocol ke saus sweet chili benar-benar lezat\n\n\n\nAnda bisa menyimpan saus ini di kulkas sekitar satu minggu atau di freezer selama dua hingga tiga bulan. Saat dibekukan, saus akan mengental. Namun, cukup panaskan kembali perlahan (di atas kompor atau di microwave) sambil diaduk, dan teksturnya akan kembali normal.\n\n\n\nBagaimana cara menggunakan saus sweet chili?\n\n\n\nSaya pribadi paling suka mencocol samosa ke dalam saus ini, tetapi saus ini juga cocok untuk aneka gorengan seperti tempura udang atau nems\n\n\n\n\n\n\tResep Saus Sweet Chili Terbaik\n\t\t\n\t\t\t\n\t\n\t\tWok\t\n\t\n\t\t80 ml cuka beras80 ml air68 g gula1 sendok makan arak Shaoxing1 sendok makan sambal oelek1.5 sendok teh bawang putih cincang halus1 sendok teh jahe cincang halus1 sendok teh kecap asin pekat2 sendok teh maizena yang dilarutkan dalam 1 sendok makan air (saus akan makin mengental setelah dingin)1 tetes pewarna makanan merah (opsional)\t\n\t\n\t\tMasukkan semua bahan, kecuali larutan maizena, ke dalam panci kecil. Didihkan sambil diaduk sesekali.Setelah gula larut, tuangkan larutan maizena sambil terus diaduk hingga saus mengental, sekitar 1 menit.Biarkan saus dingin sepenuhnya. Tuang ke dalam toples kedap udara, lalu simpan di lemari es. Saus tahan hingga satu minggu di kulkas. Hasilnya sekitar 1 toples.\t\n\t\n\t\t\nBisakah saya memakai pengganti gula untuk membuat saus sweet chili?\n \nYa, Anda bisa memakai madu atau sirup agave, jika suka. Karena keduanya berbentuk cair, Anda perlu menambahkan sedikit maizena ekstra agar saus mengental. Madu, khususnya, juga lebih manis daripada gula, jadi saya sarankan untuk menggunakannya sedikit lebih sedikit dan menggantinya dengan sedikit air agar rasa manisnya tidak terlalu pekat.\n \nUntuk alternatif yang lebih ramah bagi penderita diabetes, Anda bisa menggunakan pemanis bubuk atau granul sesuai selera, seperti eritritol.\n \nBagaimana cara menyimpan saus sweet chili?\n \nAnda bisa menyimpan saus ini di kulkas selama sekitar satu minggu atau di freezer hingga dua sampai tiga bulan. Saus akan \"memadat\" saat dibekukan. Namun, jika Anda memanaskannya perlahan (di atas kompor atau dalam microwave) sambil diaduk, teksturnya akan kembali seperti semula.\n\n\t\n\t\n\t\tSauceTha\u00eflandaisesauce aigre douce piment\u00e9e, sauce chili sucr\u00e9e, sweet chili sauce","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=157943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/157943\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=157943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=157943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/marcwiner.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=157943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}